Saka Wanabakti Wangon Bagi Takjilan

Bulan puasa bagi anggota Saka Wanabakti Kwartir Ranting Wangon bukan suatu halangan untuk melakukan aktifitas. Ditengah-tengah menjalankan ibadah puasa mereka melakukan berbagai kegiatan termasuk kegiatan amaliyah Romadhon, yaitu membagi takjilan yang dilaksanakan di Simpang Empat Wangon, Sabtu (27/6) kemarin.

Ketua Saka Wanabakti Kwaran Wangon Latifah Rozak mengatakan program pembagian takjilan merupakan program tahunan yang dilakukan setiap tahun. “Walaupun hanya seratus paket takjilan yang berupa air mineral dan kolak, tetapi ini wujud kepedulian kami kepada warga yang terlambat pulang kerumah” katanya.

Pembagian takjil ini dimulai jam 17.30 bertempat disekitar Simpang Empat Wangon, dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pengendara mobil, pedangang, dan pejalan kaki mendapat sambutan dari masyarakat yang kebetulan lewat.

Latifah menyadari bulan ramadhan biasanya malas berkegiatan, untuk itu dirinya tetap memberi motivasi anggotanya untuk melakukan kegiatan sekaligus mengisi bulan amaliyah di bulan ramadhan. 

Rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadan dilaksanakan antara lain pembagian takjilan, buka puasa, pengukuhan anggota dan sholat taroweh bersama. “Menjelang dan sesudah lebaran kami juga akan terlibat dalam PAM lebaran bersama instansi terkait” tambah Latifah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut pamong saka wana bakti yaitu Kak Tri Muji Rahayu dan Kak Sugiharto. Tri Muji Rahayu mengatakan bahwa kegiatan amaliyah ramadan merupakan salah satu kegiatan yang mengamalkan trisatya yang kedua yaitu menolong sesama hidup. “Oleh karena itu kegiatan tersebut harus tetap ada dan dipersiapkan lebih baik lagi kedepanya” katanya.

Salah seorang peserta Hernoes Setiawan mengatakan dirinya sangat senang mengikuti kegiatan ini. “Saya senang karena terpancar rasa suka, ketika kami memberikan takjilan kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang kebetulan belum nyampai rumah” katannya

Penulis : Hernoez S

Siapkan Pemimpin Cakap Melalui Dian Pinru

Ilmu yang baik adalah ilmu yang diamalkan kepada orang lain dan diamalkan untuk kebaikkan sehari-hari, sehingga bagaikan pohon yang selalu berbuah dan memberikan manfaat untuk kehidupan.  Pesan tersebut disampaikan oleh Muh Arifin Wakil Ketua Kwartir Cabang 11 15 Grobogan bidang Organisasi dan Hukum pada upacara penutupan Geladian Pimpinan Regu Pramuka Penggalang di SMP Negeri 5 Purwodadi pada Hari Minggu, 14 Juni 2015.

Menurut Arifin, Geladian Pimpinan Regu merupakan sebuah proses pembelajaran kepemimpinan bagi anggota Pramuka Penggalang sehingga dimasa mendatang akan menjadi bekal bagi dirinya untuk berbaur dilingkungan masyarakat sesuai dengan peran masing-masing. Disamping itu Pramuka Penggalang saat ini adalah merupakan kader pemimpin di masa mendatang.

Geladian Pimpinan Regu Pramuka Penggalang yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang 11 15 Grobogan di SMP Negeri 5 Purwodadi mulai tanggal 13 sd 14 Juni 2015 diikuti 95 orang peserta utusan dari Gugusdepan pangkalan SMP/MTs.

Suyitno, Pengurus Kwarcab 11 15 Grobogan sebagai Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan Dian Piru menyampaikan bahwa bahwa dalam rangka melaksanakan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, khususnya sistem beregu, kepada para pemimpin regu dan wakil pemimpin regu perlu diberi bekal pengetahuan dan pengalaman melalui geladian pimpinan regu (Dian Pinru). Dengan diselenggarakan dian pinru diharapkan terbentuk pemimpin regu dan wakil pemimpin regu yang baik dan cakap, sehingga mereka dapat mengelola dan memimpin regunya dengan baik. Kemampuan dari pimpinan regu dan wakil pemimpin regu sangat mendukung pembinaan sistem beregu di masing-masing Gugusdepan.

