Wujudkan Pramuka Profesional dan Porposional, Kwarran Sumbang ikuti Lomba Begalan Kwarcab Banyumas
Bertempat di Sanggar Pramuka Kwarcab Banyumas, Minggu 20/08/2023 Kwarran Sumbang mengikuti lomba Begalan dalam rangka bulan bakti Pramuka tahun 2023, Peserta 3 orang tiap Kwartir Ranting yang berumur kurang dari 30 tahun dan merupakan anggota pramuka peduli. Lomba begalan ini selenggarakan oleh Kwarcab Banyumas bidang Abdimas.
Pembukaan lomba begalan yang dibuka oleh Heriana Adi Chandra selaku Sekretaris Bidang Abdimas Kwarcab Banyumas, mengatakan “Terimakasih atas kedatangan kontingen Kwartir Ranting dalam Lomba Begalan ini diharapkan para Pramuka nguri-nguri budaya Banyumas, sehingga menjadi sumber daya manusia yang Profesional” terangnya.
Secara sejarah Begalan adalah bagian dari upacara adat perkawinan pertama agar terlepas dari mala petaka bagi kedua calon mempelai. Seni Begalan merupakan syarat yang harus dilakukan apabila menjodohkan anak sulung mendapat anak sulung, anak sulung mendapat anak bungsu. Begalan ada sejak zaman dahulu sebelum agama Islam masuk wilayah Banyumas.
Seni begalan berawal ketika Adipati Wirasaba mengawinkan anaknya dengan putra Banyumas. Kejadian tersebut bertepatan sedang terjadi pageblug (wabah) sehingga dilakukan Bagelen untuk menolak bala. Upacara ini dilakukan setelah pengantin melaksanakan ijab qobul untuk menuju tempat duduk pengantin diadakan upacara ritual.
Satu orang memikul seperangkat alat dapur dan seikat padidan uborampe perkakas dapur satu orang berperan sebagai begal. Si begal menghalangi pemikul seperangkat alat dapur boleh dan diizinkan lewat kecuali bisa menjelaskan makna maknanya, kemudian si pemikul menjelaskan fungsi dari semua perkakas yang dibawa.
Di akhir pertunjukkan seluruh perkakas yang dibawa diperebutkan oleh seluruh undangan atau penonton.
