Banyumas, 29 Juni 2025 — Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) untuk golongan Siaga dan Penegak yang diselenggarakan oleh Pramuka UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan (Pusdiklat) Kwartir Cabang Banyumas, resmi ditutup pada Minggu (29/6/2025). Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) yang diikuti para guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Pelaksanaan kursus berlangsung pada 25–29 Juni 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 242 orang, terdiri atas guru Aparatur Sipil Negara (ASN), guru swasta dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar wilayah Banyumas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pembina Pramuka, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun keteladanan kepemimpinan, demi memperkuat pembinaan karakter generasi muda.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono MR, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen penuh untuk terus mendukung para pembina Pramuka di seluruh Kabupaten Banyumas. Beliau menekankan bahwa Banyumas merupakan satu-satunya kabupaten yang rutin mengalokasikan anggaran untuk mendukung penyelenggaraan Kursus Mahir sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.
Sambutan pembukaan juga disampaikan oleh Prof. Dr. H. Sunhaji, M.Ag., selaku Ketua Majelis Pembimbing Harian Gugusdepan Banyumas 26.2833–26.2834 sekaligus Wakil Rektor III UIN SAIZU Purwokerto. Beliau menegaskan pentingnya peningkatan mutu Gerakan Pramuka di gugus depan masing-masing, serta bagaimana peran pembina Pramuka di sekolah dapat memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter peserta didik.
Kursus dilaksanakan dengan pola segmental selama lima hari, mencakup total 70 jam pelajaran. Materi disampaikan melalui kombinasi teori dan praktik lapangan secara intensif, diikuti dengan antusias oleh para peserta sejak pagi hingga malam hari.
Selain memperkaya wawasan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi wahana mempererat semangat persaudaraan dan solidaritas antarpembina. Para peserta mengaku memperoleh pengalaman berharga meskipun harus meninggalkan keluarga dan rutinitas harian untuk beberapa hari.
“Banyak pelajaran berharga yang kami peroleh, mulai dari teknik kepemimpinan, kerja sama tim, hingga nilai tanggung jawab. Semua ini menjadi bekal penting saat membina adik-adik di gugus depan,” ujar salah seorang peserta dalam sesi kesan dan pesan.
Pada laporan penutupan, tim pelatih menyampaikan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus dari semua golongan dan berhak memperoleh sertifikat sebagai pembina mahir. Mereka juga dinyatakan dalam kondisi sehat dan menunjukkan semangat tinggi hingga akhir kegiatan.
Ketua Kwartir Cabang Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., yang hadir pada acara penutupan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan di gugus depan masing-masing peserta selama enam bulan ke depan.
“Kegiatan ini bukanlah akhir, tetapi justru menjadi awal langkah untuk mencetak Pembina Pramuka yang tangguh, berdedikasi, dan berkarakter. Kami berharap semua ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari UIN SAIZU Purwokerto serta anggaran rutin Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Semoga para pembina Pramuka yang telah mengikuti kursus ini semakin digdaya dalam membina generasi muda, serta mampu mengembangkan pendidikan Gerakan Pramuka di pangkalan masing-masing dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi.
Acara penutupan berlangsung meriah, diselimuti semangat dan harapan agar para lulusan KMD dan KML tahun 2025 mampu menjadi ujung tombak pembinaan generasi muda yang unggul secara moral, intelektual, maupun sosial.
Pewarta : Berliana Islamiati 
