Semarang — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah melaksanakan audiensi bersama Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (21/05/2026) bertempat di Ruang Rapat Dispora Jawa Tengah. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi program antara Gerakan Pramuka dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya di bidang kepemudaan dan pendidikan karakter.
Audiensi dari Kwarda Jawa Tengah dihadiri oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., Wakil Ketua Kwarda Jawa Tengah Bidang Pembinaan Anggota Muda Syamsudin Isnaeni, S.STP., S.H., M.H., Wakil Ketua Kwarda Jawa Tengah Bidang Perencanaan, Organisasi dan Hukum Syurya Deta Syafrie, S.T., M.T., Bendahara Kwarda Jawa Tengah Eka Agustine Wyarningsih, S.Si., M.Hum., Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Kwarda Jawa Tengah Dr. Wagiran, M.Hum., Kepala Pusat Data dan Informasi Kwarda Jawa Tengah Sukma Wahyu Wardono, S.T., serta beberapa Sekretaris Bidang dan staf Sekretariat Kwarda Jawa Tengah.
Sementara itu, dari pihak Dispora Jawa Tengah, audiensi diterima langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, S.STP., M.Si..
Audiensi tersebut membahas sinkronisasi program kegiatan Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 serta rencana kegiatan Tahun 2027. Dalam diskusi, kedua pihak menekankan pentingnya penyelarasan program kerja agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan kepemudaan di Jawa Tengah, sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi.
Selain itu, dibahas pula upaya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota dan organisasi perangkat daerah (OPD), guna mengoptimalkan pelaksanaan program yang memiliki keterkaitan dengan pendidikan kepramukaan. Sejumlah program kerja Gubernur Jawa Tengah dinilai memiliki irisan kuat dengan nilai-nilai kepramukaan, sehingga berpotensi untuk dikolaborasikan secara berkelanjutan.
Salah satu agenda penting yang turut menjadi pembahasan adalah program spesial Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026, yakni Estafet Tunas Kelapa. Program ini dirancang sebagai kegiatan kolaboratif berskala provinsi yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Untuk itu, diperlukan dukungan dan keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan memberikan dampak luas bagi generasi muda.
Tak hanya itu, audiensi juga menyoroti pemanfaatan Pusat Kegiatan Kepramukaan Candrabirawa yang berlokasi di Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang. Keberadaan Puskepram Candrabirawa diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan pendidikan dan pelatihan, khususnya bagi generasi muda dan kegiatan kepemudaan di Jawa Tengah.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah dengan Dispora Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan kepemudaan yang berkarakter, berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai kepramukaan. (Asd.)
