BREBES. – Bertempat di lingkungan SMA Negeri 2 Brebes, Ambalan Pattimura dan Ambalan Cut Nyak Dien Gudep 16.221/16.222 mengadakan pelatihan dasar untuk Pasukan Pramuka Khusus (Paspramsus). Kegiatan ini merupakan penjaringan untuk para Penegak yang berminat dan diintensifkan dalam kegiatan khusus seperti lomba/pertandingan suatu kegiatan, kegiatan bakti / kemasyarakatan, Pramuka Peduli, Upacara, persiapan menuju Pramuka Garuda dan lainnya.
Penjaringan yang dilaksanakan secara bertahap dengan agenda yang terjadwal rutin pada periode tahun 2024/2025 ini diikuti oleh 60 pramuka Penegak putera puteri dari kelas X dan dipandu Dewan Ambalan, Pembina Gudep dan dengan mengikutsertakan 6 orang anggota Palang Merah Remaja SMA Negeri 2 Brebes sebagai tim kesehatan. Tahapan akhir yang dilaksanakan pada hari Jum’at-Sabtu tanggal 26 – 27 Oktober 2024 lalu merupakan proses penentuan atas seleksi penjaringan yang dilaksanakan. Dewan Ambalan dan para Pembina menyatakan bahwa seluruh peserta telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan sehingga dinyatakan sebagai anggota Pasukan Pramuka Khusus Gudep SMA Negeri 2 Brebes Tahun 2024 dalam suatu upacara.
Pembina sekaligus koordinator kegiatan, kak Eva Nur Ariani SPd menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah membekali anggota Pramuka dengan keterampilan bersosialisasi dengan sesama Pramuka, masyarakat maupun lingkungan alam yang merupakan salah satu bekal bagi calon pemimpin bangsa.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tujuan umum dari pelaksanaan kegiatan adalah membentuk generasi muda yang siap berperan aktif dalam pembangunan bangsa, belajar bermusyawarah dalam organisasi, memupuk rasa cinta tanah air, menanamkan nilai-nilai karakter bangsa dan sikap mental yang lebih baik.
“Dengan latihan kepemimpinan dan pembekalan sifat kemandirian diharapkan adik-adik dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan di masa depan,” ungkap kak Eva.
Berbagai materi baik yang bersifat teori maupun praktek telah disampaikan kepada peserta, diantaranya teknik-teknik kepramukaan, sejarah dan pendalaman Paspramsus, serta materi lapangan yang dilaksanakan dalam acara perjalanan napak tilas.
Hadir dalam kesempatan tersebut sebagai salah satu narasumber adalah Kak Wiwied yang merupakan alumni sekolah tahun 1991 dan mantan Dewan Ambalan serta Pembina di Gudep almamaternya, untuk memberikan semangat bagi adik-adik untuk mengikuti kegiatan secara konsisten. Kak Wiwied mengulas tentang sejarah latar belakang dan tujuan Paspramsus dibentuk, yang tidak lain untuk meningkatkan semangat belajar dan berlatih untuk mempersiapkan diri terjun ke masyarakat. Paspramsus digagas oleh kak Imam Susanto ketika masih menjabat Dewan Ambalan Gudep pada 18 November 2000. Dan sementara ini kak Imam sudah menjadi Pembina Gudep dan Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab Brebes.
Dalam penjelasan materinya, berbagai peran dapat dilaksanakan oleh anggota pramuka dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam keikutsertaan anggota pramuka dalam upaya mitigasi bencana, perlindungan dan pelestarian lingkungan alam, dan peran-peran lainnya. Saat menjadi Penegak maupun Pandega, guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya, anggota pramuka dapat belajar dan memilih Satuan Karya Pramuka (Saka) yang diminatinya. Berbagai keterampilan Pramuka yang secara khusus dapat diikuti oleh adik-adik sesuai dengan minat dan bakat.
“Jadi sebaiknya, anggota Paspramsus juga bisa berlatih dan mengembangkan keterampilannya ikut dalam Satuan Karya Pramuka yang diminati,” pungkas kak Wiwied menutup sesi materinya.
Acara berakhir dengan upacara disertai pengukuhan peserta sebagai anggota Paspramsus Tahun 2024. Di akhir sambutannya kak Eva memberikan pesan agar adik-adik tetap giat berlatih dan mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya. Beliau juga berharap agar seluruh anggota Gudep Ambalan Pattimura dan Cut Nyak Dien bersemangat untuk mengikuti uji Pramuka Garuda untuk golongan Penegak. “Puncak pengukuhan adik-adik sebagai Pramuka Penegak adalah menjadi Pramuka Garuda yang dapat serta merta berkiprah dilingkungan masyarakat, oleh karenanya kita para Pembina Gudep mendorong adik-adik untuk bisa menjadi Pramuka Garuda,” pungkasnya.
Pewarta : Saptapandu Wiwied – Humas Kwarcab Brebes

