Kabar Utama

Kabar Utama (24)

Usai mendapat predikat Juara I dalam Lomba Gudep Unggul Tingkat Nasional Tahun 2017 yang diraih oleh SDN 1 Sambirata Kwarran Cilongok Kwarcab Banyumas, Pramuka Jawa Tengah kembali menuai Prestasi di Tingkat Nasional dalam Kegiatan LT V Nasional 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 22 – 28 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kontingen Kwartir Daerah Jawa Tengah yang diwakili oleh Regu Cendrawasih dari Kwartir Cabang Banyumas (Regu Putra) dan Regu Piros dari Kwartir Cabang Purworejo (Regu Putri) sejak awal selalu menunjukkan semangat dan kesungguhannya untuk memberikan prestasi yang terbaik bagi Masyarakat Jawa Tengah; yang dapat dilihat dari posting aktifitas regu mereka di media sosial instagram #cendrawasihjateng dan #pirosjateng. Regu Piros sejak yang sejak awal menujukkan prestasi terbaiknya dalam mengikuti 36 lomba; antara lain : meramu obat tradisional, merakit robot, pengelolaan media sosial, kuliner, penjelajahan, masak rimba, panjat dinding, memanah, haling rintang, renang, karnaval budata, pidato bela negara, reportase kegiatan, kreasi seni, dll.; Akhirnya mendapatkan predikat sebagai Regu Berprestasi Tinggi dengan nilai 2.334.5 berdasarkan hasil penilaian tim Juri yang disampaikan oleh Kak Nurdin Hasan dalam Upacara Penutupan pada Sabtu malam (28/10/2017), pukul 21.30, di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta. Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, yang hadir malam itu beserta Kak Prof. Dr. Budi Prayitno, Kak Prof. Dr. Ir. Wan Abbas, Kak Dr. Susi Yuliati, Kak Dr. Ridjal Kotta, Kak Marbawi, Para Andalan Nasional dan Perwakilan Kwartir Daerah. Dalam sambutan penutupan, Kak Adhyaksa Dault meminta semua peserta komitmen gotong rotong agar Indonesia juara di segala bidang pada 2045 nanti. Ia juga mengingatkan tentang kewajiban anak pada orangtua, hormat pada yang lebih tua. “Pulang dari LT-V, minta maaf dan restu dari kedua orangtua adik-adik. Terus aktif di Pramuka, dan jangan lupa, perbanyak ikut gotong rotong bersama warga, ikut aksi sosial dan aksi-aksi kemanusiaan lainnya. Khusus kepada panitia pendamping, juri dan seluruh yang terlibat dalam pembinaan adik-adik kita ini saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya”, ujar Kak Adhyaksa Dault LT-V diikuti 528 Pramuka Penggalang (usia 11-15 tahun) terbaik hasil seleksi ketat dari seluruh Indonesia, dan kegiatan ini hanya sekali dalam lima tahun. Ada tiga kategori regu berprestasi dalam lomba ini yaitu regu berprestasi tinggi, baik dan cukup, baik putra maupun putri. Adik Zerlina Prima Putri Adisti, Ketua Regu Piros dan 7 anggota regu tersebut menangis saat ditemui malam itu di lapangan, “terima kasih orangtua kami, pembina Pramuka, para guru, pelatih, seluruh kakak-kakak dari Gudep hingga Kwarnas” ucapnya sambil menyeka air mata. Berikut hasil resmi yang diumumkan Kak Nurdin Hasan, panitia lomba: REGU PUTRA: (1). REGU BERPRESTASI TINGGI: Regu Gagak Hitam, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung, nilai: 2.493,65. (2). REGU BERPRESTASI BAIK: Regu King Cobra, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, nilai: 2.493,00. (3). REGU BERPRESTASI CUKUP: Regu Garuda, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta, nilai: 2.490,09 REGU PUTRI: (1). REGU BERPRESTASI TINGGI: Regu Piros, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah, nilai: 2.554,5. (2). REGU BERPRESTASI BAIK: Regu Matahari, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, nilai: 2.509,04. (3). REGU BERPRESTASI CUKUP: Regu Lily Biru, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta, nilai: 2.502,04. (CJ.0011)
