
Kursus Ketrampilan Kepramukaan atau Scouting skill gelombang pertama yang diikuti oleh 40 pembina gudep diharapkan mampu menjadi wahana pembina pramuka untuk mengasah ketrampilan, saling bertukar pikiran serta mengupgrade ketrampilan dan skill dalam merumuskan pola pembinaan yang tepat sesuai dengan Prinsip Dasar dan Metode Pendidikan Kepramukaan.
Kepala Pusdiklatcab Banjarcahyana Agus Triyono mengatakan, selain untuk memberikan bekal dan ketrampilan serta pengetahuan tentang metode pendidikan kepramukaan, kursus ketrampilan ini juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk mengasah kemampuan pembina dan menyeragamkan pola pikir agar tercipta derap langkah yang sama menuju sinergitas pembina yang mahir. “ beberapa materi yang kami berikan dalam kursus ini antara lain dinamika kelompok, Undang Undang Gerakan Pramuka, Pramuka Garuda, Sejarah Kepramukaan, Manajement Resiko, Baris berbaris, survival, Lintas Medan, Bivak, Simpul, Mountenering, semaphore dan sandi, Menaksir, Komunikasi darurat, Sketsa, Pemetaan, Kompas dan Pertolongan Pertama “ ujarnya.
Pihaknya mengandeng instruktur dan pelatih yang berkompeten serta bersertifikasi nasional yang berasal dari Pusdiklatcab. Selai itu, seluruh materi diberikan dengan menggunakan metode diskusi, praktek dan aplikasi langsung dilapangan dengan harapan peserta dapat langsung mempraktekkan apa yang diberikan dengan mengkombinasikan dengan kreatifitas dan inovasi teknologi seperti Google Map, GPS, serta aplikasi scouting skill lainya. CJ1104
Pembina Pramuka Dituntut Kreatif dan Inovatif

Peserta Seleksi JAMDA mengikuti sesi tes Samapta
