Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

Kwarda Jawa Tengah Gelar Rapat Pleno Lengkap

Semarang — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah melaksanakan Rapat Pleno Lengkap pada Rabu (04/06/2025) bertempat di Aula Lantai 4 Gedung Pramuka Jawa Tengah, Jl. Pahlawan No. 8, Kota Semarang. Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.30 WIB dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh pengurus Kwarda dari masing-masing bidang.

Rapat Pleno Lengkap ini merupakan forum penting dalam rangka menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja, koordinasi lintas bidang, serta menyusun rencana kegiatan strategis Gerakan Pramuka di wilayah Jawa Tengah tahun 2025. Kegiatan diawali dengan pembukaan secara resmi, dilanjutkan dengan doa bersama, kemudian memasuki agenda utama berupa pengarahan Ketua Kwarda dan pemaparan program dari masing-masing bidang.

Dalam sesi pengarahan, Ketua Kwarda Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., menyampaikan sejumlah pokok pikiran strategis sekaligus hasil penting dari Rapat Koordinasi Kwartir Nasional (Rakor Kwarnas) yang baru-baru ini diselenggarakan. Beliau menekankan pentingnya sinergi antarbidang, penguatan peran Pramuka dalam masyarakat, serta penyesuaian program kerja sesuai dinamika nasional.

Beberapa poin hasil Rakor Kwarnas yang disampaikan antara lain:

  1. Optimalisasi penggunaan aplikasi “Ayo Pramuka Kwarnas” sebagai sistem informasi terpadu yang mendukung pendataan, komunikasi, dan pengelolaan kegiatan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia.
  2. Belum adanya kepastian terkait anggaran hibah untuk Kwarnas dari pemerintah pusat.
  3. Agenda kegiatan hasil Musyawarah Nasional (Munas) tetap akan dilaksanakan, namun dengan penyesuaian berdasarkan kebutuhan dan kondisi terkini.
  4. Kegiatan internasional dibatasi hanya untuk kepentingan strategis, seperti Jambore ASPAC di Filipina dan Kemah Bela Negara, yang pelaksanaannya masih menunggu edaran resmi lebih lanjut dari Kwarnas.
  5. Mendukung optimalisasi pemanfaatan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur melalui pembangunan sarana edukatif dan rekreatif seperti minizoo dan track gocar dengan menggandeng mitra pihak ketiga.
  6. Peringatan Hari Pramuka tahun 2025 didorong untuk dilaksanakan secara lebih bermakna, edukatif, dan melibatkan partisipasi luas dari masyarakat.
  7. Iuran tahunan WOSM (World Organization of the Scout Movement) diharapkan dapat segera ditangani oleh Kwarnas secara tuntas sebagai bentuk komitmen keanggotaan Indonesia di forum Pramuka dunia.

Ketua Kwarda juga menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar di media nasional, khususnya mengenai dugaan penugasan tokoh tertentu di tubuh Kwarnas. Dalam penjelasannya, ditegaskan bahwa dalam Rakor Kwarnas tidak ada pembahasan ataupun informasi terkait dugaan penugasan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Selain itu, press release Kwarnas yang sempat beredar tidak menjadi bahan diskusi maupun agenda dalam Rakor tersebut.

Pernyataan ini dipertegas oleh Ketua Dewan Kehormatan Kwarda Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Sri Puryono K. S., M.P., yang menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal harus tetap berjalan sesuai dengan hasil-hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan berpedoman pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku. Beliau mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka untuk tetap fokus pada pembinaan generasi muda dan menjauhkan organisasi dari isu-isu yang tidak relevan.

Sesi selanjutnya diisi dengan pemaparan program kerja tahun 2025 oleh masing-masing bidang, antara lain:

Rapat ditutup dengan sesi diskusi dan tanggapan dari peserta rapat, yang memberikan masukan konstruktif serta dukungan terhadap pelaksanaan program-program strategis yang telah dirancang. Kegiatan ini menjadikan Kwarda Jawa Tengah terus berkomitmen menjalankan roda organisasi secara transparan, profesional, dan selaras dengan nilai-nilai kepramukaan. (Asd.)

Exit mobile version