SEMARANG – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah kembali mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang mengkolaborasikan Bidang Perencanaan, Organisasi, dan Hukum (Renorhum), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), serta Hubungan Masyarakat (Humas).
Kegiatan yang diselenggarakan pada tahun 2026 ini merupakan upaya konkret Kwarda Jawa Tengah dalam memperkuat sinergi internal, khususnya terkait perencanaan program, pengelolaan data dan informasi, hingga pematangan strategi komunikasi organisasi.
FGD ini didesain sebagai ruang diskusi interaktif dan pertukaran gagasan antabidang. Fokus utamanya adalah merumuskan terobosan untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan optimalisasi pelayanan informasi publik. Selain itu, forum ini juga menekankan penguatan peran fungsi kehumasan agar mampu secara optimal mendukung dan menyebarluaskan program-program Gerakan Pramuka di wilayah Jawa Tengah.
Lebih dari sekadar sinkronisasi komunikasi, forum ini juga menukik pada pembahasan dukungan riil terhadap pelaksanaan berbagai program strategis Kwarda Jawa Tengah ke depan. Beberapa agenda prioritas yang menjadi sorotan dalam diskusi meliputi:
Suksesi Kegiatan Estafet Tunas Kelapa
Persiapan Penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka
Mekanisme Penilaian Kwartir Cabang Tergiat
Penguatan Sistem Pusat Data dan Informasi sebagai fondasi utama peningkatan kinerja organisasi secara menyeluruh.
Melalui penyelenggaraan forum ini, Kwarda Jawa Tengah menaruh harapan besar agar tercipta langkah-langkah strategis yang lebih terarah dan terintegrasi. Dengan kolaborasi yang solid antara Bidang Renorhum, Pusdatin, dan Humas, organisasi diharapkan mampu tampil lebih adaptif dan responsif dalam menghadapi dinamika serta tantangan pengelolaan kelembagaan, khususnya di tengah disrupsi era digital saat ini.











