Close Menu
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TengahKwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    • Home
    • Profil
      • Lambang
      • Daftar Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah
      • Pra Kata Ketua Kwarda Jawa Tengah
      • Profil Pimpinan
      • Profil Sekretariat
    • Organisasi
      • Pengurus
      • Pusdiktlatda
      • Pusdatin
      • Puslitbangda
      • Dewan Kerja Daerah
    • Berita
      • Aktivitas Kwarda
      • Lintas Pramuka Jateng
      • Dewan Kerja
    • Puskepram
    • Kwartir Cabang
    • Portal Data
      • Peta Pendataan Anggota Pramuka Jateng
      • Ayo Pramuka Kwarnas
      • Pusat Data dan Informasi
    Kirim Berita RADIO
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Home»Artikel»Sejarah Estafet Tunas Kelapa

    Sejarah Estafet Tunas Kelapa

    Artikel Duta Humas JatengBy Duta Humas Jateng14/03/2023111 Views
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    AWAL SEJARAH ESTAFET TUNAS KELAPA

    Awal sejarah adanya Estafet Tunas Kelapa adalah ketika ada tiga tokoh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Salatiga yaitu kakak Hadi Soetjipto, Kakak Marwoto dan Kakak Johnny Andries pada bulan Februari 1967 mencetuskan ide Gerak Jalan Cikal Nonstop siang dan malam. Ide ini kemudian disambut hangat oleh kakak Kolonel Soeparno (Komandan Korem 073/Makutarama saat itu) yang memiliki tujuan untuk menggerakan dan mengembangan Gerakan Pramuka.

    Pada mulanya kegiatan hanya dilaksanakan di wilayah Korem 073/Makutarama dan diikuti Kwarcab se Wilayah Korem tersebut. Pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa yang berlangsung pada tanggal 9 s.d 13 Agustus 1970 menempuh rute Mrapen – Purwodadi – Blora – Rembang – Pati – Kudus – Demak – Semarang – Kota Salatiga. Sedangkan di wilayah Jepara  melalui rute yang berbeda, dimulai dari Jepara – Kudus – Karanganyar. Selanjutnya wilayah Kendal melalui rute Kendal – Kaligawe (Wilayah Kota Semarang) – Srondol (Wilayah Kota Semarang). Finish akhir dari semua rute tersebut dititik pusatkan di Kota Salatiga.

    Selanjutnya kegaitan ini diambil oleh Kwarda Jawa Tengah dimana routenya mencakup wilayah se Jawa Tengah  dan di akhiri pada satu titik lokasi yang sama.

    Sebagai contoh pada 14 Agustus 1978, pada saat apel besar memperingati Hari Pramuka Bapak Soepardjo Roestam, Gubernur Jawa Tengah (Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah) dalam amanatnya menyampaikan kegiatan Estafet Tunas Kelapa diselenggarakan lagi dan dikembangkan kelestarian alam dan lingkungan.

    Kemudian pada tahun 1979, Estafet Tunas Kelapa kembali dilaksanakan kembali dengan tujuan akhir adalah Kwarcab Kebumen (Pada saat ini sedang ada hama kelapa – artena). Finish di Kebumen ini sekaligus

    dijadikan sebagai tempat Apel Besar memperingati Hari Lahir Gerakan Pramuka.

    Kegiatan ini dilakukan terus menerus sebagai media menyongsong Hari Ulang Tahun Pramuka Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah dan menuju ke satu titik tujuan Kabupaten / Kota yang menjadi tuan rumah Apel/Upacara Besar Hari Pramuka Tingkat Kwarda Jawa Tengah.

    Perlu diketahui bahwa rute yang dipilih merupakan hasil diskusi dan survei dengan cermat yang dilakukan TIM dari Kwarda Jawa Tengah dibantu Kwartir Cabang. Tokoh yang sangat fenomenal pada era saat itu, adalah kakak Abdulrahman (Saat itu sebagai Kepala Tata Usaha Kwarda Jateng) atau lebih dikenal sebagai Mbah Dul, beliau mensurvei semua calon rute yang akan digunakan Estafet Tunas Kelapa.

    ESTAFET TUNAS KELAPA SAAT INI

    Tahun demi tahun Kegiatan Estafet Tunas Kelapa terus mengalami peningkatan dari satu rute menjadi banyak rute yang dilewati. Tahun emas Gerakan Pramuka akhirnya tiba, pada tahun 2011 konsep ETK dibuat menjadi serba 14.

    1. Diawali dengan 14 titik pemberangkatan yang melambangkan hari lahir Gerakan Pramuka
    2. 14 hari waktu tempuh ETK ( 24 September – 7 Oktober 2011)
    3. 14 orang Pembawa Tunas Kelapa
    4. 14 orang pembawa Bendera Tunas Kelapa

    Estafet Tunas Kelapa di Kebumen Lewati Lima Etape

    Selain konsep serba 14, penataan pasukan juga di buat sedimikian rupa, total pasukan saat itu ada 61 orang (tahun lahir Gerakan Pramuka yakni 1961). Pasukan ini dibagi menjadi 6 kelompok :

