SEMARANG, 25 Juni 2026 — Rapat Koordinasi Pimpinan Kontingen Daerah (Rakor Pinkonda) se-Indonesia telah mematangkan berbagai persiapan krusial dengan membedah secara menyeluruh Petunjuk Teknis Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026. Pertemuan ini menjadi langkah konsolidasi untuk memastikan keselarasan pelaksanaan kegiatan yang akan mempertemukan Pramuka Penggalang dari seluruh nusantara.
Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 akan diselenggarakan pada tanggal 13-20 Agustus 2026 bertempat di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur Jakarta Timur. Mengingat pentingnya perhelatan ini, Rakor Pinkonda menggarisbawahi tema besar Jamnas tahun ini, yaitu “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, yang berjalan selaras dengan semboyan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.
Detail Pembahasan dan Kesimpulan Rakor:
Pemaparan Petunjuk Teknis dalam rapat ini menghasilkan sejumlah kesimpulan dan arahan strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh masing-masing Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang, di antaranya:
Alokasi dan Kuota Peserta: Setiap kwartir cabang berhak mengirimkan 32 orang Pramuka Penggalang yang dikelompokkan menjadi 2 Regu putra dan 2 Regu putri. Khusus untuk 14 Kwartir Cabang se-Jabodetabek berhak mengirimkan peserta sebanyak 64 orang Pramuka Penggalang. Kwartir Daerah juga akan mengirimkan 24 orang Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) yang terdiri dari 2 Regu putra dan 2 Regu putri.
Tata Kelola Perkemahan Induk: Kehidupan sehari-hari perkemahan akan dihimpun oleh Perkemahan Induk “Bhinneka Tunggal Ika”. Perkemahan ini terbagi menjadi Perkemahan Putra yang diberi nama “Diponegoro” dan Perkemahan Putri yang diberi nama “Malahayati”, yang masing-masing terbagi lagi ke dalam 5 subkem.
Kebijakan Kemandirian Energi: Guna membangun kemandirian, panitia menerapkan kebijakan Zero Electricity di area tapak kemah. Setiap regu dan peserta diwajibkan menggunakan sumber pencahayaan mandiri bertenaga surya atau baterai.
Rotasi Kegiatan Edukatif: Peserta akan mengikuti sistem rotasi kegiatan yang dirancang untuk mendukung tujuan swasembada pangan dan keterampilan masa depan. Kegiatan tersebut antara lain: Keterampilan Kepramukaan, Petualangan Air, Kampung Pengembangan Berkelanjutan (GDV) – Scout for SDGs, Kampung Pertanian Terpadu, hingga Teknologi, Seni & Budaya dan Kampung Digital.
Perlindungan Anggota (Safe from Harm): Keselamatan dan kenyamanan peserta menjadi prioritas utama dengan dibentuknya Komite Perlindungan Anggota Gerakan Pramuka. Seluruh warga Jamnas XII 2026 dilarang keras melakukan perundungan (bullying), kekerasan fisik dan verbal, maupun bahaya dalam jaringan (online harm). Panitia secara khusus menyediakan layanan Pojok Mendengar (Listening Ear) untuk memberikan dukungan psikososial dan layanan konseling.
Manajemen Risiko Terpadu: Untuk memastikan zero accident, Tim Manajemen Risiko dibentuk untuk mengawasi operasional. Disediakan fasilitas pendukung berlapis, termasuk Rumah Sakit Lapangan, Pos Kesehatan Lapangan, hingga fasilitas kesehatan keliling yang beroperasi 24 jam.
Dengan sosialisasi Juknis ini, seluruh jajaran Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang diinstruksikan untuk segera menyiapkan proses seleksi peserta, pemenuhan syarat kelengkapan administrasi, serta memastikan pembekalan keterampilan regu yang matang sebelum keberangkatan ke Cibubur.
Kontak Media:
Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Daerah Jawa Tengah
04 Tahun 2026 Petunjuk Teknis Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026
