Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Festival Kuliner Nusantara pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026, Buoerta Cibubur. Bertempat di Anjungan Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2026), Ketua Kwarda Jawa Tengah, Kak Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno turut ambil bagian dengan memasak langsung mendoan, kuliner khas Banyumas yang telah menjadi salah satu ikon kuliner Jawa Tengah.
Aksi tersebut semakin menarik perhatian karena Kak Budi tidak sekadar meninjau stan kuliner, tetapi ikut turun langsung dalam proses memasak mendoan. Bersama Waka Binamuda Kwarcab Banyumas, Kak Wahyu Adhi Fibrianto, S.STP., M.A.P dan Sekretaris Kwarcab Banyumas, Kak Wahyu Handoko, S.Pd., S.M. kegiatan berlangsung meriah dan mendapat perhatian dari peserta maupun pengunjung Jamnas.
Mendoan dipilih untuk diperkenalkan dalam Festival Kuliner Nusantara sebagai bagian dari upaya mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia yang hadir dalam Jamnas XII. Proses memasak secara langsung juga memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung untuk melihat bagaimana kuliner khas Banyumas tersebut diolah.
Keberadaan mendoan di Anjungan Kwarda Jawa Tengah menjadi representasi kekayaan budaya dan kuliner Banyumas. Sajian berbahan dasar tempe yang dibalut adonan tepung berbumbu dan digoreng setengah matang tersebut tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga membawa cerita tentang tradisi kuliner masyarakat Banyumas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelestarian budaya lokal melalui Gerakan Pramuka. Di tengah perhelatan nasional yang mempertemukan ribuan Pramuka dari berbagai daerah, kuliner menjadi salah satu sarana efektif untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya masing-masing daerah.
Festival Kuliner Nusantara di Jamnas XII tidak hanya menghadirkan beragam sajian khas dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan pertukaran budaya antarkontingen. Melalui mendoan, Banyumas turut mengambil bagian dalam memperkenalkan kekayaan kuliner lokal di panggung nasional.
Dengan hadirnya mendoan dan keterlibatan langsung jajaran Kwarda Jawa Tengah dalam memasaknya, Anjungan Jawa Tengah semakin semarak sekaligus menegaskan bahwa Gerakan Pramuka juga menjadi wadah untuk mengenalkan, merawat, dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara.
Ketua Kwarda Jawa Tengah yang akrab disapa Kak Budi menyampaikan bahwa kehadiran kuliner khas daerah dalam Jamnas menjadi bagian penting dalam memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada generasi muda. “Melalui mendoan ini, kita tidak hanya menikmati kuliner khas Banyumas, tetapi juga mengenalkan identitas, tradisi, dan kekayaan budaya daerah kepada Pramuka dari seluruh Indonesia. Ini menjadi bentuk nyata bagaimana Pramuka ikut menjaga dan melestarikan budaya Nusantara,” pungkasnya.
Pewarta : Nurrina Dyahpuspita 
