BANYUMAS – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan anggota Gerakan Pramuka di gugus depan, Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Metode Kepramukaan bagi Pembina Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB, bertempat di Gedung Gurinda Sarwa Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Dalam kegiatan tersebut, Kwarran Purwojati mengirimkan dua orang perwakilan, yaitu Kak Fitri Robingatulaila dan Kak Destiar Indra Permana, untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berfokus pada peningkatan kompetensi pembina dalam menerapkan metode kepramukaan secara efektif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Bimbingan teknis ini menjadi salah satu program strategis dalam meningkatkan kapasitas para pembina Pramuka agar mampu menghadirkan proses pembinaan yang lebih menarik, inovatif, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai materi mengenai implementasi metode kepramukaan, teknik pembelajaran aktif, pengelolaan kegiatan di gugus depan, hingga strategi membangun pembelajaran yang menyenangkan sesuai dengan prinsip dasar pendidikan kepramukaan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, hingga praktik penerapan metode kepramukaan yang dapat diimplementasikan secara langsung di pangkalan masing-masing. Suasana kegiatan berlangsung interaktif karena para pembina dari berbagai kwartir ranting saling berbagi pengalaman, tantangan, dan inovasi yang telah diterapkan dalam membina anggota Pramuka.
Melalui forum tersebut, para peserta juga diajak memahami bahwa metode kepramukaan bukan hanya sebatas pelaksanaan kegiatan di alam terbuka, tetapi juga merupakan pendekatan pendidikan yang mampu membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta jiwa sosial peserta didik melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Perwakilan Kwarran Purwojati, Kak Fitri Robingatulaila, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat bermanfaat bagi para pembina.
“Bimbingan teknis ini memberikan banyak pengetahuan baru mengenai bagaimana metode kepramukaan dapat diterapkan secara lebih kreatif dan sesuai dengan karakter peserta didik saat ini. Kami mendapatkan berbagai inspirasi yang nantinya akan kami terapkan dalam kegiatan latihan di gugus depan sehingga anggota Pramuka semakin antusias mengikuti setiap kegiatan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kak Destiar Indra Permana, yang menilai bahwa forum ini menjadi sarana untuk memperkuat jejaring antarpembina sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan.
“Kami tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga kesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan pembina dari berbagai wilayah di Banyumas. Hal tersebut menjadi bekal yang sangat berharga untuk meningkatkan mutu pembinaan di Kwarran Purwojati. Harapannya, metode yang kami terapkan nantinya mampu membentuk anggota Pramuka yang aktif, kreatif, mandiri, dan berkarakter,” ungkapnya.
Ketua Kwarran Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD., memberikan apresiasi atas keikutsertaan para pembina dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pembina merupakan investasi penting bagi kemajuan Gerakan Pramuka.
“Pembina merupakan ujung tombak dalam proses pendidikan kepramukaan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan agar proses pembinaan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka. Kami berharap ilmu yang diperoleh dari bimbingan teknis ini dapat diterapkan di setiap gugus depan di wilayah Kwarran Purwojati sehingga kegiatan Pramuka semakin berkualitas, inovatif, dan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tutur Kak Sodiqun Wahab.
Beliau juga berharap agar para peserta dapat membagikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada pembina lain di lingkungan Kwarran Purwojati sehingga manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pembinaan secara menyeluruh.
Melalui keikutsertaan dalam Bimbingan Teknis Penerapan Metode Kepramukaan Tahun 2026 ini, Kwarran Purwojati kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas para pembina sebagai bagian dari upaya mewujudkan Gerakan Pramuka yang adaptif, profesional, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
Pewarta : Nandita Widyatmoko 
