Close Menu
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TengahKwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    • Home
    • Profil
      • Lambang
      • Daftar Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah
      • Pra Kata Ketua Kwarda Jawa Tengah
      • Profil Pimpinan
      • Profil Sekretariat
    • Organisasi
      • Pengurus
      • Pusdiktlatda
      • Pusdatin
      • Puslitbangda
      • Dewan Kerja Daerah
    • Berita
      • Aktivitas Kwarda
      • Lintas Pramuka Jateng
      • Dewan Kerja
    • Puskepram
    • Kwartir Cabang
    • Portal Data
      • Peta Pendataan Anggota Pramuka Jateng
      • Ayo Pramuka Kwarnas
      • Pusat Data dan Informasi
    Kirim Berita RADIO
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Home»Artikel»ARAH PENDIDIKAN KETERAMPILAN DALAM “KURIKULUM” KEPRAMUKAAN

    ARAH PENDIDIKAN KETERAMPILAN DALAM “KURIKULUM” KEPRAMUKAAN

    Artikel PUSDATIN JATENGBy PUSDATIN JATENG14/10/202549 Views
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    “Tension Between Heritage and Innovation” – istilah WOSM (organisasi pramuka dunia) dalam menggambarkan tantangan pendidikan keterampilan di lingkungan pendidikan kepramukaan.

    Turunnya minat generasi muda terhadap Gerakan Pramuka bukan karena malas atau kehilangan semangat, tetapi karena Pramuka belum berhasil memaknai ulang keterampilan tradisionalnya (traditional scouting skills) dalam konteks zaman baru, zaman digital, zaman Gen Z.

    Baden Powell membangun Pramuka di era awal revolusi industri, ketika kemampuan bertahan hidup di alam bebas menjadi simbol kemandirian, kebahagian dan menumbuhkan karakter positip. Kini, ketika era digital, survival justru berarti mampu berpikir kritis, berkolaborasi, berinovasi, dan menjaga nilai di tengah dunia yang cepat berubah.

    WOSM menyebut hal di atas sebagai _tension between heritage and innovation_ ketegangan antara menjaga warisan tradisional dan kebutuhan inovasi untuk menjawab tantangan masa depan.
    Keterampilan tradisional seperti pionering, semaphore, atau peta-kompas *tetap penting* bukan *karena bentuknya* tetapi karena *nilai* yang dikandungnya, seperti *kerja sama, disiplin, kreativitas, dan kepedulian.*

    Nilai-nilai dimaksud tidak boleh hilang, tetapi harus diekspresikan ulang melalui bentuk pendidikan keterampilan baru seperti digital _mapping, social innovation, storytelling for change, enterprenurship, content creator_, dan sebagainya. Bentuk pendidikan keterampilan baru diatas pondasi nilai dan karakter tradisional.

    Jadi, tugas Gerakan Pramuka dalam mengembangkan model pendidikan keterampilan sebagai bagian dari pendidikan kecakapan hidup, bukan memilih antara “tradisi” atau “inovasi”, tetapi mentransformasikan tradisi menjadi inspirasi dan pendorong inovasi.

    Ketika Gerakan Pramuka mampu melakukan agenda ini, maka akan dapat kembali menjadi gerakan pendidikan nilai dan kompetensi yang relevan, inspiratif, solutif dan dipercaya gen Z. Untuk itu tidak ada jalan lain Gerakan Pramuka harus merevitalisasi SKU sebagai kurikulum pelatihannya.

    Revitalisasi SKU Pramuka Indonesia perlu merujuk pada dua model kurikulum kepanduan dunia yang paling maju saat ini: “The Canadian Path” (Scouts Canada) dan “The Language of the Program” (Scouts Australia). Kedua framework ini menempatkan kepramukaan bukan sekadar latihan keterampilan, melainkan pendidikan berbasis nilai dan pengalaman yang membentuk karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial generasi muda.

