
8 Maret 2020 sejak pukul 06 – 10 pagi tadi Kwarda Jawa Tengah memperingati Hari Tunas, yakni hari ditetapkannya Tunas/ Cikal Kelapa sebagai simbol Gerakan Pramuka. Ada tiga kegiatan pokok yg dilakukan di jalan Pahlawan Semarang depan Gedung Pramuka Jateng. Senam sehat Pramuka diikuti oleh 800 anggota Pramuka Kota Semarang dan masyarakat yang hadir dilokasi Car Free Day dihari minggu pagi tadi. Gerakan pungut sampah dan cabut paku di pohon-pohon di jalan seputaran simpang lima Semarang, sebagai bentuk kepedulian Pramuka pada Lingkungan hidup dan khususnya kebersihan lingkungan dan keutuhan ciptaan Allah. Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan oleh penegak dan pandega saja, tetapi diikuti juga oleh seluruh para Wakil Ketua (Waka), Kak Sujarwanto, Kak Tavip, Kak Hernowo, Kak Agung Suparyoko, Kak Heru Djatmiko dan Kak Wika Bintang serta para Andalan daerah pengurus Kwarda Jateng.
Mereka terjun langsung ditengah hiruk pikuknya masyarakat yg melaksanakan kegiatan hari bebas kendaraan diseputar simpang lima ini, tidak peduli dengan jabatan yang disandangnya dalam dinas kesehariannya. Ka Wika Bintang, penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat dan juga setiap pribadi anggota Pramuka agar hidup sehat, tidak menyampah, buang sampah pada tempat yang telah disediakan dan jaga kebersihan. Serta hendaknya kita juga menjaga makhluk ciptaan Tuhan lainnya, kita jaga dan rawat pohon serta tanaman dengan cara tidak menancapkan paku atau sesuatu pada pohon. Lebih lanjut diutarakan, setelah usai melakukan gerakan ini seluruh perolehan ditimbang dan terkumpul sampah berbagai jenis sebanyak Sampah organik 48 kg, anorganik 289,8 kg dan B3 / paku 3 kg. Ini artiya kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup masih kurang. Sedang sebagai acara penutup diadakan kegiatan lomba yel-yel antar regu penggalang. Penampilan peserta sangat dinamis dan kreatif sesuai dengan jiwa dan perkembangan anak seusia penggalang yg masih mencari bentuk jatidirinya dengan semangatnya yang membara. Hal ini akan terus kita pacu dan bina karena merupakan bentuk kegiatan positif, imbuhnya.
*Humas Kwarda Jateng


