Close Menu
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TengahKwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    • Home
    • Profil
      • Lambang
      • Daftar Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah
      • Pra Kata Ketua Kwarda Jawa Tengah
      • Profil Pimpinan
      • Profil Sekretariat
    • Organisasi
      • Pengurus
      • Pusdiktlatda
      • Pusdatin
      • Puslitbangda
      • Dewan Kerja Daerah
    • Berita
      • Aktivitas Kwarda
      • Lintas Pramuka Jateng
      • Dewan Kerja
    • Puskepram
    • Kwartir Cabang
    • Portal Data
      • Peta Pendataan Anggota Pramuka Jateng
      • Ayo Pramuka Kwarnas
      • Pusat Data dan Informasi
    Kirim Berita RADIO
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Home»Lintas Pramuka Indonesia»Ketangguhan Perempuan Bali Diantara Covid-19 dan Kemiskinan – pramuka.id

    Ketangguhan Perempuan Bali Diantara Covid-19 dan Kemiskinan – pramuka.id

    Lintas Pramuka Indonesia By 30/12/202011 Views
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember diperingati untuk mengenang momentum 22 Desember 1928, ketika digelar Kongres Perempuan Indonesia untuk pertama kalinya. Gagasan peringatan tersebut muncul pada Kongres Perempuan III pada 1938. Tujuan memperingati Hari Ibu sebenarnya untuk memperjuangkan dan memperbaiki keadaan perempuan di Indonesia.

    Terkait momentum tersebut, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali menyelenggarakan Talkshow Nasional yang bertajuk “Ketangguhan Perempuan Bali Diantara Covid-19 dan Kemiskinan” untuk memperingati pergerakan perempuan Indonesia tersebut pada Selasa, (22/12/2020).

    Acara Talkshow dibuka dengan kata pengantar dari Ketua Kwarda Bali, I Made Rentin. Beliau menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka Bali ikut mengambil andil dalam percepatan penyebaran Covid-19, mulai dari penyemprotan disinfektan hingga pembagian perlengkapan perlindungan diri dan sembako kepada masyarakat.

    Kak I Made Rentin berpesan, “Gerakan Pramuka menjadi harapan terbesar untuk bisa menjadi garda terdepan untuk sosialisasi, edukasi, kampanye perubahan perilaku untuk percepatan penanganan covid-19.”

    “Meskipun mengenal satuan terpisah dalam Gerakan Pramuka, tetapi pendidikan dan kesempatan yang dimiliki antara laki-laki dan perempuan sama.” ungkap Ketua Kwartir Nasional dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kak GKR Mangkubumi, Ketua Komisi Pengabdian Masyarakat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

    Kita mengetahui bahwa, Gerakan Pramuka sebagai organisasi Kepanduan Dunia juga ikut membantu tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Salah satu poin dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) adalah kesetaraan gender.

    Narasumber pertama dalam talkshow ini adalah Kakak Ni Made Widianingsih, seorang aktivisi perempuan di Dusun Gitgit, Buleleng. Beliau lahir dalam keluarga yang menganut budaya patriarkal. Hal tersebut memunculkan keinginan Beliau untuk melakukan sesuatu dalam memberdayakan perempuan. Usaha yang dilakukan Beliau bukan untuk mendominasi, tetapi untuk membangun sinergitas perempuan dengan laki-laki dalam kesejahteraan masyarakat.

    Narasumber kedua adalah Kak Luh Riniti Rahayu. Beliau membuka topik dengan pertanyaan “Siapakah perempuan Bali?” Beliau menjelaskan bahwa perempuan Bali dikenal dunia sangat terampil, rajin, dan tangguh. Kita mengingat kembali bahwa masyarakat Bali sangat patriarki. Perempuan Bali sejak kecil dididik dalam berbagai macam keterampilan dan mendapatkan pendidikan yang berbeda dengan laki-laki. Pendidikan ketat sejak masa kecil, melahirkan perempuan Bali yang tangguh. Ketangguhan perempuan Bali sangat berguna untuk penanggulangan Covid-19.

    Terakhir, Kak Ardi Adji sebagai bagian dari Pokja Kebijakan TNP2K, Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia memaparkan berbagai macam data tentang “Peran dan Peluang Pemberdayaan Perempuan dalam Menurunkan Angka Kemiskinan di Provinsi Bali”. Pandemi ini telah memberikan dampak pada ekonomi daerah Bali. Dampak tersebut tidak hanya berdampak pada devisa negara karena pariwisata Bali menyumbang 40% devisa Indonesia, tetapi berdampak juga pada lapisan masyarakat seperti hilangnya pekerjaan, tak terkecuali pekerja perempuan.

    Teks: Kak Isha

      Berita terbaru
      Lintas Pramuka Jateng

      Enam Pembina Pramuka Kwarran Purwojati Terima Lencana Pancawarsa pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

      Lintas Pramuka Jateng PUSDATIN JATENG17/08/20260

      PURWOJATI — Enam anggota dewasa Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati menerima Penghargaan Orang Dewasa…

      KaKwarda Jateng Masak Mendoan, Kenalkan Kuliner Banyumas di Festival Kuliner Nusantara Jamnas XII 2026

      16/08/2026

      Tanamkan Jiwa Kebersamaan Sejak Dini, SDN 2 Purwojati Gelar Kegiatan PERSERI Pramuka Siaga

      16/08/2026

      Karang Pamitran Kwarran Purwojati Jadi Ruang Silaturahmi dan Penguatan Peran Kamabigus

      16/08/2026
      Media Sosial
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Sekretariat :

      Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
      Gedung Pramuka Lantai 5
      Jl. Pahlawan no. 8 Semarang
      Tel: +(024) 8311163
      Fax: +(024) 8311902.

      Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
      © 2026 Kwarda Jawa Tengah by Cyber Scouts PUSDATIN

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Go to mobile version