Reportase dan pioneering menjadi dua macam perlombaan yang ada dalam kegiatan Lomba Inovasi Kepramukaan (LIK) Kwarcab Purbalingga. Lomba ini diikuti oleh Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang se Kabupaten Purbalingga pada hari Selasa, 21 Oktober 2025 di komplek Sanggar Bakti Pramuka Purbalingga. Setidaknya ada 576 anggota Pramuka yang berpartisipasi pada kegiatan ini. Mereka merupakan anggota Pramuka golongan Siaga dan Penggalang utusan Kwartir Ranting se Kabupaten Purbalingga.
Dalam satu regu / barung terdiri dari 6 orang peserta lomba pioneering dan 2 orang peserta lomba reportase.
Untuk kegiatan pioneering kategori Siaga, para peserta membuat tiang bendera sedangkan Peserta kategori Penggalang membuat gapura. Pada lomba pioneering para peserta benar-benar memperhatikan ketepatan simpul / ikatan, kekukatan, keterampilan dan kreatifitas. Sementara itu peserta yang mengikuti reportase membuat video liputan kegiatan LIK dari awal hingga akhir dengan memperhatikan isi materi, public speaking reporter dan kreatifitas konten.
Dua macam perlombaan ini merupakan giat rutin tahunan yang dikemas dengan kegiatan Lomba Inovasi Kepramukaan (LIK).
Dalam sambutannya, Waka Binamuda Kwarcab Purbalingga, Kak Sutarko menekankan pentingnya semangat inovasi di kalangan Pramuka muda.
“Pramuka tidak hanya mengajarkan tentang kedisiplinan, tetapi juga mengajarkan anggotanya agar menjadi seseorang yang penuh dengan inovasi. Lomba ini menjadi ajang untuk menampilkan ide-ide kreatif, keterampilan, dan kerja sama tim yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.” Ujarnya.
Ia yang hadir mewakili ketua Kwarcab Purbalingga juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini.
“Terimakasih untuk peserta, pembina pendamping, Kwartir Ranting dan seluruh pihak yang turut mensukseskan kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan Kepramukaan di Purbalingga.” Tambah kak Sutarko.
Dengan mengangkat tema terampil,inovatif,Dan berprestasi (TERTIB) peserta begitu terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Tak peduli panas yang begitu terik saat kegiatan, peserta tetap menyelesaikan kegiatan dengan durasi waktu 60 menit untuk pioneering dan 90 menit untuk reportase. (Dimas Dwi Kurniawan)
Harapannya melalui kegiatan ini dapat lahir generasi muda yang terampil, kreatif, inovatif, dan berjiwa kepemimpinan tinggi. Serta sebagai wadah belajar dan mempererat tali persaudaraan antar-pramuka di seluruh wilayah Purbalingga.
Pewarta : Dimas Dwi Kurniawan

