
(Poto : Eksani/ Humas)
BOYOLALI — Sebanyak empat puluh orang pembina pramuka penegak telah mengikuti kursus pembina pramuka mahir lanjutan (KML) secara luring di SMKN 1 Mojosongo, Boyolali. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak Senin (16/11/2020) dan berakhir hari ini, Sabtu (21/11/2020). Berbagai macam materi disampaikan oleh para pelatih Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab Boyolali seperti menyusun program gugus depan dan pembinaan pramuka penegak, strategi pencapaian SKU/ SKK, penyusunan rencana dan media pembina penegak, tata laksana perkemahan, perencanaan pertemuan penegak, perkemahan penegak, hingga api unggun dan panggung gembira.

(Foto : Eksani/ Humas)
Mewakili Ketua Kwarcab Boyolali, Supana, Wakil Ketua Pengabdian Masyarakat dan Humas (Waka Abdimas Humas), Moch. Hadi Isnanto, menutup secara resmi kegiatan Kursus Pembina Mahir Lanjutan tersebut, Ia menyampaikan, “setelah dari KML ini, silahkan kakak-kakak segera susun rencana tindak lanjut (RTL) untuk gudep masing-masing, karena tanpa RTL rasanya KML nanti kurang maksimal. Selain itu selesai kegiatan ini segeralah menyelesaikan narakarya, yang pada waktunya nanti kakak-kakak akan dikukuhkan dan berhak memakai selendang seperti yang dikenakan oleh para pelatih,” Jelas Moch. Hadi Isnanto, yang juga sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, MAN 1 Boyolali.

(Foto : Eksani/ Humas)
Sementara itu pimpinan kursus (Pinsus) Pembina Mahir Lanjutan (KML), Mumun, Menjelaskan “KML ini diikuti peserta sebanyak 40 orang pembina pramuka penegak, dan mereka sudah mengikuti KMD sebelumnya, ia menjelaskan bahwa mereka yang ingin mengikuti KML itu harus menyelesaikan Narakarya dasar, Narakarya itu adalah karya menyusun program di pangkalan kemudian melaksanakan pembinaan minimal 16 kali paling sedikit selama enam bulan, dan administrasi lainnya seperti absen peserta didik, poto kegiatan di pangkalan, dan yang terkait itu bisa di lampirkan dan dikirim ke Kwarcab untuk diverifikasi, dan syarat lainnya nanti akan kita sampaikan di grup WhatsApp agar lebih jelas, Harapannya nanti yang sudah KML ini bisa dikukuhkan dan bisa meneruskan ke Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD),” Ungkapnya. (Eksani/ Humas).