Kebumen - Perkemahan Wirakarya Daerah IX Jawa Tengah resmi dibuka pada tanggal 18 Oktober 2017 dengan sangat meriah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kakak Drs. Heru Sudjatmoko, M. Si. selaku Pembina Upacara berpesan kepada seluruh peserta PWD IX Jawa Tengah untuk selalu antusias, semangat, berpemikiran positif dan selalu menjaga komunikasi dengan masyarakat sekitar utamanya pemilik rumah tempat yang ditinggali selama kegiatan PWD IX Jawa Tengah. Diawali dengan iringan lagu dan sajian Tari Genjring oleh Pramuka Kwarcab Kebumen yang luwes di lapangan Pantai Petanahan, Upacara Pembukaan PWD IX Jawa Tengah dilaksanakan meskipun sebelumnya diterjang hujan deras di sekitar lokasi kegiatan. Jiwa Pramuka dan semangat terpancar dari seluruh peserta dan petugas upacara pembukaan saat itu, meskipun diterjang hujan di tengah-tengah pelaksanaan upacara, tidak menyurutkan semangat seluruh peserta dan petugas upacara.Masih berdiri dengan tegak tanpa goyah sedikitpun, meski dalam keadaan seragam yang mulai basah karena air hujan. Semangat seperti itulah yang benar-benar diharapkan tetap tertanam dalam setiap peserta PWD IX Jawa Tengah kali ini. Selain hujan yang melanda serta penampilan sendratari yang luar biasa di awal acara, Upacara Pembukaan PWD IX Jawa Tengah juga dimeriahkan dengan penampilan tarian masal Kuda Lumping oleh 300 siswa SD se-Kabupaten Kebumen setelah dilakukan penandatanganan MOU mengenai Optimalisasi Peran Serta Pramuka dalam Pengawasan Obat dan Makanan antara Kwartir Daerah Jawa Tengah dengan BPOM Semarang. Setelah kegiatan upacara langsung bersambut gayung dengan acara Rembug Gayeng, sebagai forum untuk berkomunikasi dan berdiskusi langsung dengan Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah. Muncul banyak pertanyaan yang menarik dalam forum ini yang disambut baik dan diapresiasi penuh oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah. (Ros)
“Prestasi memang penting, namun kejujuran dan sportifitas jauh lebih utama, itulah tujuan pembentukan karakter sesungguhnya”; sebagaimana yang disampaikan oleh Kak S Budi Prayitno, M.Sc. selaku Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah dalam kegiatan Lomba Regu Penggalang Tingkat IV Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 10 s.d. 14 Juli 2017 di Pusat Kegiatan Kepramukaan Candrabirawa, Karanggeneng, Gunungpati, Semarang telah usai. Regu Cendrawasih dari Kwarcab Banyumas yang memperoleh 8 Emas, 2 Perak dan 3 Perunggu dan Regu Piros dari Kwarcab Purworejo yang memperoleh 10 Emas, 3 Perak dan 2 Perunggu ditetapkan sebagai Regu Terbaik putra dan Putrid dan berhak mewakili Kwartir Daerah Jawa Tengah pada LT V Nasional di Cibubur Jakarta pada bulan Oktober 2017. Lomba Tingkat (LT) regu pramuka penggalang adalah pertemuan regu-regu pramuka penggalang dari suatu satuan pramuka atau dari berbagai satuan pramuka dalam acara kegiatan kreatif, rekreatif dan edukatif dalam bentuk perlombaan. Kegiatan yang berbentuk perlombaan ini digunakan untuk mengevaluasi serta meningkatkan kecakapan dan kemampuan pramuka penggalang. Lomba Tingkat dilaksanakan secara berjenjang mulai dari LT-I (Gudep), LT-II (Kwartir Ranting), LT-III (Kwartir Cabang), LT-IV (Kwartir Daerah) dan LT-V (Kwartir Nasional). Berikut Hasil Lomba Regu Penggalang Tingkat IV Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2017 yang ditetapkan berdasarkan SK Kwarda Jateng No. 80 Tahun 2017; Tentang : Kejuaraan Lomba Tingkat IV Tahun 2017 Regu berprestasi Putra: 1. Juara 1 : Kwarcab. Banyumas 2. Juara 2 : Kwarcab. Purworejo 3. Juara 3 : Kwarcab. Kota Semarang Regu Berprestasi Putri: 1. Juara 1 : Kwarcab. Purworejo 2. Juara 2 : Kwarcab. Kota Semarang 3. Juara 3 : Kwarcab. Banyumas
Rabu, 17 Mei 2017 00:00