    Model Canadian Path menekankan pembelajaran reflektif melalui siklus _Plan–Do–Review_ dan ranah pengembangan SPICES (Social, Physical, Intellectual, Character, Emotional, Spiritual), sementara _Language of the Program_ menghadirkan sistem kurikulum yang integratif, fleksibel, dan berorientasi nilai. Keduanya dapat menjadi benchmark strategis dalam membangun _Values-Based Integrated Curriculum_ untuk SKU Pramuka Indonesia agar lebih relevan dengan karakter dan tantangan Generasi Z.

    Bagaimana formula Gerakan Pramuka, mengatasi ‘ketegangan” di atas? Dimana letak kekuatan dan kelemahan SKU Penegak saat ini, yang sudah berlaku sejak tahun 2011 lalu? Bagaimana roadmap revitalisasi SKU Penegak sebagai kurikulum pendidikan non formal berbasis nilai dan kompetensi yang relevan dengan Gen Z? Bagaimana menjadikan kurikulum Pramuka Australia dan Kanada menjadi bencmark?

    Nantikan jawaban selengkapnya dalam laporan penelitian kebijakan (_policy research_): *”Arah Revitalisasi SKU Penegak, sebagai kurikulum pendidikan non formal berbasis Nilai dan Karakter yang Relevan dengan Aspirasi Gen Z”.* Hasil riset ini diharapkan bisa mendorong Gerakan Pramuka agar menghasilkan SKU sebagai kurikulum pendidikan kepramukaan sekuat milik Kepanduan Australia atau Kanada. Salam

    Semarang,9 Oktober 2025
    Puslitbang Kwartir Daerah Jawa Tengah

    🙂🙏

    _*Catatan Kaki*_
    Riset ini merupakan PR lama tinggalan Alm. Kak Paulus dan Alm. Kak Dadi (Puslitbang Kwarnas, saat itu) yang baru bisa diselesaikan dalam waktu dekat ini. PR yang baru bisa diurai setelah memperoleh “insight” para ahli kurikulum dari _”Pusat Kurikulum dan Pembelajaran – Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan”_ Kemendikdasmen dan juga dibantu Ai karena begitu banyaknya dokumen yang harus dibedah. Semoga kedua almarhum dialam sana “tersenyum” melihat gagasan ditindaklanjuti, meski dengan susah payah. 🙂🙏

    Pengurus Puslitbang Kwarda Jateng:
    Prof.Dr. Martitah, M.Hum, Trijuni Atmojo,ST M.Si, Agus Sutrisno, S.Pd, M.Pd, Drs. Agus Widiyanto, Dr.Widodo, M.Pd, Dr.Sumartini, MA, Dra.Sutarti, M.Si, Dr. Eka Septiana, M.Pd. Rosidin Sudastro, Isnaeni Musyafak,S.Pdi, Muhammad Victor Ali. Dwi Risma Rakhmawati, Sukma Wahyu Wardono, Prof.Dr.Sri Sumartiningsih, SSi, M.Kes, Drs.Agus Widodo, Kholfan Zubair, TS S.Pdi, M.Pd, Yitno, SS, M.Iwan Aziz, Nutul Kismawati

    #KwardaJateng #PramukaJateng puslitbang
    PUSDATIN JATENG
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Berita terbaru
    Lintas Pramuka Jateng

    Rapat Koordinasi Bidang Binawasa Kwarcab Banyumas Sahkan Penanggung Jawab 7 Program Kerja Tahun 2026

    Lintas Pramuka Jateng PUSDATIN JATENG03/06/20260

    Guna merealisasikan rencana strategis dan memantapkan tata kelola organisasi, Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) Kwartir…

    Peserta LDK SMA Ma’arif NU Karangmoncol Belajar Jurnalistik

    02/06/2026

    Lomba Pioneering & Semaphore Dance Warnai Laskar Prapanca MTs Ma’arif NU 08 Panican

    02/06/2026

    Ketua Mabigus SMP N 3 Karangreja Lantik Pengurus Dewan Penggalang

    02/06/2026
    Media Sosial
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram

    Sekretariat :

    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Gedung Pramuka Lantai 5
    Jl. Pahlawan no. 8 Semarang
    Tel: +(024) 8311163
    Fax: +(024) 8311902.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    © 2026 Kwarda Jawa Tengah by Cyber Scouts PUSDATIN

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Go to mobile version