Selasa, 18 April 2017 00:00

PENGUATAN SCOUTING SKILL PELATIH PEMBINA PRAMUKA JAWA TENGAH Featured

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Kwartir Daerah Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Kepramukaan bagi Pelatih Pembina Pramuka yang dilaksanakan pada tanggal 6 – 9 April 2017 di Pusdiklatda Candrabirawa Jawa Tengah, Karanggeneng, Gunungpati, Semarang, yang diikuti oleh 66 orang Pelatih Pembina Pramuka se-Jawa Tengah. Ketua Panitia Pelatihan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan dilakukan dalam bentuk perkemahan meliputi: Sejarah Gerakan Pramuka, UU Gerakan Pramuka, AD ART Gerakan Pramuka, PDK dan MK, Manajemen Risiko, Teknik hidup di alam bebas dan survival, Penjelajahan, Berbivak, Perpetaan (Perjalanan, Pita, Panorama, Lapangan) & Kompas, Kompas Malam, Komunikasi lapangan (Semaphore dan Morse), simpul, jerat dan ikatan (aplikasi prusiking), api unggun petualangan.

Kakak  Drs. Kartono, M.Pd.  selaku  Waka Kwarda Jawa Tengah bidang Binamuda yang hadir sebagai Pembina Upacara dalam sambutannya menyatakan bahwa Pembina harus memberikan pelatihan kepada peserta didiknya dengan kegiatan yg menarik, dan mampu memotivasi dan mendorong mereka untuk melakukan kegiatan kepramukan dengan terlibat secara intesif pada kegiatan pramuka, sehingga terbentuk generasi muda yang memiliki nilai dan karakter; dan Itu semua tergantung pada pembina pramuka, yang tentunya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dari Pelatih Pembina Pramuka.

Jelang Upacara Penutupan, Ketua Kwartir Daerah Kakak Prof. Dr. Ir. S Budi Prayitno, M.Sc. yang berkenan hadir juga menyempatkan diri untuk memberikan pesan kepada seluruh peserta bahwa keunggulan Kegiatan Pramuka adalah metode Formated Unconscious Learning yang merupakan pembelajaran tidak sadar yang direncanakan dialami oleh peserta didik melalui kegiatan yang diberikan oleh Pembina Pramuka, melalui berbagai permainan atau kegiatan yang mengandung mautan pendidikan sebagai mana metode leraning by doing.

Read 14580 times