Site icon Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

MAKNA OFFICIAL LOGO, TEMA DAN MASKOT JAMBORE NASIONAL XI

MAKNA OFFICIAL LOGO, TEMA  DAN MASKOT JAMBORE NASIONAL XI

Jambore Nasional Gerakan Pramuka adalah perkemahan besar Pramuka Penggalang (usia 11-15 tahun), yang dikemas dalam kegiatan edukatif di alam terbuka dengan nuansa ceria dibalut dengan persaudaraan dan penuh dedikasi, guna mencetak Pramuka yang berprestasi sebagai kader pemimpin di masa depan.

Logo Jambore Nasional Tahun 2022 dikreasi atas penggabungan bentuk dasar Tunas Kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka, angka 11 sebagai penanda bahwa kegiatan ini adalah yang kesebelas kalinya, dan huruf “J” yang mewakili kata Jambore itu sendiri.

Tersemat pula Fleur-de-lis, lambang World Organization of the Scout Movement dan Tunas Kelapa yang menjadi satu kesatuan logogram, berdampingan dengan tulisan Jambore Nasional XI sebagai nama kegiatan serta Jakarta 2022 sebagai tempat dan tahun pelaksanaan Jambore Nasional.

OFFICIAL LOGO | Arti dan Makna

Logo ini secara resmi digunakan pada Jambore Nasional XI dan merupaka satu kesatuan logo maka tidak dibenarkan untuk memodifikasi logo menjadi bentuk lain terkait dengan teks, format, dan warnanya.

Logo Jambore Nasional XI membentuk gabungan huruf J yang mewakili kata Jambore dengan angka 11 yang menyatakan bahwa Jambore Nasional Tahun 2022 ini merupakan Jambore Nasional Gerakan Pramuka kesebelas. Pada logo juga terdapat Siluet Tunas Kelapa-Lambang Gerakan Pramuka sebagai penanda bahwa Jambore Nasional 2022 diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka serta terdapat Lambang WOSM yang menyatakan bahwa Gerakan Pramuka sebagai bagian dari organisasi kepanduan dunia.

Logo Jambore Nasional IX memiliki 4 warna yaitu merah, ungu, hitam dan putih. Dimana masing-masing warna tersebut memiliki maknanya tersendiri. Merah melambangkan kegembiraan, keberanian, dan kekuatan. Ungu mengekpresikan imajinasi, independen, kebijaksanaan, dan visioner. Hitam menegaskan keteguhan,kekuatan dan tangguh. Putih menggambarkan kesederhanaan, kemurnian dam kecerdikan.

TEMA

Tema Jamnas XI-2022 ini adalah “Ceria, Berdedikasi, dan Berprestasi”. Sedangkan mottonya adalah “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”. Melalui tema dan motto itu, saya berharap agar kita dapat menyelenggarakan Jamnas dengan baik.

Tema ini merupakan gambar yang mengangkat tema Jambore Nasional dan penempatannya sebagai unsur yang berdiri sendiri yang tidak melekat pada logo Jamnas XI.

MASKOT | Arti dan Makna

Maskot bukan hanya sekedar bentuk atau benda yang khusus, tetapi kehadiran maskot berfungsi untuk merepresentasikan atau mencerminkan persona Jambore Nasional XI tahun 2022. Maskot sebagai personifikasi seluruh kegiatan Jamnas XI.

Maskot Jambore Nasional XI tahun 2022 adalah Elang Jawa merupakan spesies burung yang menurut para ahli dianggap sebagai burung yang mewakili lambang negara yaitu Garuda.

Burung melambangkan keceriaan yang berarti bahwa Jambore Nasional XI Tahun 2022 bernuansa ceria. Burung Elang terbang sendiri, dapat diartikan sebagai Pramuka Penggalang agar selalu berusaha menjadi pribadi yang mandiri dan berdikari. Burung Elang menyukai terbang tinggi, memiliki arti sebagai Pramuka Penggalang harus menjadi manusia yang mau terus belajar.

Nama maskot Jambore Nasional XI adalah Nusa diambil dari paduan 4 huruf pada nama latin Elang Jawa yaitu Nisaetus Bartelsi, nama ini mewakili Indonesia yang juga merupakan singkatan dari Nusantara. Maskot menggunakan setangan leher merah putih yang merupakan kelengkapan dari seragam pramuka dan bagian dari Tanda Pengenal Gerakan Pramuka.

MASKOT | Pose Alternatif

 

Kak Kwarnas Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso mengatakan “Mari kita persiapkan diri untuk selalu ceria mengikuti Jamnas, dengan berdedikasi yang tinggi, untuk mencapai prestasi terbaik di arena Jamnas. Prestasi itu antara lain, tetap berusaha menjalin persaudaraan dengan semua peserta dan panitia, yang pada gilirannya merupakan upaya kita untuk merawat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.”

“Kita juga harus berprestasi dengan menjadikan Jamnas XI sebagai Jamnas yang tetap berjalan baik, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19. Karenanya,  kepatuhan pada protokol kesehatan tetap harus diutamakan. Termasuk  melaksanakan swab antigen maupun PCR. Kita harus menjaga agar Jamnas XI tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19, pungkas Kak Kwarnas.

Artikel dikutip dari

Sekretariat Panitia Jamnas XI 2022

Exit mobile version