PERSABHARA 2017

Written by

Dalam rangka meningkatkan prestasi anggota Pramuka Satuan Karya Bhayangkara, Dewan Kerja Daerah (DKD) Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah baru-baru ini (12 s/d 14 Mei 2017) menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Satuan Karya Bhayangkara Daerah Tahun 2017 atau disingkat Persabhara Daerah  Th. 2017  bertempat di Pusat Kegiatan Kepramukaan Candra Birawa Jawa Tengah, Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang.

Kegiatan Persabara 2017 ini dibuka secara langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum.  Kapolda dalam sambutan pembukaannya antara lain mengatakan bahwa Persabara adalah kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka   untuk peningkatan prestasi disamping untuk mempererat tali persaudaraan dan ikut mengembangkan jati diri bangsa para anggota satuan karya Bhayangkara. Disamping itu juga untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan pengalaman, dan sasarannya adalah untuk meningkatkan kualitas anggota satuan karya Bhayangkara di Jawa Tengah.

Dalam acara pembukaan kegiatan tersebut secara resmi Kapolda melantik para pamong pemerintahan Persabara 2017. Adapun para pamong yang dilantik tersebut adalah Paksi Atmojo Azis Arrosyid sebagai Camat, Lurah Putri Liza Ayu Yustina, Lurah Putra Muhaimin.

Pada bagian lain dijelaskan oleh Paksi Atmojo yang pada kegiatan ini bertindak sebagai Ketua Panitia/ Camat Perkemahan, bahwa tema kegiatan Persabara Daerah Tahun 2017 ini adalah  ‘mewujudkan pramuka saka bayangkara yang kreatif, inovatif, berkarakter dan bersinergi dalam usaha menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat’.

Dalam kegiatan persabara 2017 , para peserta kemarin melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terbagi dalam kelompok kegiatan umum, kegiatan rutin,  kegiatan wawasan, kegiatan persaudaraan dan kegiatan bakti, serta kegiatan prestasi jelas Paksi.

Adapun hasil kegiatan Prestasi antara lain, Lomba Rangking 1 : Kota Semarang, Banyumas, Blora, pemenang harapan  Kota Pekalongan, Purworejo, Surakarta. Sedangkan pada lomba Pramuka Bayangkara : Purbalingga, Cilacap, Batang. Harapan : Karanganyar, Kota Semarang dan Purworejo.

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah  baru-baru ini (2 s/d7 Mei 2017) mengadakan kegiatan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD)  bertempat Pusat Kegiatan Kepramukaan ‘Candra Birawa’ Jawa Tengah di Karanggeneng,Gunung Pati, Kota Semarang.

Drs. Hernowo Budi Luhur, SH, M.Si, Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah  dalam sambutannya ketika membuka acara mengatakan bahwa Gerakan Pramuka harus selalu membekali para Pembina dengan selalu menyelenggarakan berbagai macam pendidikan dan pelatihan termasuk KPD ini diantaranya.

Seterusnya ditambahkanHernowo Budi Luhur, bahwa KPD ini adalah sarana untuk menyiapkan dan membekali para calon pelatih Pembina Pramuka agar memiliki kemampuan sebagai motivator, dinamisator dan konsultan bagi Pembina Pramuka dalam menyikapi dinamika dan tantangan Pramuka dimasa datang. “Yang penting para peserta hendaknya jangan hanya mengejar status pelatih saja tetapi tidak pernah membina dan melatih Pramuka”, imbuh Hernowo Budi Luhur.

