
BOYOLALI — Hampir delapan bulan Pandemi Covid-19 melanda negara indonesia sejak diumumkan Pemerintah pada bulan maret 2020 yang lalu. Meski masih pandemi Covid-19, tidak membuat anggota pramuka hanya berdiam diri saja, namun berbagai kegiatan tetap harus dilakukan meski secara terbatas dan tetap mentaati protokol kesehatan. Seperti kegiatan pembagian masker pada warga di jalan dan tempat keramaian seperti pasar, sosialisasi tetap mentaati protokol kesehatan dan beberapa kegiatan lainnya.
Salah satu kegiatan terbaru dari Kwarcab Boyolali adalah penilaian pramuka garuda yang dilaksanakan di Kwartir Ranting Andong pada Minggu, (22/11/2020) pagi.
“Sebanyak 42 orang anggota pramuka dari berbagai tingkatan mengikuti penilaian menjadi pramuka garuda. Mereka terdiri dari golongan siaga 20 Orang, 8 putra dan 12 putri, penggalang putra 1 orang, penegak 21 Orang, putra 11 orang dan putri 10 orang,” Ungkap Mumun.
Harapannya dengan adanya penilaian pramuka garuda dan nantinya jika lulus bisa dilantik menjadi pramuka garuda, bisa memenuhi target dari Kwarcab Boyolali dan Kwarda Jateng yang berencana mencetak pramuka garuda sebanyak-banyaknya, bahkan Kwarcab Boyolali menargetkan 1500 pramuka garuda dan Kwarda Jateng menargetkan 50 ribu pramuka garuda pada tahun 2021 mendatang” Ujar Mumun, Salah satu Pelatih Pusdiklatcab, beberapa waktu yang lalu. (Eksani/ Humas).

