Site icon Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

Bantu PMI Saat Pandemi Covid-19, Pramuka Boyolali Donor Darah Di Hari Baden Powell – Kwartir Cabang Boyolali

Bantu PMI Saat Pandemi Covid-19, Pramuka Boyolali Donor Darah Di Hari Baden Powell – Kwartir Cabang Boyolali

BOYOLALI — Dalam rangka memperingati Hari Baden Powell yang jatuh tanggal  22 Februari setiap tahunnya, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 11-09 Boyolali menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah di Aula SMAN 2 Boyolali, Selasa (23/2/2021).  

Kegiatan donor darah tersebut dilakukan atas kerja sama Kwarcab Boyolali dan Palang Merah Indonesia (PMI) Boyolali.

Kegiatan diikuti Pengurus Kwarcab Boyolali Masa Bhakti 2020-2025 dan dilaksanakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Kwarcab Boyolali, Supana, dan sejumlah Wakil Ketua Kwarcab Boyolali dari masing-masing bidang, Sekretaris, Bendahara, Andalan Cabang hingga Anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Boyolali.

Ditemui usai kegiatan, Ketua Kwarcab Boyolali, Supana, menyampaikan “Kegiatan donor darah ini dalam rangka memperingati hari Baden Powell ke 164, sekaligus menyambut hari tunas, acara kami selenggarakan secara terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kali ini donor darah dilaksanakan di SMAN 2 Boyolali, dihadiri semua pengurus dan dewan kerja. Dan isi kegiatan itu adalah memberikan donor darah, masih dalam rangka bakti sosial dan pramuka peduli, Pramuka Boyolali peduli pada penderita dan pasien di rumah sakit yang terdampak Covid-19 maupun yang lain, Semoga donor darah ini bermanfaat bagi masyarakat,” Ujarnya.

Sejumlah Pengurus Kwarcab Boyolali melakukan pengecekan kesehatan sebelum pengambilan darah, Di Aula SMAN 2 Boyolali, Selasa (23/2/2021). (Eksani/ Humas).

Sementara itu menurut Dokter PMI Boyolali, dr. Agung Budi Jatmiko, Menjelaskan, “Sejak awal Pandemi Covid-19 merebak di Boyolali pada bulan Maret tahun 2020, Palang Merah Indonesia (PMI) Boyolali mengalami penurunan kebutuhan darah hingga 800 kantong per bulan. Bahkan stok darah juga menurun karena masih banyak yang takut untuk donor darah dan adanya pembatasan-pebatasan di masyarakat seperti dilarang berkumpul dan sosial distancing. Namun pada tahun 2021 ini sejak bulan Januari, PMI Boyolali sudah mulai bergerak kearah pemulihan, kemarin sudah kita mulai donor darah dan hari ini, Selasa (23/2/2021) dalam rangka Hari Baden Powell, bekerjasama dengan Kwarcab Boyolali juga melakukan donor darah dan perlahan mulai bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19,” Ungkapnya.

Dari Laporan Sekretaris Kwarcab Boyolali, Toto Subagyo, “Kegiatan donor darah diikuti sebanyak 40 orang pengurus Kwarcab Boyolali, namun setelah dilakukan pengecekan HB, tensi darah, dan berat badan yang lolos untuk donor darah hanya 22 orang, dan terambil darahnya golongan darah (A), 7 orang, (B) 7 orang, (O) 7 orang, (AB) 1 orang. Dan 18 orang tidak terambil darahnya karena tidak memenuhi persyaratan,” Jelasnya. Rencananya kegiatan donor darah seperti ini akan dilakukan secara rutin dengan bekerjasama PMI Boyolali. (Eksani/ Humas).

Exit mobile version