Kepala Sub Bag Binawasa (Pembinaan Anggota Dewasa) Yitno, S.Sos, menambahkan bahwa pelaksanaan KPD 2017 ini diikuti utusan dari 35 cabang se Jawa Tengah. Tidak semua Pembina bisa mengikuti KPD ini, karena syarat mutlak untuk dapat mengikuti  KPD  adalah harus lulusan kursus mahir lanjutan.

Dalam pelaksanaan kursus ini para peserta mendapatkan materi kegiatan baik in door maupun out door.Pada kegiatan in door materinya antara lain penyampaian materi teoritis, diskusi interaktif, penugasan juga praktik mengajar. Sedangkan pada kegiatan out door, materinya antara lain penghayatan kehidupan perkemahan, praktik pelaksanaan upacara dan lainnya. Adapun materi yang disampaikan antara lain Fundamental Gerakan Pramuka; Manajemen Pelatihan dan lain-lain. Sedangkan tim pelatih selain dari tim pelatih dari pusdiklatda Jawa Tengah ditambah pelatih dari pusdiklatcab Brebes, Boyolali dan Klaten, jelas Yitno, S.Sos.

Rabu, 17 Mei 2017 00:00

PERSARI 2017

Written by

Kwarda Pramuka Jawa Tengah baru-baru ini (29-30 Juni 17) mengadakan kegiatan ‘Pertemuan Pramuka Siaga Sehari’ (Persari) bertempat di Pusat Kegiatan Pramuka Jawa Tengah ‘Candra Birawa’, Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang.

402 Pramuka Siaga se Jawa Tengah yang  menjadi peserta kegiatan Persari 2017 adalah mereka yang berprestasi sebagai Juara I, II, III pada pelaksanaan Pesta Siaga yang telah dilaksanakan di masing-masing Binwil. Dan masing-masing Binwil mengirimkan 67 orang perwakilannya.

Drs. Hernowo Budi Luhur, SH, M.Si, Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwartir Daerah Jawa Tengah  dalam sambutannya pada upacara penutupan mengatakan kegiatan Persari ini sangat positif bagi para peserta, karena para peserta semakin mempunyai wawasan pengetahuan yang luas tentang Pramuka. Juga bisa mengembangkan kreatifitas, memperkuat kebersamaan dan persaudaraaan sesama Pramuka. Dan kesemua ini akan dapat membentuk karakter diri serta sikap-sikap nasionalisme dan patriotisme, dan usai mengikuti Persari, nilai-nilai positif yang diperoleh hendaknya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, harap Kak Hernowo.

Persari 2017 terdapat berbagai kegiatan diantaranya lomba rangking 1 dan lomba tari kreasi daerah. Juga ada kegiatan persaudaraan berupa permainan persaudaraan. Dan kegiatan rekreatif – pendidikan berupa kunjungan ke wahana antariksa BPTIKP serta kunjungan kedirgantaraan ke Lanumad Achmad Yani. Kegiatan Lomba yang dilaksanakan ini tidak untuk menang-menangan, karena prinsipnya dalam dunia persaudaraan itu semua peserta adalah juaranya, untuk menjaga suasana kebersamaan dan persaudaraan.

Kwartir Daerah Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Kepramukaan bagi Pelatih Pembina Pramuka yang dilaksanakan pada tanggal 6 – 9 April 2017 di Pusdiklatda Candrabirawa Jawa Tengah, Karanggeneng, Gunungpati, Semarang, yang diikuti oleh 66 orang Pelatih Pembina Pramuka se-Jawa Tengah. Ketua Panitia Pelatihan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan dilakukan dalam bentuk perkemahan meliputi: Sejarah Gerakan Pramuka, UU Gerakan Pramuka, AD ART Gerakan Pramuka, PDK dan MK, Manajemen Risiko, Teknik hidup di alam bebas dan survival, Penjelajahan, Berbivak, Perpetaan (Perjalanan, Pita, Panorama, Lapangan) & Kompas, Kompas Malam, Komunikasi lapangan (Semaphore dan Morse), simpul, jerat dan ikatan (aplikasi prusiking), api unggun petualangan.