    1. Kelompok I terdiri dari 2 orang pembawa spanduk Estafet Tunas Kelapa, angka dua ini melambangkan Satya dan Dharma
    2. Kelompok II terdiri dari 14 orang pembawa bendera Merah Putih
    3. Kelompok III terdiri dari 3 orang yang bertugas sebagai Pembawa Pesan dan kesan, obor serta amanat Gubernur Jawa Tengah. Angka tiga ini bermakna Tri Satya
    4. Kelompok IV terdiri dari 14 orang pembawa Bendera Pramuka (Cikal)
    5. Kelompok V terdiri dari 14 orang pembawa Tunas Kelapa
    6. Kelompok VI terdiri dari pembawa tongkat berganti dengan pembawa bendera Kwartir Cabang, pembawa bendera start dan pembawa bendera morse

    TUJUAN ESTAFET TUNAS KELAPA (ETK)

    Estafet Tunas Kelapa bukan hanya sekedar kegiatan kepramukaan biasa, ETK merupakan kebanggaan Anggota Pramuka Jawa Tengah, karena kegiatan ini hanya ada di Kwarda Jawa Tengah. Tradisi yang sudah mendarah daging dalam tubuh pramuka Jawa Tengah dalam perayaan Hari Gerakan Pramuka setiap tahunnya.

    Kebanggaan Kwarda Jawa Tengah ini tentu memiliki tujuan, yaitu :

    1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
    2. Meningkatkan semangat bakti, kepedulian sosial dan kualitas kegaitan Gerakan Pramuka yang dapat dirasakan dalam masyarakat dan lingkungannya
    3. Meningkatkan semangat persatuan, kesatuan, semangat persaudaraan dan solidaritas bagi Gerakan Pramuka dengan masyarakat
    4. Meningkatkan rasa disiplin, keteladanan, mental dan fisik dengan semangat pantang menyerah bagi generasi muda dalam ikut serta membangun masyarakat Indonesia.

    ESTAFET TUNAS KEPALA DI TINGKAT NASIONAL

    Bukan bermaksud sombong, melainkan rasa bahagia menggebu saat kegiatan Estafet Tunas Kelapa bisa ditingkatkan ke tingkat Nasional sehingga semua anggota Pramuka se-Indonesia bisa merasanakan nikmat mengikuti kegiatan ETK.

    Tahun 2011 sebagai perayaan tahun emas Gerakan Pramuka, Kwartir Nasional menyelenggarakan ETK yang diberangkatkan mellaui 8 penjuru, yaitu :

    1. Rute I, dari Nanggro Aceh Darussalam melingtasi NAD, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kampar, Riau, Jambi, Sumatra Selatan
    2. Rute II, dari Kepulauan Riau melintasi Kepulauan Riau – Bangka Belitung – Sumatra Selatam – lampung – Banten – Jakarta
    3. Rute III, dari Bengkulu melintasi Bengkulu – Lampung
    4. Rute IV,, dari Kalimantan Utara melintasi Kalimantan Utara – Kalimantan Barat – Kalimantan Tengah – Kalimantan Selatan – Kalimantan Timur – Jakarta
    5. Rute V, dari Timur Laut Sulawesi melintasi Sulawesi – Maluku Utara – Gorontalo – Sulawesi Tengah – Sulawesi Tenggara – Sulawesi Barat – Sulawesi Selatan – Jawa Timur
    6. Rute VI, dari Nusa Tenggara Timur melintasi NTT – Lombok – Bali – Jawa Timur – Jawa Tengah – Jawa Barat
    7. Rute VII, dari Yogyakarta melintasi DIY – Jawa Tengah – Jawa Barat

    PAMUNGKAS

    Harapan dari Kwartir Daerah Jawa Tengah terkait Estafet Tunas Kelapa (ETK) khususnya yang ada di Jawa Tengah tidak akan pernah padam sampai tahun emas ini saja, melainkan bisa diteruskan menjadi sebuah tradisi baik tahun ke tahun sampai nanti.

    Akan selalu terkenang dan terukir dalam ingatan ucapan yang senantiasa diucap saat acara timbang terima di setiap pergantian etape, “KAMI TERIMA TUNAS KELAPA UNTUK DITERUSKAN SAMPAI TUJUAN”

     

    #estafettunaskelapa #KwardaJateng #PramukaJateng #setiappramukaadalahpewarta
    Duta Humas Jateng

      Berita terbaru
      Lintas Pramuka Jateng

      Rapat Koordinasi Bidang Binawasa Kwarcab Banyumas Sahkan Penanggung Jawab 7 Program Kerja Tahun 2026

      Lintas Pramuka Jateng PUSDATIN JATENG03/06/20260

      Guna merealisasikan rencana strategis dan memantapkan tata kelola organisasi, Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) Kwartir…

      Peserta LDK SMA Ma’arif NU Karangmoncol Belajar Jurnalistik

      02/06/2026

      Lomba Pioneering & Semaphore Dance Warnai Laskar Prapanca MTs Ma’arif NU 08 Panican

      02/06/2026

      Ketua Mabigus SMP N 3 Karangreja Lantik Pengurus Dewan Penggalang

      02/06/2026
      Media Sosial
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Sekretariat :

      Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
      Gedung Pramuka Lantai 5
      Jl. Pahlawan no. 8 Semarang
      Tel: +(024) 8311163
      Fax: +(024) 8311902.

      Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
      © 2026 Kwarda Jawa Tengah by Cyber Scouts PUSDATIN

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Go to mobile version