Purwojati, 9 Juni 2026 — Upaya membangun kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana terus dilakukan oleh Gerakan Pramuka melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya diwujudkan oleh Pramuka Peduli (Pramuli) Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati yang bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyumas dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi tanggap kebakaran di SD Negeri Karangtalun Lor pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh anggota Pramuka SDN Karangtalun Lor, Pramuka Prasiaga TK Negeri Purwojati, serta Pramuka Prasiaga PAUD Budoyo Karangtalun Lor. Suasana halaman sekolah tampak meriah dipenuhi semangat peserta yang ingin belajar langsung mengenai penanganan kebakaran bersama petugas Damkar Banyumas.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara Gerakan Pramuka dengan instansi pelayanan masyarakat dalam memberikan pendidikan karakter, keselamatan, dan mitigasi bencana kepada generasi muda sejak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus Kwarran Purwojati, di antaranya Kak Rois Sunanto, Kak Galih Latiano, Kak Eka Setiawan, dan Kak Destiar Indra Permana yang ikut mengawal sekaligus mendampingi jalannya kegiatan bersama tim Damkar Kabupaten Banyumas.
Dalam sambutannya, Kak Rois Sunanto menyampaikan bahwa kegiatan edukasi kebencanaan seperti ini sangat penting diberikan kepada anak-anak agar mereka memiliki kesadaran dan pengetahuan dasar tentang keselamatan diri.
“Melalui kegiatan ini kami berharap adik-adik Pramuka dan Prasiaga dapat memahami bahaya kebakaran serta mengetahui langkah-langkah sederhana yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Edukasi mitigasi bencana harus mulai dikenalkan sejak dini agar anak-anak lebih siap, lebih tenang, dan tidak panik ketika menghadapi kondisi yang tidak diinginkan,” ujar Kak Rois Sunanto.
Beliau juga menambahkan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya disiplin dan mandiri, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.
Kegiatan berlangsung dengan sangat interaktif dan menyenangkan. Tim Damkar Banyumas memberikan penjelasan mengenai berbagai penyebab kebakaran yang sering terjadi di lingkungan rumah maupun sekolah. Peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga penggunaan listrik, kompor, serta benda-benda yang mudah memicu api.
Selain materi edukasi, peserta diajak mengenal berbagai perlengkapan pemadam kebakaran seperti selang air, alat pemadam api ringan, hingga perlengkapan keselamatan yang digunakan petugas ketika bertugas di lapangan.
Momen yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika mobil pemadam kebakaran memasuki halaman sekolah. Anak-anak tampak sangat antusias melihat secara langsung armada Damkar dari dekat. Bahkan beberapa peserta berkesempatan mencoba simulasi sederhana memadamkan api kecil dengan didampingi langsung oleh petugas Damkar dan anggota Pramuli.
Sorak semangat dan tepuk tangan para peserta membuat suasana kegiatan semakin hidup. Banyak anggota Pramuka dan Prasiaga mengaku senang karena baru pertama kali mengikuti kegiatan edukasi kebakaran secara langsung.
Wakil Ketua Bina Muda Kwarran Purwojati, Kak Galih Latiano, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas semangat peserta dan kerja sama yang terjalin dengan Damkar Banyumas.
“Kegiatan ini sangat positif karena anak-anak tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung yang tentunya lebih mudah dipahami dan diingat. Selain membangun pengetahuan tentang keselamatan, kegiatan ini juga melatih keberanian, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Kak Galih Latiano.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai pangkalan Pramuka lainnya di wilayah Kwarran Purwojati agar semakin banyak peserta didik yang memiliki pemahaman dasar tentang mitigasi bencana.
Melalui kegiatan ini, Pramuli Kwarran Purwojati menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka mampu hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, bermanfaat, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Tidak hanya berfokus pada kegiatan kepramukaan di dalam lingkungan sekolah, namun juga aktif memberikan pendidikan sosial dan kemanusiaan kepada generasi muda.
Dengan adanya sosialisasi tanggap kebakaran ini, diharapkan seluruh anggota Pramuka dan Prasiaga semakin memahami pentingnya keselamatan diri, memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta mampu menjadi generasi muda yang peduli, tanggap, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.
Pewarta : Nandita Widyatmoko

