Peringati Hari AIDS, Pramuka Sumbangkan Darah

SLAWI - Mengambil momentum peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2014, puluhan Pramuka menyumbangkan darahnya pada aksi donor darah, Jum’at (28/11) di Sanggar Pramuka setempat. Aksi digagas bidang Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Abdimas dan Humas) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal dan Komisi Penanggulangan AIDS dengan menggandeng Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tegal

Dalam kegiatan yang diikuti Pengurus Kwarcab, Anggota DKC, Pramuka Penegak Pandega, anggota SAKA dan sejumlah masyarakat berhasil mengumpulkan 14 kantung darah.

Ketua Kwarcab Tegal dr H Widodo Djoko Mulyono MKes MMR mengatakan aksi donor darah digelar dalam rangkaian Hari Pramuka tahun 2014 dan peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2014.

"Aksi ini juga merupakan bagian dari kegiatan Pramuka Peduli," katanya didampingi Waka Bidang Orgakum, Drs Agus Subagyo MM

dr Joko menambahkan, meski tidak mencapai target yang ditentukan, aksi donor kali ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat yang membutuhkan. Hal itu lantaran, puluhan Pramuka Penegak yang hadir ternyata tidak memenuhi persyaratan yakni usia belum mencapai 17 tahun.

"Alhamdulillah aksi berjalan sukses, meski hanya mampu mengumpulkan 10 kantung darah dari target 20 kantung / lebih. Hal ini, karena banyak calon pendonor yang tidak memenuhi syarat untuk diambil darahnya seperti usia belum 17 tahun, tensi rendah dan lainnya," tambahnya.

Terpisah Direktur UDD PMI Kabupaten Tegal, dr Titien Widyaningsih menyambut baik aksi donor darah yang digelar oleh Kwartir Cabang Tegal dan KPA yang menggandeng UDD PMI Kabupaten Tegal.

"Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kwarcab atas upaya Kwarcab Tegal menggelar aksi donor ini. Mudah - mudahan kegiatan semacam ini, bisa menjadi agenda rutin pramuka," tuturnya.

Dikatakannya, dengan adanya aksi donor darah ini, dapat membantu mencukupi persediaan dan stok darah di UDD PMI Kabupaten Tegal. "Pihak UDD merasa terbantu, dengan adanya aksi doras ini otomatis menambah stok darah di UDD PMI," ungkapnya

Selain menggelar aksi donor darah peringatan Hari AIDS Sedunia juga diisi dengan aksi menolak Diskriminasi ODHA, Seks bebas dan narkoba. Aksi Donor darah terkumpul 10 kantung darah. (Humas/s@n)

Pelepasan Kemah Bela Negara

Kwarda Jateng - Sebanyak 65 orang penegak dan pandega serta 4 orang Pembina Pendamping Kwartir Daerah Jawa Tengah akan mengikuti Kemah Bela Negara Nasional pada tanggal 27-29 Oktober 2014 bertempet di Cibubur Jakarta Timur.

Sekertaris Kwartir Daerah Jawa Tengah Ir. Agung Suparyoko berpesan kepada  seluruh anggota kontingen Kemah Bela Negara dari Kwarda Jawa Tengah agar mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik Kwarda Jateng yang selama ini sudah terkenal dengan senyum ramah Jawa Tengahnya.

Mengakhiri sambutanya Kak Yoki (sapaan Akrab Kak. Agung) Kegiatan Kemah Bela Negara tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata, Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur. (hms_kwd)

KWARCAB GROBOGAN TERIMA PENGHARGAAN BIDANG ABDIMAS HUMAS

Kwartir Cabang  11 15 Grobogan memperoleh penghargaan bidang Abdimas Humas (Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat)  dari Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah dengan menduduki peringkat tergiat III (tiga), adapun peringkat I dan II diraih oleh Kwartir Cabang Kabupaten Tegal dan Kwartir Cabang Banyumas.

Wakil Bupati Grobogan H. Icek Baskoro, SH mewakili Bupati Grobogan menerima tunggul tergiat bidang Abdimas Humas yang diserahkan oleh Ir. Joko Sutrisno Asisten III Setda Provinsi Jawa Tengah pada puncak acara Hari Pramuka tingkat Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Kebumen, Sabtu 30 Agustus 2014.

Didampingi oleh Surono, pengurus bidang Abdimas Humas Kwarcab Grobogan,  Icek Baskoro yang juga Ketua Kwartir Cabang 11 15 Grobogan menyatakan bangga atas kinerja yang dicapai oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 11 15 Grobogan sehingga bisa memperoleh tunggul tergiat bidang Abdimas Humas.

Penghargaan yang diperoleh ini merupakan penilaian kegiatan Tahun 2013 yang dilakukan oleh Tim Lomba Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah pada bulan Mei 2014 , di mana penilaian meliputi bidang Bina Muda, Bina Wasa, Organisasi dan Hukum, Keuangan dan Sarana Prasarana, Abdimas Humas dan Dewan Kerja Cabang.

Penghargaan bidang abdimas humas ini merupakan keberhasilan Kwarcab Grobogan dalam mengelola kegiatan khususnya kegiatan yang bersifat pengabdian masyarakat seperti kegiatan bakti, keikutsertaan Pramuka dalam penanganan bencana, dan aktifitas kegiatan Pramuka Peduli lainnya.