Kakak  Drs. Kartono, M.Pd.  selaku  Waka Kwarda Jawa Tengah bidang Binamuda yang hadir sebagai Pembina Upacara dalam sambutannya menyatakan bahwa Pembina harus memberikan pelatihan kepada peserta didiknya dengan kegiatan yg menarik, dan mampu memotivasi dan mendorong mereka untuk melakukan kegiatan kepramukan dengan terlibat secara intesif pada kegiatan pramuka, sehingga terbentuk generasi muda yang memiliki nilai dan karakter; dan Itu semua tergantung pada pembina pramuka, yang tentunya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dari Pelatih Pembina Pramuka.

Jelang Upacara Penutupan, Ketua Kwartir Daerah Kakak Prof. Dr. Ir. S Budi Prayitno, M.Sc. yang berkenan hadir juga menyempatkan diri untuk memberikan pesan kepada seluruh peserta bahwa keunggulan Kegiatan Pramuka adalah metode Formated Unconscious Learning yang merupakan pembelajaran tidak sadar yang direncanakan dialami oleh peserta didik melalui kegiatan yang diberikan oleh Pembina Pramuka, melalui berbagai permainan atau kegiatan yang mengandung mautan pendidikan sebagai mana metode leraning by doing.

Rabu, 22 Maret 2017 00:00

PELATIHAN JURNALISTIK DAN MEDIA SOSIAL

Written by

Puskepram, Sebanyak  32 orang  Andalan Cabang Bidang Humas Abdimas, DKC  dan DKD utusan dari  Kwartir Cabang di Kwarda Jateng mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Media sosial pada tanggal 17 – 18 Maret 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Media Pendidikan, informasi dan pelayanan melalui media sosial  dan media cetak bagi anggota Pramuka, Membentuk Tim Cyber Kwartir Daerah Jawa Tengah sebagai sumber informasi berita Kepramukaan di Jawa Tengah; serta untuk Meningkatkan fungsi pusat informasi dan pemberitaan Keparmukaan di Kwartir Daerah Jawa Tengah.

Wakil Ketua Bidang Humas Abdimas Kwartir Daerah Jawa Tengah Kak Joko Sutrisno  mengatakan, dalam dunia digital ini, anggota Pramuka dituntut untuk bisa menyesuaikan jaman, mengunakan digital sebagai alat untuk mengembangkan Pramuka, caranya dengan pembuatan konten yang positif. ‎

“Mereka harus bisa menjadi leading dan dapat menyebarkan informasi yang baik di bidang kepramukaan  sehingga bisa menuntun dan menggerakan orang lain mengikuti apa yang ada di informasi tersebut ,” ujar Kak Joko di Puskepram, Pusdiklatda, Candrabirawa Gunung Pati, Semarang, Sabtu (18/3/2017).

Menurutnya, bidang humas‎ dalam setiap organisasi itu penting. Sebab, bidang ini menjadi corong informasi dari semua kegiatan organisasi. Karena itu, dengan pelatihan jurnalistik ini diharapkan bidang humas di setiap Kwarcab bisa lebih aktif, tidak hanya sekedar mendokumentasikan kegiatan, tapi bisa mengemas dan mengolahnya agar menjadi menarik.

“Harapan kami peserta pelatihan Jurnalistik ini bisa menjadi humas pramuka yang handal, karena mereka merangkap sebagai kantor berita maka mereka harus bisa menyebarkan informasi yang baik dan benar,” papar ketua panitia Kak Bagasto.‎

Jumat, 10 Maret 2017 00:00

DONOR DARAH DAN LAUNCHING BUKU 30 TH UBALOKA

Written by

 

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah  kemarin (Kamis, 9/3-15) mengadakan acara memperingati hari lahir Baden Powell dan Hari Tunas Tahun 2017 bertempat di Gedung Pramuka, Jl. Pahlawan Semarang. Kakak Prof. Dr. Ir. S Budi Prayitno, M.Sc., Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah, menjelaskan bahwa acara peringatan kali ini sengaja digabung antara peringatan hari lahir Baden Powell dan peringatan Hari Tunas 2017 dan peringatan lahirnya Ubaloka yang ke-30.

