BANYUMAS – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas kembali menggelar Lomba Kwartir Tergiat (LKT) Tahun 2026 sebagai bagian dari evaluasi rutin pengelolaan organisasi. Kali ini, Tim Penilai menyambangi Kwartir Ranting (Kwarran) Gumelar yang berlokasi di Aula Korwilcam Dindik Gumelar pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan, mulai dari Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) beserta anggota, Ketua Kwarran beserta pengurus, Majelis Pembimbing Desa (Mabisa), Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), hingga para Pembina Pramuka setempat.
Dalam sambutan pembukanya, Ketua Harian Mabiran Gumelar, Iptu Sugiyanto, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh pengurus Kwarran Gumelar yang akan menghadapi proses penilaian. Beliau berharap momentum ini dapat dijadikan ajang menimba ilmu dalam tata kelola organisasi.
“Saya meminta kepada segenap pengurus Kwarran yang akan dinilai untuk belajar bagaimana mengelola Kwarran dengan baik kepada Tim Penilai,” ujar Iptu Sugiyanto dalam sambutannya.
Proses penilaian LKT 2026 di Kwarran Gumelar ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Kwarcab Banyumas, Kak Agus Nur Hadie, S.Sos, M.Si, M.Kom, bersama Ketua Tim Penilai, Rahita Utama. Tim penilai yang diterjunkan bergerak secara komprehensif mencakup berbagai bidang, di antaranya Kak Nur Farida (Binamuda), Kak Yani Susilowati (Keuangan), Kak Nuzul Wahyudi (Orgakum), Kak Machali (Binawasa), Kak Akhmad Malikul Ngilmi (Binsat), Kak Parsito (Humas), Kak Hardiyan Aldri P (Abdimas), dan Kak Qurratu ‘Aini Fiky A (Dewan Kerja Ranting).
Pada kesempatan tersebut, pihak Kwarcab Banyumas menjelaskan bahwa LKT ini memiliki tiga esensi utama bagi perkembangan Gerakan Pramuka di wilayah Banyumas. Selain sebagai sarana silaturahmi rutin untuk melihat ketercapaian program kerja Kwarran sepanjang tahun 2026, LKT juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi objektif. Hasil penilaian dari seluruh kwartir ranting nantinya akan diolah dan diperbandingkan secara sehat di tingkat kabupaten.
“Penilaian LKT adalah salah satu bentuk untuk evaluasi dalam pengelolaan Kwarran, yang nantinya Tim akan mengolah hasilnya untuk dipersandingkan serta diperbandingkan dengan 27 Kwarran. Sudah barang tentu akan ada yang berhasil menduduki peringkat atas dan ada yang peringkat bawah. Namun penilaian ini hendaknya dapat dijadikan pengalaman untuk mawas diri dan berbenah,” jelas perwakilan Kwarcab Banyumas.
Lebih lanjut, Kwarcab Banyumas menekankan bahwa muara dari penyelenggaraan LKT ini adalah penguatan internal organisasi. Melalui sinergi yang kuat antarlini, Pramuka diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Dengan adanya LKT ini mudah-mudahan kebersamaan dan kekompakan semua unsur dari Mabiran, Kwarran, dan Mabigus atau Gudep, maka Gerakan Pramuka akan semakin maju dan melesat,” tambahnya.
Acara peninjauan dan penilaian berjalan dengan aman dan lancar. Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan oleh Ketua Tim Penilai, Rahita Utama, yang kemudian dilanjutkan dengan ucapan selamat jalan oleh Ketua Kwarran Gumelar sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian agenda LKT di wilayah tersebut.
Pewarta : Retno Wihyanti, M.Pd. 
