BANYUMAS – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas terus berkomitmen meningkatkan mutu tata kelola organisasi di tingkat ranting. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui penyelenggaraan Lomba Kwartir Tergiat (LKT) Tahun 2026. Pada Sabtu, 27 Juni 2026, Tim Penilai LKT Kwarcab Banyumas melakukan visitasi dan penilaian kinerja ke Kwartir Ranting (Kwarran) Karanglewas yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karanglewas.
Agenda yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh pemangku kepentingan kepramukaan setempat. Tampak hadir Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Karanglewas Kak Edy beserta jajaran, Ketua Majelis Pembimbing Desa (Mabisa), Ketua Kwarran Karanglewas beserta seluruh pengurus, hingga para Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus). Saat membuka acara, Kak Edy menyambut hangat rombongan tim penilai sekaligus memotivasi jajarannya agar menjadikan momentum ini sebagai sarana peningkatan kapasitas diri.
“Saya meminta kepada segenap pengurus Kwarran yang akan dinilai untuk belajar bagaimana mengelola Kwarran kepada Tim Penilai,” tegas Kak Edy dalam sambutannya.
Proses supervisi ini berjalan di bawah arahan langsung Pimpinan Kwarcab Banyumas, Kak Drs. Joko Wiyono MR, M.Si., dengan dipimpin oleh Kak Rahita Utama selaku Ketua Tim Penilai. Pengujian dokumen dan program kerja dilakukan secara komprehensif oleh delapan asesor yang membidangi aspek-aspek vital organisasi, yakni Kak Nur Farida (Binamuda), Kak Yani Susilowati (Keuangan), Kak Sinung Tri Marhaendro (Orgakum), Kak Machali (Binawasa), Kak Doni Damara T (Binsat), Kak Parsito (Humas), Kak Hardiyan Aldri P (Abdimas), serta Kak Qurratu ‘Aini Fiky A (Dewan Kerja Cabang).
Di sela-sela penilaian, Tim Penilai menguraikan tiga esensi utama dari pelaksanaan LKT 2026 yang diamanatkan oleh Kwarcab Banyumas. Fungsi pertama dari LKT ini adalah sebagai ajang silaturahmi berkala sekaligus instrumen valid untuk mengukur ketercapaian program kerja yang telah digulirkan Kwarran sepanjang tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai potret evaluasi komparatif performa kwartir di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
“Penilaian LKT adalah salah satu bentuk untuk evaluasi dalam pengelolaan Kwarran, yang nantinya Tim akan mengolah hasilnya untuk dipersandingkan serta diperbandingkan dengan 27 Kwarran. Sudah barang tentu akan ada yang berhasil menduduki peringkat atas dan ada yang peringkat bawah. Namun penilaian ini hendaknya dapat dijadikan pengalaman untuk mawas diri dan berbenah,” jelas Tim Penilai di hadapan pengurus Kwarran.
Melalui standarisasi ini, Kwarcab Banyumas berharap aspek soliditas internal di tingkat ranting dapat semakin kokoh. Manajemen Kwarcab meyakini bahwa dengan adanya LKT ini, kebersamaan dan kekompakan semua unsur mulai dari Mabiran, Kwarran, hingga Mabigus atau Gugusdepan akan semakin kuat, sehingga Gerakan Pramuka secara umum dapat bergerak lebih maju dan melesat.
Seluruh rangkaian evaluasi LKT 2026 di Kwarran Karanglewas tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian kesan serta pesan oleh Ketua Tim Penilai, yang kemudian ditutup dengan ucapan selamat jalan dari Ketua Kwarran Karanglewas kepada seluruh jajaran tim asesor.
Pewarta : Retno Wihyanti, M.Pd.