Lebih lanjut dijelaskan Kakak Prof. Dr. Ir. S Budi Prayitno, M.Sc., bahwa peringatan hari lahir Baden Powell adalah untuk memperingati hari lahirnya bapak pandu Dunia.  Sedangkan peringatan hari tunas adalah untuk memperingati bersatunya organisasi kepanduan se-Indonesia yang melebur jadi satu dengan nama Pramuka.  Bertepatan dengan acara ini juga diadakan peringatan Ubaloka (unit bantu pertolongan Pramuka) yang pada Tahun 2017 ini tepat 30 tahun usianya.  Pada kesempatan tersebut diadakan launching buku Ubaloka 30 tahun, dalam buku tersebut dikisahkan perjalanan Ubaloka yang awalnya bernama SAR Pramuka hingga saat ini yang masih tetap exis.

Ditambahkan Kak Drs. Sigit Djoko Sutomo, Sekretaris Bidang Humas – Abdimas Kwarda Pramuka Jateng, bahwa  bertepatan dengan acara tersebut, oleh Bidang Humas – Abdimas juga diadakan aksi sosial berupa kegiatan donor darah. Donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pramuka kepada  masyarakat. Dalam kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota Gerakan Pramuka tetapi juga dari Dinas/instansi dan perusahaan khususnya yang berada di jalan Pahlawan. Juga kalangan militer seperti Kodim 0733 Semarang, Yon Arhanudse, Polda dan lain sebagainya. Tercatat dari pukul 10.00 s/d 14.00 ada 168 orang yang ikut mendaftarkan jadi calon donor darah, terang Kak Sigit.

Senin, 06 Maret 2017 00:00

LOMBA KWARTIR ADALAH SARANA PEMBINAAN

Written by

Kwartir Daerah Pramuka Jawa Tengah mulai Minggu besok  tanggal 5 Maret  s.d. Minggu tanggal 23 Juli 2017 mendatang akan menyelenggarakan kegiatan Lomba Kwartir 2017 yang akan diselenggarakan di seluruh Kwartir Cabang se-Jawa Tengah. Kakak Heru Djatmiko, SH, Wakil Ketua Bidang Organisasi & Hukum  Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah mengatakan bahwa lomba ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembinaan Kwartir Daerah kepada jajaran dibawahnya yaitu Kwartir Cabang.

Selanjutnya dikatakan Kak Heru Djatmiko, dengan lomba kwartir ini diharapkan dapat memotivasi  Kwartir Cabang untuk mengembangkan kegiatan di bidang-bidang tertentu sesuai dengan kekhasan potensi di masing-masing cabang.

Lomba Kwartir ini memang membutuhkan waktu panjang, karena tim juri dari kwarda Jateng hanya mengunjungi cabang-cabang setiap hari Sabtu dan Minggu. Dan pada hari-hari tersebut tim hanya bisa mengunjungi dua tempat (Kwartir Cabang) per harinya. Dan pada pelaksanaan lomba kali ini Kwartir Cabang Banyumas dan Kabupaten Purbalingga mendapat kehormatan untuk dikunjungi yang pertama kali  oleh tim juri kwarda Jateng, kata Kak Heru Djatmiko.

Dengan adanya lomba kwartir ini diharapkan kinerja Kwartir Cabang akan semakin aktif, efektif dan berdaya guna didukung sistem administrasi dan manajemen yang mantab. Adapun yang dinilai dalam lomba kwartir  menyangkut bidang bina muda, bidang binawasa dan pusdiklatda, bidang organisasi dan hokum, bidang humas dan abdimas serta bidang keuangan, asset, sarana prasarana dan usaha.

Dan Kwartir Cabang yang berhasil meraih juara pada bidang-bidang tersebut akan diberikan hadiah berupa Tunggul Tergiat yang akan diberikan saat peringatan Hari Pramuka Ke-56 Tingkat Jawa Tengah di Kabupaten Banyumas.(DH)

Halaman 1 dari 2