Site icon Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

Puluhan Anggota Pramuka bersihkan puing dampak banjir bandang di SMAN 1 Kemusu – KWARTIR CABANG BOYOLALI

Puluhan Anggota Pramuka bersihkan puing dampak banjir bandang di SMAN 1 Kemusu – KWARTIR CABANG BOYOLALI
Sejumlah anggota pramuka membersihkan lumpur akibat banjir bandang yang terjadi di SMAN 1 Kemusu, Senin (31/1/2022). (Foto : Istimewa/ Sugiyanto).

BOYOLALI — Pasca banjir yang menerjang SMAN 1 Kemusu, Boyolali pada Kamis (27/1/2022), sejumlah relawan serta anggota pramuka ikut kerja bakti membersihkan puing sisa banjir yang masih berada di lingkungan sekolah, sebelum melakukan kerja bakti puluhan anggota pramuka bersama TNI dan Polri serta para relawan dan warga sekolah tersebut melakukan apel persiapan di halaman SMAN 1 Kemusu, Boyolali, Senin (31/1/2022).

Anggota pramuka peduli membersihkan lumpur di SMAN 1 Kemusu, Senin (31/1/2022). (Foto : Istimewa)

Ikut hadir dalam pembersihan dampak banjir bandang tersebut Camat Kemusu, Joko Purwanto, serta sejumlah instansi lainnya seperti Koordinator Paud Dikdas dan LS Kemusu, Polsek Kemusu, Polsek Andong, Polsek Klego, Koramil Kemusu, Koramil Andong dan Koramil Klego hingga tim pemadam kebakaran dari BPBD Boyolali. Selain itu ikut hadir juga wakil ketua kwarcab Boyolali bidang organisasi dan hukum, Bambang Prihantoro, yang juga ketua MKKS SMA Kab. Boyolali, Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Cabang Kwartir Cabang Boyolali, Mumun, serta sejumlah andalan cabang dari Kwartir Cabang Boyolali dan Kwartir Ranting Kemusu, Boyolali.

Menurut salah satu andalan cabang pramuka Kwarcab Boyolali, Sugiyanto, mengatakan, kami dari unsur anggota pramuka peduli ada 10 anggota dari dewan kerja ranting kemusu, lalu 10 orang anggota pramuka peduli dari dewan kerja ranting andong dan pengurus kwarran andong ada 15 orang yang ikut serta dalam pembersihan ini. Tadi juga banyak relawan lainnya yang ikut membantu bersih bersih seperti pemuda pancasila, karang taruna, banser serta warga sekitar juga ikut membantu sehingga cepat bersih dan bisa segera digunakan untuk sekolah siswa siswi SMAN 1 Kemusu, Ujarnya.

Andalan Kwarcab Boyolali, Kak Sugiyanto ikut kerja bakti di SMAN 1 Kemusu, Senin (31/1/2022). (Foto : Istimewa)

Sementara itu mewakili Ketua Kwarcab Boyolali, Supana, wakil ketua kwarcab Boyolali bidang pengabdian masyarakat dan humas, Agus Winarno, mengatakan, saya sangat mengapresiasi sekali peran anggota pramuka dalam membantu sesama terutama di SMAN 1 Kemusu yang kamis lalu terkena musibah banjir bandang, dan hari ini anggota pramuka peduli ikut serta membantu kerja bakti dalam membersihkan puing puing sisa banjir tersebut, semoga bisa menjadi amal dan pahala untuk kita semua, Ungkapnya.

MMT pembersihan dampak banjir bandang di SMAN 1 Kemusu. (Foto : istimewa)

Kerugian akibat banjir bandang yang terjadi di SMAN 1 Kemusu, Boyolali pada Kamis (27/1/2022) lalu ditaksir mencapai Rp. 700 juta, hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kemusu, Muh. Zuhri, kejadian banjir bandang itu dimulai hujan yang sangat deras sekitar jam 13.00 WIB hingga 15.30 WIB. Akibat debet air sungai yang berada dibelakang sekolah sangat banyak dan saluran air tidak bisa menampung akhirnya air itu masuk dan jebol pagar serta gudang sekolah selebar 50 meter, air yang masuk tertahan di dalam sekolah selama sekitar 30 menit bahkan kedalaman air banjir mencapai 70 cm hingga merusak beberapa gedung sekolah seperti laboratorium fisika, laboratorium biologi, hingga gedung kesenian, total kerugian dari kerusakan tersebut mencapai Rp. 700 juta, Ujarnya, Kamis (27/1/2022).

Wakil Ketua Kwarcab Boyolali Bambang Prihantoro, S.Pd, MM (paling kiri) berfoto bersama Camat Kemusu, Joko Purwanto (keempat dari kiri) dan sejumlah andalan serta anggota pramuka peduli, Senin (31/1/2022) (Foto : Istimewa/ Sugiyanto).

Pasca banjir bandang tersebut pembelajaran di SMAN 1 Kemusu dilakukan secara daring karena masih banyak terdapat puing puing sisa banjir yang belum bisa dibersihkan. Dengan adanya kerja bakti dari berbagai unsur ini mulai dari anggota pramuka peduli, TNI dan Polri serta para relawan ini agar para siswa bisa kembali bersekolah tatap muka meski tetap dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker,mencuci tangan dan menjaga jarak. (Eksani/ Humas).

Exit mobile version