Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

Pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Kota Tegal, Ketua Kwarda Jateng Tekankan Peran Strategis Gerakan Pramuka

Kota Tegal – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., Melantik Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tegal masa bakti 2024–2029. Acara yang berlangsung di Kota Tegal ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, jajaran pengurus Kwarcab, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarda Jawa Tengah menekankan bahwa pelantikan ini merupakan momen bersejarah bagi Gerakan Pramuka di Kota Tegal.

“Dengan dilantiknya Ketua Mabicab yang baru, kita semua berharap agar Gerakan Pramuka di Kota Tegal dapat semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa janji Tri Satya yang telah diucapkan oleh para pengurus bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah komitmen moral yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tri Satya mengandung konsekuensi besar, mulai dari kewajiban terhadap Tuhan, negara, Pancasila, masyarakat, hingga menepati Dasa Darma Pramuka,” tambahnya.

Kak Budi menegaskan bahwa Mabicab memiliki peran strategis dalam memberikan bimbingan moral, dukungan, serta fasilitasi bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Kota Tegal. Ia berharap Ketua Mabicab dan seluruh jajaran dapat terus memberikan arahan dan dukungan kepada pengurus Kwarcab, sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kami titip kepada Ketua Mabicab dan Kakak-kakak Anggota Mabicab Kota Tegal untuk senantiasa membimbing dan mendukung Kwarcab serta adik-adik Dewan Kerja Cabang dalam menjalankan tugas dan program kepramukaan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarda juga menyoroti kondisi Jawa Tengah yang tengah menghadapi bencana alam. Ia mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka di Kota Tegal untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan dan pemulihan pasca-bencana.

“Gerakan Pramuka tidak boleh tinggal diam. Kita harus bahu-membahu membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui aksi kemanusiaan, menjadi relawan, maupun menyebarkan informasi yang benar,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Kak Budi mengingatkan pentingnya sinergi antara Mabicab dan Kwarcab untuk merealisasikan visi Kwarda Jawa Tengah 2023, yaitu “Kwarda Jateng yang Inovatif dan Unggul untuk Terwujudnya Anggota Pramuka Jawa Tengah yang Berkarakter, Berkecakapan Hidup, dan Adaptif.”

Beliau menggarisbawahi tujuh program strategis yang harus diwujudkan hingga akhir tahun, yaitu:

  1. Pelaksanaan sistem pembinaan anggota muda.
  2. Penguatan sistem pengelolaan dan pendidikan pelatihan anggota dewasa.
  3. Pemantapan manajemen Gugus Depan (Gudep) dan Satuan Karya (Saka).
  4. Penguatan tata kelola organisasi Gerakan Pramuka.
  5. Pengembangan ekosistem digital.
  6. Penguatan jejaring kerja sama dengan partisipasi dan dukungan masyarakat.
  7. Penguatan program pengabdian masyarakat, bela negara, dan kewirausahaan.

“Saya ucapkan selamat bertugas kepada pengurus yang baru dilantik. Mari kita lanjutkan pengabdian dengan semangat dan hati yang bahagia,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan Gerakan Pramuka di Kota Tegal semakin maju dan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda. (Asd.)

Exit mobile version