Di samping hal tersebut para pemimpin regu mampu menyelenggarakan administrasi dan keuangan regunya, merencanakan, melaksanakan dan mengadakan penilaian atas program kerja serta acara latihan dan kegiatan regunya, membuat laporan tentang pelaksanaan program kerja dan kegiatan regunya, meningkatkan mutu kecakapan, ketrampilan dan kemampuan dirinya sendiri dan anggota regunya, membina kerjasama yang baik dalam pasukannya
serta bisa bermusyawarah secara aktif dalam dewan penggalang di pasukannya untuk mewakili regunya.

 

SAKA BAKTI HUSADA KWARCAB BANYUMAS ANGKATAN 15 DILANTIK

BATURRADEN – Anggota Pramuka Satuan Karya Bakti Husada Kwarcab Banyumas Angkatan ke 15 dilantik oleh Pinsaka NLNW Siwi Utami Minggu (14/6) di  Kampus Politekes Semarang Kampus 7 Karangmangu Baturraden.

Setelah mengucapkan janji anggota serta Tri Satya Pramuka, 15 calon anggota resmi menjadi anggota Saka Bakti Husada dengan disematkanya tanda anggota melalui pemasangan Bad Saka yang dipasang oleh Pinsaka Siwi Utami didampingi pamong saka Mugi Susanto.

Proses panjang wajib dilalui oleh anggota, setelah melakukan berbagai latihan yang dilakukan, peserta masih diwajibkan mengikuti kemah selama 3 hari 2 malam di Halaman Kampus, mulai Jum’at (12/6) sampai Minggu (14/6) kemarin. Peserta harus berjalan kaki dari Lapangan Rempoah menuju Kampus dengan jarak kurang lebih 3 km.

Sesampainya di Kampus peserta mendirikan tenda dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya.

Septianto Ketua Dewan Saka mengatakan peserta mengikuti berbagai kegiatan antara lain pendidikan kesehatan lingkungan yang kemudian di praktekkan di area sumber mata air Curug Pete, Peraturan Baris Berbaris, Recue juga permainan berbagai  game dan pemberian motivasi serta api unggun.

Calon  anggota sebelum dilantik diwajibkan memasuki Pintu  Adat  untuk bukti bahwa mereka serius akan menjadi anggota. Pintu Adat di saka Bakti Husada berbeda dengan yang lain yaitu calon anggota harus berjalan diatas bara api.

Dalam sambutan pelantikan, Pinsaka Siwi Utami berharap seluruh anggota bisa terus bergabung dan dapat mengaplikasikan kecakapan khusus yang dimiliki baik untuk diri sendiri maupun orang lain. “Kalian jangan mudah bosan di SBH karena pembelajaran yang diberikan dengan metode yang santai, jalinlah kemitraan dengan Dewan Kerja Cabang untuk melatih kader-kader penerus untuk melanjutkan roda kepemimpinan, dan yang terpenting adalah tetap semangat berkarya di  Satuan Karya melalui kecakapan di bidang kesehatan” katanya.

Siwi melanjutkan bahwa dimanapun dan kapanpun kesehatan adalah yang terpenting. “Walaupun memiliki semangat yang tinggi kalau tidak sehat semua kegiatan tidak akan berjalan dengan sempurna” ungkap Siwi Utami.

Setelah dilantik anggota akan segera melaksanakan program kerja jangka pendek yaitu buka dan sahur bersama untuk menambah kompak anggota, Resafel atau tambal sulam struktur organisasi dan bakti lebaran atau H - H +, sedangkan program jangka panjangnya adalah penyempurnaan sanggar, pembentukkan saka ranting tiap-tiap Puskesmas, Perkemamahan Tingkat Cababang (PERTICAB).

Erike Nirmala : Saka Bakti Husada Kwarcab Banyumas

 

MANTABKAN KADERISASI, KWARCAB GELAR LPK

Gerakan pramuka kwartir cabang Kabupaten Banjarnegara akhir pekan kemarin (20-21/06) mengadakan kegiatan Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK). Kegiatan yang dipusatkan di sanggar Bhakti kwarcab tersebut digelar selama dua hari dan diikuti oleh sedikitnya 150 peserta yang merupakan anggota UBALOKA(unit Bantu Pertolongan Pramuka), calon peserta Raimuna Daerah dan Dewan Kerja Pramuka penegak Pandega.

