Close Menu
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TengahKwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    • Home
    • Profil
      • Lambang
      • Daftar Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah
      • Pra Kata Ketua Kwarda Jawa Tengah
      • Profil Pimpinan
      • Profil Sekretariat
    • Organisasi
      • Pengurus
      • Pusdiktlatda
      • Pusdatin
      • Puslitbangda
      • Dewan Kerja Daerah
    • Berita
      • Aktivitas Kwarda
      • Lintas Pramuka Jateng
      • Dewan Kerja
    • Puskepram
    • Kwartir Cabang
    • Portal Data
      • Peta Pendataan Anggota Pramuka Jateng
      • Ayo Pramuka Kwarnas
      • Pusat Data dan Informasi
    Kirim Berita RADIO
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Home»Lintas Pramuka Indonesia»Pramuka di Tengah Pergerakan Budaya – Warta Pramuka

    Pramuka di Tengah Pergerakan Budaya – Warta Pramuka

    Lintas Pramuka Indonesia By 01/06/202222 Views
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    PRAMUKA.ID – Rasanya di seluruh kehidupan sosial masyarakat Indonesia tidak ada satu bagian pun yang luput dari pengaruh budaya luar. Infiltasi budaya luar itu bahkan masuk dengan cara yang paling simple dan mudah: handphone. Tanpa perlu datang ke negara barat atau bertemu dengan orang-orangnya, saat ini setiap orang di Indonesia bisa menyerap budaya luar itu dengan begitu mudahnya, sehingga kadang tingkah laku mereka seolah “bukan lagi Indonesia”.

    Tentu saja sebagai negara berkembang yang menganut sistem keterbukaan terhadap negara luar, kita tidak bisa begitu saja menutup segala hal yang datang dari luar. Negara kita bukanlah Korea Utara atau Kuba atau negara-negara berpaham komunis lain yang cenderung menutup diri dari pengaruh asing. Sebagai negara yang sedang berkembang – yang tentu saja sangat ingin menjadi negara maju – maka memang selayaknya Indonesia selalu terbuka terhadap segala bentuk yang datang dari luar. Persoalannya kemudian adalah, apakah segala yang datang dari luar itu bisa dengan begitu saja diserap, lalu diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari? Inilah masalah utama dari pergerakan budaya yang ada di negara kita.

    Banyak kalangan yang menyebut perubahan budaya sebagai “pergeseran”, walau sebenarnya lebih tepat disebut sebagai “pergerakan”. Kata pergeseran cenderung mengarah kepada sebuah perpindahan yang tak terlalu terasa, namun pergerakan adalah sebuah perubahan atau perpindahan yang sangat signifikan secara pola dan pengaruhnya. Ya, sedang terjadi pergerakan budaya di negara kita.

    Gerakan Pramuka berada di tengah pergerakan budaya itu. Tak bisa dinafikan jika setiap anggota Pramuka memiliki pengaruh dari budaya luar, itu sebagai hal yang wajar. Namun sebagai anggota sebuah gerakan yang menjunjung tinggi ke-Indonesia-an, setiap anggota Pramuka pastilah memiliki filter yang kuat untuk bisa memilah bentuk budaya luar mana yang sejalan atau bertolak-belakang dengan budaya Indonesia. Setiap anggota Pramuka diharapkan menjadi insan yang modern dan maju tanpa harus kehilangan identitas terkuatnya sebagai anak bangsa. Budaya lokal tidak bisa digadaikan atau bahkan dicampakkan begitu saja demi atas nama modernitas atau kemajuan zaman. Adalah menjadi kebanggaan tersendiri jika setiap anggota Pramuka tampil di pentas dunia dengan kekuatan budaya lokal yang ada di dalam jiwanya.

    Gerakan Pramuka pada dasarnya adalah kawah candradimuka penggemblengan anak-anak bangsa agar memiliki karakter yang kuat dan tegas di dalam era globalisasi saat ini dan ke depan. Penguatan karakter setiap anggota Pramuka pada akhirnya akan berimbas pada ketahanan budaya di dalam dirinya. Karena falsafah yang terkandung di dalam Gerakan Pramuka pada dasarnya adalah lahir dari rahim Ibu Pertiwi. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa secara otomatis setiap anggota Gerakan Pramuka adalah para insan yang kuat mempertahankan dan menjaga budaya dan nilai luhur Indonesia.

    Satu hal yang harus juga dipegang adalah satu hal, yaitu bahwa kekayaan budaya lokal yang dipegang teguh oleh setiap anggota Pramuka bukanlah sebuah hambatan untuk bisa masuk ke dalam tata pergaulan internasional. Setiap anggota Pramuka tetap menjadi Indonesia di dalam pentas dunia.

    ***

    Tentang Penulis:
    Kombes Pol. (Purn) Muhamad Zarkasih, Andalan Nasional Komisi Bela Negara | Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka tingkat Daerah, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta.

      Berita terbaru
      Lintas Pramuka Jateng

      Semarak Hari Pramuka ke-65, SD Negeri 1 Kalitapen Padukan Edukasi, Kekompakan, dan Kepedulian Lingkungan

      Lintas Pramuka Jateng PUSDATIN JATENG22/08/20260

      KALITAPEN — SD Negeri 1 Kalitapen, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, turut menyemarakkan peringatan Hari Pramuka…

      Mantapkan Langkah, Kontingen SSC Kwarran Kedungbanteng Resmi Dilepas untuk Beraksi, Berkarya, dan Berprestasi

      22/08/2026

      Pramuka Peduli Kedungbanteng Hadir, Ringankan Beban Korban Sengatan Listrik

      22/08/2026

      SD Negeri Klapasawit Kwarran Purwojati Gelar Persari “Pramuka Ceria”, Asah Karakter Cerdas, Berani, dan Pantang Menyerah

      22/08/2026
      Media Sosial
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Sekretariat :

      Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
      Gedung Pramuka Lantai 5
      Jl. Pahlawan no. 8 Semarang
      Tel: +(024) 8311163
      Fax: +(024) 8311902.

      Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
      © 2026 Kwarda Jawa Tengah by Cyber Scouts PUSDATIN

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Go to mobile version