Kwartir Ranting (Kwarran) Purwokerto Barat menggelar sarasehan dan ulang janji dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-62 di aula SMP Negeri 4 Purwokerto malam ini, 13 Agustus 2023. Kegiatan dihadiri para pengurus, serta undangan yang terdiri dari Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus), perwakilan pembina setiap pangkalan, serta unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) yang terdiri dari Ketua Mabiran dan jajarannya.
Sri Harjanti, S.Pd. selaku Ketua Kwarran Purwokerto Barat menyampaikan sambutannya mengenai tujuan utama dari kegiatan ini, yaitu untuk melaksanakan sarasehan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-62. Beliau juga menyampaikan perubahan aturan terbaru berkaitan kepramukaan khususnya di wilayah Banyumas, yaitu Surat Edaran No. 065.5/2/VIII/2023 tentang Penggunaan Pakaian Dinas ASN dan Perangkat Desa di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas.
“Sesuai Surat Edaran, ASN dan perangkat desa di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyumas menggunakan Pakaian Seragam Pramuka pada upacara Hari Ulang Tahun Pramuka dan juga pada tanggal 14 setiap bulannya.” Jelas Kak Janti.
Selanjutnya, pemaparan materi oleh narasumber sarasehan, yaitu Ka Mabiran, Ir. Sutarno, M.Si. Beliau menyampaikan pentingnya dukungan dari semua pihak terhadap pelaksanaan kepramukaan di wilayah Purwokerto Barat.
“Semoga nanti ke depan kita akan jauh lebih baik. Harus didukung untuk keseluruhannya. Kalau dikerjakan bersama akan menjadi ringan. Evaluasi dari Kwarcab dalam Lomba Kwarran Tergiat kita bahas bareng-bareng. Sehingga tahun depan, akan lebih baik lagi kinerjanya.” Ujarnya.
Kak Tarno, biasa beliau disapa, juga mengharapkan pengurus Kwarran mulai menginisiasi beragam kegiatan kepramukaan di masyarakat.
“Dan kegiatan-kegiatan yang mungkin tidak biasa mungkin bisa kita lakukan. Contohnya mengenai stunting. Timbang serentak berdasarkan bulan Februari 2023 angka stunting di Purwokerto Barat masih tinggi, 13.04%, sehingga kita ini sebenarnya termasuk yang bisa ikut andil di sana. Kakak-kakak ini bisa berpartisipasi mengajak dan mengedukasi para orang tua untuk bisa menimbangkan balitanya. Syukur-syukur nanti ada yang mau menjadi orang tua asuh anak stunting. Akan kami cari datanya dulu, disebabkan oleh apa. Nanti jadi bisa tahu apa yang harus kita lakukan. Mungkin nanti dari Pramuka dari Kwarran bisa jadi orang tua anak stunting. Atau kita gerakan adik-adik atau kakak-kakak semuanya untuk ikut. Bisa juga di kegiatan donor darah. Jadi, pramuka bisa muncul kegiatannya lebih banyak lagi di bidang kemanusiaan, sehingga kita perlu kolaborasi dengan pihak-pihak lain.” Jelasnya.
Selain itu, Kak Tarno memotivasi kembali bahwa melalui kepramukaan, pramuka mampu memberdayakan masyarakat, sehingga perlu direnungkan bersama ke depannya.
“Pramuka ini punya potensi yang sangat besar. Apalagi di sini temanya sumber daya profesional dan proporsional. Kegiatan-kegiatan lain perlu ada inovasi-inovasi baru sehingga bisa menambah kegiatan. Sebenarnya Kwarran Purwokerto Barat ini memiliki banyak potensi. Hanya kadang ada potensi yang belum tergali, sehingga belum nampak. Maka dari itu perlu kita gali. Agar ke depan lebih baik. Kita harus lebih baik.” Tambahnya.
Setelah kegiatan sarasehan selesai dilanjutkan ulang janji yang para petugasnya adalah para anggota pramuka penggalang SMPN 4 Purwokerto. Kegiatan diakhiri dengan ungkapan selamat Hari Pramuka ke-62, saling hormat, dan saling menjabat tangan. Kegiatan pun berakhir pukul 22.05 WIB.
Pewarta: Retno Wihyanti, S.Pd.
Fotografer: Pamungkas Aditya Nugroho, S.Pd.