Di samping itu publikasi kegiatan kepramukaan yang dilakukan oleh Kwarcab, Kwarran maupun Gugusdepan sangat menunjang pada penilaian bidang Abdimas Humas. Ditambahkan oleh Icek Baskoro, perolehan Tunggul Tergiat bidang Abdimas Humas  oleh Kwarcab Grobogan tidak lepas dari dukungan atau peran media massa yang ikut membantu memberitakan atau mempublikasikan kegiatan kepramukaan di Kwarcab Grobogan, sehingga info kegiatan Pramuka dapat diketahui masyarakat secara luas.

Dengan penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi bidang Abdimas Humas Kwracab Grobogan selalu melakukan karya nyata dalam ikut serta membantu masyarakat.

KMD ANDALAN

SEMARANG- Kwartir Daerah Jawa Tengah (6/9/2014) Mengadakan kegiatan Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) tahun 2014 bagi Waka Bidang, andalan, Dewan Kerja Daerah, Pramuka Peduli dan Staf Kwarada Jawa Tengah. Kursus diselenggarakan di Gedung Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah pada tanggal 6,7,13 dan 14 September 2014 dan dilanjutkan pada tanggal 19 s.d 21 September 2014 di Puskepram “Candra Birawa” Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang.

Pada laporan kesiapan yang disampaikan oleh Kepala PUSDIKLAT Kwarda Jawa Tengah Dr. Martitah, M.Hum “Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya agar Andalan, Dewan Kerja Daerah, Pramuka Peduli dan Staf Kwarada Jawa Tengah mampu memerankan fungsinya secara efektif dalam melakukan pendampingan kegiatan, diperlukan pendidikan dan pelatihan Pembina dengan system dan metodik yang kontekstual,tepat, benar dan proporsional untuk diterapkandalam pendidikan orang dewasa (andragogi), serta memberikan bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina pramuka melalui kepramukaan dalamsatuan pramuka yakni perindukan siaga, pasukan penggalang, ambalan penegak dan racana pandega.

pada kesempatan kali ini Kursus diikuti oleh 35 Orang peserta yang terdiri dari unsur Waka Bidang, andalan, Dewan Kerja Daerah, Pramuka Peduli dan Staf Kwarada Jawa Tengah.(hum-JT)  

Pramuka Terbukti Cegah Kenakalan Remaja

SLAWI - Kegiatan pramuka merupakan kegiatan yang telah terbukti mampu mencegah kenakalan remaja yang akhir-akhir ini marak dikalangan pelajar ataupun mahasiswa. Disamping itu, kegiatan pramuka sangat positip untuk membentuk jiwa patriotisme, melatih kedisiplinan disamping pembentukan karakter yang baik dan budi pekerti yang luhur. Hal itu dikatakan kepala SMA Negeri 3 Slawi, Drs. Herbisono selaku Ketua Mabigus saat membuka kegiatan Perjusami dalam rangka pindah golongan dari penggalang ke penegak di bumi perkemahan Ganesha-Srikandi Gandi) Slawi, Jum’at  (29/8).

 Menurutnya, Gerakan Pramuka saat ini telah mempunyai payung hukum yang kuat sejak terbitnya UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan lebih dipertegas lagi dalam Permendikbud No. 81 A Tahun 2013 mengenai Implementasi Kurikulum 2013 pada lampiran III butir VI tentang kegiatan kegiatan ekstrakurikuler.

 “Disana dinyatakan bahwa Kegiatan ekstrakurikuler untuk SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK dibagi menjadi 2, yaitu ekstrakurikuler wajib dan ekstakurikuler pilihan. Ekstrakurikuler wajib adalah ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik dari tingkat SD sampai dengan SMA/SMK, sebagai ekstrakurikuler wajib adalah kegiatan Kepramukaan, sedangkan yang lain,” paparnya

 Ditegaskan Herbisono, mengingat demikian pentingnya kegiatan Pramuka maka semua stakeholder sekolah harus mendukung kegiatan ini. SMA Negeri 3 Slawi yang telah menerapkan kurikulum 2013 sejak tahun ajaran 2013/2014 sekarang telah mewajibkan Peserta didiknya khususnya yang kelas X dan kelas XI untuk seluruhnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Kepramukaan. “Untuk mendukung itu semua, maka peserta didik khususnya kelas X dan XI wajib mengikuti kegiatan Pramuka,” ungkapnya

Ketua Gudep SMA Negeri 3 Slawi, Norma Tsulasa Ismailia S.Pd menjelaskan untuk  pelaksanaan kegiatan rutin bagi kelas X dan XI, rencananya  akan dibuatkan jadwal khusus secara bergiliran sehingga semua siswa akan memperoleh pendidikan Kepramukaan dalam satu semester minimal 6 kali pertemuan.

 “Sedangkan untuk anggota yang sudah mencapai tingkatan Penegak Bantara dan Laksana, latihan rutin dilaksanakan minimal 1 kali dalam seminggu,” jelasnya

 Dia menambahkan, adapun silabus untuk kegiatan Kepramukaan akan mengacu pada SKU dan SKK untuk golongan Penegak, disamping mengikuti rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud.

 “Pada perkemahan Pindah golongan kali ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X sejumlah 287 siswa dan 91 siswa kelas XI dan XII. Untuk kegiatannya antara lain ceramah kepramukaan, sosialisasi Saka Kalpataru, game, keterampilan, hiburan, wide game, lomba PBB, lomba baca puisi, lomba masak, LCC, Stand up komedi, Pionering, Paduan Suara dan hasta karya,” pungkasnya. (Hasan/Humas)

Kontak Kami

Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah


Gedung Pramuka Lt.5

Jl. Pahlawan no. 8 Semarang

Tel: +(024) 8311163.

Fax: +(024) 8311902.

 

Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Admin : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pengunjung

We have 19 guests and no members online

Follow us

facebook twitter buzz