Site icon Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

Meriahnya Karnaval Siaga Di Kegiatan Persari Kwarran Rembang

Ada yang berbeda saat kegiatan Perkemahan Pramuka Siaga Sehari (Persari) Kwartir Ranting Rembang tahun 2025. Para peserta yang berasal dari 29 pangkalan SD/MI se- Kecamatan Rembang mengikuti kegiatan karnaval siaga. Kegiatan ini menjadi pembeda dari penyelenggaraan persari pada tahun – tahun sebelumnya.

Menurut ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Rembang, kak Salimun, karnaval ini sebagai sebuah inovasi baru pada kegiatan Persari.

“Karnaval Siaga memang biasanya tidak ada. Biasanya kan hanya ada permainan besar Siaga, sebagai pengganti permainan besar kami bersama teman-teman pengurus Kwarran dan pembina berinisiatif melaksanakan karnaval. Hal ini agar kegiatan lebih meriah, lebih menarik dan tentunya lebih ramai dan berbeda suasana.” Ucapnya.

Saat kegiatan karnaval, masing-masing peserta membawa berbagai aksesoris, seperti kertas dengan kata-kata motivasi hidup, pesan positif tentang Kepramukaan, dan himbauan – himbauan lainnya. Serta poster menarik lainnya.

“Peserta berkeliling dari aula SMA Negeri 1 Rembang keluar menuju komplek monument Jenderal Besar Soedirman dan masuk lagi ke SMA Negeri 1 Rembang. Mereka membawa poster atau jargon yang bertemakan semangat pramuka. Harapnnya juga ketika nanda Pramuka Siaga membawa sebuah tulisan itu bisa menginspirasi. Minimal untuk dirinya sendiri. Contoh ada anak yang membawa tulisan Pramuka itu harus selalu berbuat baik, maka harapannya minimal si anak itu bisa melakukan seperti apa yang tertulis di poster.” Tambahnya.

Selain kegiatan karnaval, ada juga kegiatan menarik lainnya selama Persari. Seperti kegiatan pengenalan komputer dan aplikasi pengolah kata Microsoft Word. Kemudian ada kegiatan pengenalan kompas, tali temali dasar dan praktik hasta karya. Serta sosialisasi Jukran Kwarnas Nomor 174 Tahun2012tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian SeragamAnggota Gerakan Pramuka.

“Harapan kami kegiatan ini bisa menjadikan Pramuka Siaga yang lebih mandiri, bisa berkolaborasi dengan anak seusianya. Dan tentunya lebih siap saat nanti menjadi Pramuka Siaga. Karena salah satu tujuan kegiatan ini adalah sebagai syarat seorang Pramuka Siaga menjadi Garuda.” Jelas kak Salimun.

Tak lupa ia juga berpesan agar kedepan, gugus depan yang hari ini belum mengikuti Persari bisa berpartisipasi aktif pada Persari di tahun yang akan datang.

Pewarta : Ginanjar Noviono

Exit mobile version