Andalan Cabang urusan Binamuda Penegak Muhamad Najib Mengatakan, kegiatan LPK tersebut merupakan program Tahun ini yang bertujuan untuk mencetak kader kader pemimpin dan anggota pramuka yang berkualitas dan mumpuni. “ LPK ini merupakan suatu langkah yang efektif untuk mencetak pemimpin yang berkarakter dan mempunyai integritas yang baik “ ujarnya. Lebih jauh dia menjelaskan, lewat kegiatan tersebut peserta diajak untuk sama sama memahami apakah arti seorang pemimpin yang sebenarnya dan bagaimana caranya untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Meski dalam situasi puasa ramadhan namun peserta sangat antusias dalam mengikuti semua sesi kegiatan hingga usai. Dalam kegiatan tersebut digelar buka dan sahur bersama serta pendalaman kerohanian, selain itu peserta diberikan beberapa materi yang disampaikan oleh andalan cabang, Dewan kerja dan alumni ex peserta LPK Daerah. Beberapa materi yang diberikan tersebut diantaranya work, Kaderisasi, Messeger Of Peace, Pramuka Garuda, mengenal potensi diri, dan inovasi leadership. Materi tersebut merupakan teori yang diadopsi dari LPK daerah yang digelar beberapa waktu lalu.

Pemimpin yang berkarakter

Ketua kwarcab Pramuka Setiawan mengatakan, dewasa ini masyarakat sangat merindukan sosok pemimpin yang berkarakter dan mampu memberikan tauladan serta pondasi yang baik dalam berorganisasi. “ lewat pelatihan tersebut diharapkan kader kader muda akan menjadi penerus dan pengerak roda organisasi, serta muncul pemimpin yang mempunyai karakter kuat sesuai dengan amanat undang undang kepramukaan “ ujarnya.

Dengan beberapa metode dan materi yang diberikan dengan konsep kematangan individu dan personel, peserta diharapkan mampu menerapkan apa hyang didapat, baik saat kembali ke pangkalan sekolah, organisasi kemasyarakatan lainnya maupun gerakan pramuka pada khususnya. Dengan demikian pola dan konsep pembinaan pembentukan watak dan kepribadian yang telah diberikan menjadi dasar yang kuat dalam berorganisasi ditengah masyarakat.

 

PRAMUKA PATRIOT LINGKUNGAN

UBALOKA LAKUKAN AKSI CABUT PAKU Sebagai wujud perhatian dan cinta terhadap lingkungan sekaligus dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Unit Bantu Pertolongan Pramuka (UBALOKA) Gerakan Pramuka kwartir Cabang Banjarnegara akhir pekan kemarin mengadakan aksi long march sekaligus cabut paku di sepanjang jalur utama Sokanandi, Singomerto hingga Madukara. Acara yang dikemas dalam kegiatan diklat tahap kedua tersebut juga diisi dengan berbagai materi seperti navigasi darat, teknik survival dan tradisi pengambilan uniform satuan. Komandan UBALOKA Banjarnegara Purnomo Setyo Riyadi mengatakan, diklat tersebut merupakan kegiatan tahap kedua dari rangkaian panjang pendidikan SAR UBALOKA angkatan ke-7 yang digelar tahun ini. “Selain beberapa materi pertolongan dan siaga bencana UBALOKA juga diberikan materi teknik bertahan hidup dan peduli sesama serta peduli terhadap lingkungan “ ujarnya. Lebih jauh dia menjelaskan, dalam tahap kedua tersebut anggota dilatih untuk bertahan hidup dalam kondisi darurat dan longmarch sepanjang rute yang ditentukan sambil melakukan aksi cabut paku di pohon sepanjang jalur yang dilalui. Dari kegaiatan tersebut berhasil terkumpul kurang lebih 7 kilogram paku. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan cinta terhadap lingkungan sesuai program yang dicanangkan kwartir nasional yakni “Pramuka Patriot Lingkungan”. Aksi nyata Sementara itu Ketua Kwarcab Pramuka Setiawan mengatakan, saat ini anggota Pramuka dituntut untuk memberikan aksi nyata di tengah masyarakat di berbagai sisi. “Saya berharap keberadaan UBALOKA ini dapat menjadi garda terdepan dalam pelayanan terhadap masyarakat baik dalam situasi darurat maupun sosial lainnya” terangnya. Terlebih banjarnegara merupakan daerah yang rawan terhadap potensi bencana alam. Diharapkan dengan kematangan dan skill personel yang mumpuni nantinya mampu memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat, karena UBALOKA dibentuk adalah sebagai sarana dan wadah pelayanan untuk masyarakat dalam kondisi darurat. (Alwan_humas)

 

Twitter@pramuka_jateng

jamda2015.jpg

Kontak Kami

Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah


Gedung Pramuka Lt.5

Jl. Pahlawan no. 8 Semarang

Tel: +(024) 8311163.

Fax: +(024) 8311902.

 

Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Admin : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pengunjung

We have 9 guests and no members online

Follow us

facebook   twitter   buzz