Semarang – Kwartir Daerah Jawa Tengah melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi e-Surat Ayo Pramuka Kwarnas sebagai langkah konkret dalam mendukung digitalisasi administrasi kepramukaan. Pelatihan ini dihadiri oleh Staf Kwarda Jawa Tengah dan Sekretaris Bidang berlangsung Ruang Pertemuan Lt 4 Gedung Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Semarang, pada Rabu (23/01/2025).
Ketua Kwarda Jawa Tengah, Kak Budi Prayitno, dalam sambutannya menegaskan pentingnya implementasi digitalisasi di era modern ini. Menurutnya, dengan e-Surat, proses administrasi kepramukaan dapat lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan.
“Kita tidak ingin lagi melihat tumpukan surat fisik di meja pimpinan. Dengan aplikasi ini, semua surat bisa diakses kapan saja dan dari mana saja. Ini adalah langkah maju yang harus kita ambil untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas organisasi,” ungkapnya.
Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Kwarda Jawa Tengah, Kak Dikki Rulli Perkasa, menekankan bahwa percepatan informasi menjadi kebutuhan utama dalam era digitalisasi ini.
“Aplikasi e-Surat bukan hanya mempermudah pengelolaan surat-menyurat, tetapi juga mendukung transparansi dalam penyampaian informasi. Sistem ini memungkinkan komunikasi lebih efektif, tanpa terhambat oleh proses manual yang memakan waktu,” jelasnya.
Pelatihan ini tidak hanya membahas teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga pentingnya keamanan data dan manajemen arsip digital. Para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pengoperasian aplikasi e-Surat, mulai dari membuat, mengirim, hingga menerima surat secara elektronik.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Kwarda Jawa Tengah berharap setiap Kwarcab dapat segera mengimplementasikan sistem e-Surat di wilayah masing-masing, sehingga kegiatan administrasi kepramukaan dapat berjalan lebih optimal.
“Kami optimis, melalui inovasi digital ini, Kwarda Jawa Tengah dapat menjadi pelopor dalam modernisasi administrasi di Gerakan Pramuka,” pungkas Ketua Kwarda Jateng. (Asd)
