
(Foto : Eksani/ Humas)
BOYOLALI — Suasana berkabung masih tampak di rumah Kak Eksani, (Andalan Cabang Urusan Pengabdian Masyarakat dan Humas Kwarcab Boyolali), di Dukuh Silem RT 3/ RW 1, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali. Jum’at (16/7/2021).
Para tetangga dan keluarga masih bergotong royong menyiapkan sembilan bahan pokok (sembako) untuk dibagikan warga pada acara 7 hari mengenang Almarhumah Ibu Warsiti (Ibunda Kak Eksani) sore ini.
Sebelumnya, Ibunda Kak Eksani, Almarhumah Ibu Warsiti telah berpulang ke sisi Allah SWT pada Minggu Pon, (11/7/2021) pagi di rumah kediamannya di Dukuh Silem, RT 5/ RW 1, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali.
Almarhumah Ibu Warsiti diketahui menderita sakit diabetes melitus sejak lima tahun terakhir, dan masih sering berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Kragilan, Mojosongo, Boyolali.

(Foto : Eksani/ Humas)/ Aditya DKC
“Sebelum berpulang, Kamis Tanggal 8 Juli 2021, Ibu sempat di rawat di RS. Hidayah, Mojosongo, Boyolali dengan Rapid Test Antigen-Swab (Negatif). Namun setelah dirawat satu malam, ibu menginginkan untuk pulang dan dirawat di rumah. Pada Hari Sabtu, 10 Juli 2021 tengah malam, ibu kambuh lagi dan saya bawa ke RSUD. Pandan Arang Boyolali untuk dirawat, namun IGD RSUD Pandan Arang sudah full dan tidak lagi tersedia Bed maupun Oksigen Medis. Bahkan saya sendiri membawa oksigen medis dari rumah untuk ibu.

(Foto : Eksani/ Humas)
Minggu Pagi (11/7/2021) sekira jam 09.00 WIB, ibu menginginkan pulang dan berbicara dengan saya bahwa ibu ingin meninggal dunia di rumah nak, Saya pun bertanya pada ibu, ini ibu saya obatkan agar cepat sembuh, namun ibu tetap ingin pulang. Sayapun bertanya lagi apakah ibu ridho atas usaha yang saya lakukan untuk pengobatan ibu, iya saya ridho, kamu sudah berbakti pada saya nak, ungkap ibu saya, setelah itu saya bawa pulang ibu, sesampainya di rumah, ibu masih sempat saya suapkan minum dan makan pisang, setelah itu ibu rebahan dan langsung meninggal dunia di ruang tamu. Semoga ibu Husnul Khotimah dan mohon maaf atas segala kesalahan ibu saya,” Ujar Eksani Putra Sulung Almarhumah.
Sebelum berpulang, Ibunda sempat shock dan sakit karena sang suami Almarhum. H. Zahroni (Hafidz) telah mendahului meninggal dunia pada Kamis, 1 Juli 2021 jam 08.00 WIB. Ayahandapun diketahui masih melakukan aktifitas seperti biasa, bahkan sebelum berpulang Ayahanda sempat mengaji semakan hapalan al-quran.
Kini keduanya di makamkan berdampingan di Makam Dukuh Silem Sebelah Utara. Semoga Kedua orang tua Kak Eksani mendapatkan syurga Allah SWT. Dan diampuni dosa-dosanya sehingga meninggal dunia dengan Husnul Khotimah. Amiinn. (Eksani/ Humas).




