Close Menu
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TengahKwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    • Home
    • Profil
      • Lambang
      • Daftar Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah
      • Pra Kata Ketua Kwarda Jawa Tengah
      • Profil Pimpinan
      • Profil Sekretariat
    • Organisasi
      • Pengurus
      • Pusdiktlatda
      • Pusdatin
      • Puslitbangda
      • Dewan Kerja Daerah
    • Berita
      • Aktivitas Kwarda
      • Lintas Pramuka Jateng
      • Dewan Kerja
    • Puskepram
    • Kwartir Cabang
    • Portal Data
      • Peta Pendataan Anggota Pramuka Jateng
      • Ayo Pramuka Kwarnas
      • Pusat Data dan Informasi
    Kirim Berita RADIO
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Home»Lintas Pramuka Jateng»Mengenal Barung Dalam Golongan Siaga

    Mengenal Barung Dalam Golongan Siaga

    Lintas Pramuka Jateng By 07/02/20234,604 Views
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    Mengenal Barung Dalam Golongan Siaga
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Salam Pramuka,

    Pramuka memiliki 4 tingkatan yaitu siaga, penggalang, penegak dan pandega. Salah satu istilah dalam tingkatan pramuka siaga adalah barung. Barung adalah istilah yang biasanya disebutkan dalam tingkatan pramuka awal yang terdiri dari anak-anak. 

    Adapun untuk pramuka tingkatan siaga merupakan tingkatan pertama yang terdiri dari anak SD dengan usia 7 sampai 10 tahun. Julukan siaga ini mengartikan bahwa kesiapsiagaan dari bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dan istilah yang sudah digunakan sejak 1908. 

    Istilah Barung Adalah

    Bagi Anda yang baru bergabung menjadi anggota pramuka mungkin jarang mendengar istilah barung ini. Barung menggambarkan sebuah satuan terkecil pada tingkatan siaga dalam pramuka dan biasanya terdiri dari 5 sampai dengan 10 orang beserta pemimpin barungnya. 

    Kemudian ada juga istilah lain yaitu perindukan yang merupakan kumpulan satuan dari beberapa barung. Adapun untuk pemimpin barung itu sendiri yang menentukan adalah dari pihak anggotanya dengan cara musyawarah. 

    Pemimpin barung ini nanti akan menentukan siapa di antara anggotanya yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama atau dipanggil dengan nama Sulung. Sebuah perindukan yang di dalamnya terdapat beberapa barung nantinya akan dipimpin oleh Sulung ini. 

    Tingkatan Dalam Pramuka Siaga

    Berdasarkan penjelasan di atas bahwa arti dari barung adalah satuan terkecil dalam pramuka siaga. Pramuka siaga adalah anggota yang berada di jenjang awal dan terbagi lagi menjadi beberapa tingkatan. Hal ini juga sudah dijelaskan dalam Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. 

    Sebuah buku berjudul Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar yang terbit pada tahun 2014 ini menjelaskan bahwa terdapat 3 tingkatan pramuka siaga. Ketiga tingkatan tersebut adalah Mula, Bantu, dan Tata, berikut penjelasan selengkapnya. 

    1. Siaga Mula

    Siaga Mula merupakan tingkatan yang di mana para anggota akan diajarkan tentang aturan agama serta budaya lain. Apapun keyakinan yang dianutnya, seorang Siaga Mula harus memiliki pengetahuan tentang semua agama yaitu Islam, Protestan, Katolik, Budha, dan Hindu.

    Pelajaran lainnya adalah mengenai Dwidarma dan Dasadarma Pramuka yang penting untuk dipahami. Ada juga materi lain tentang mengenal sesama anggota pramuka, gerakan dasar dalam senam pramuka, kesehatan, kebersihan, teknologi, jenis tanaman binatang, dan kerapihan.

    Semua hal di atas harus dipahami oleh anggota Siaga Mula selama 1 bulan. Dalam waktu 1 bulan itu, nantinya anggota akan dididik oleh kakak pembina. 

    2. Siaga Bantu

    Sesuai dengan pengertian barung adalah satuan terkecil dalam Pramuka Siaga, tingkatan kedua dari jenjang siaga setelah Mula adalah Bantu. Pada Siaga Mula, anggota mungkin hanya diperkenalkan saja apa syarat kecakapan, akan tetapi pada jenjang ini, anggota harus sudah memahaminya. 

    Untuk materi keagamaan, anggota Siaga Bantu akan diminta untuk memahami makna toleransi dalam beragama serta aturan-aturan setiap keyakinan. Selain itu, Anda juga harus dapat memahami isi dari Dwidarma dan Dwisatya serta memahami setiap fungsi organ pada tubuh manusia selama 2 bulan.

    3. Siaga Tata

    Tingkatan terakhir dalam jenjang Siaga adalah Siaga Tata yang tidak hanya mengenal serta memahami semua materi di atas, melainkan juga harus bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Anggota dari Siaga Tata harus bisa menghargai dan menghormati kegiatan dari agama lain. 

    Seperti ketika ada teman yang berbeda keyakinan sedang beribadah, maka harus bisa menghormati dan bersikap toleran terhadap perbedaan itu. Penjelasan di atas mengenai pengertian dari barung adalah satuan terkecil dari jenjang Siaga pada Gerakan Pramuka. Barung terdiri dari 5 sampai 10 orang dengan satu orang pemimpin dan dalam jenjang Siaga terdapat 3 tingkatan yaitu Mula, Bantu, dan Tata.

    Sumber: PramukaUpdate

      Berita terbaru
      Lintas Pramuka Jateng

      Kwarcab Banyumas Siap Gelar Estafet Tunas Kelapa Tingkat Cabang

      Lintas Pramuka Jateng Duta Humas Jateng20/06/20260

      Menindaklanjuti surat Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah nomor 0446 -11–D tanggal 17 Juni 2026,…

      Keren. Jawab Kebutuhan Generasi Muda, Kwarcab Purbalingga Launching Rescue Cafe

      20/06/2026

      Saka Perwira Anti Narkoba Kwarcab Purbalingga Resmi Terbentuk

      20/06/2026

      Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Wonosobo Tahun 2026 Resmi Dibuka

      13/06/2026
      Media Sosial
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Sekretariat :

      Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
      Gedung Pramuka Lantai 5
      Jl. Pahlawan no. 8 Semarang
      Tel: +(024) 8311163
      Fax: +(024) 8311902.

      Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
      © 2026 Kwarda Jawa Tengah by Cyber Scouts PUSDATIN

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Go to mobile version