Semarang, 4 September 2026 — Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Semarang kembali mewarnai pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memasyarakatkan peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus menyemarakkan 65 Tahun Gerakan Pramuka.
Rangkaian perjalanan Estafet Tunas Kelapa dari Kwarcab Semarang menuju Kwarcab Kota Semarang berlangsung meriah dan penuh semangat. Antusiasme tampak dari anggota muda maupun anggota dewasa yang turut berpartisipasi dalam menyambut perjalanan Tunas Kelapa.
Bertempat di SMP Negeri 24 Kota Semarang, pada Jumat, 4 September 2026 pukul 10.00 WIB, dilaksanakan upacara serah terima Tunas Kelapa dari Kwarcab Semarang kepada Kwarcab Kota Semarang. Tunas Kelapa diserahkan langsung oleh Kak Dra. Hj. Nur Arifah, selaku Ketua Kwartir Cabang Semarang, dan diterima oleh Kak Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.IP., M.Si., selaku Ketua Kwartir Cabang Kota Semarang.
Kedatangan pasukan ETK Kwarcab Semarang disambut meriah oleh keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Semarang. Suasana penuh semangat terlihat dari anggota Pramuka golongan Siaga hingga Pandega, kepala sekolah, jajaran Kwartir Ranting, serta jajaran Kwarcab Kota Semarang yang turut hadir menyambut rombongan.
Upacara serah terima diawali dengan pembacaan sambutan Gubernur Jawa Tengah selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah. Sambutan tersebut dibacakan oleh pembina upacara, Kak Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.IP., M.Si.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan pesan dan kesan Ketua Majelis Pembimbing Cabang. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan berita acara keberangkatan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 oleh pembina upacara dengan didampingi oleh juri dari Kwartir Daerah Jawa Tengah.
Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, pasukan ETK Kwarcab Kota Semarang resmi melanjutkan perjalanan menuju Kwartir Cabang Kendal. Dengan penuh semangat, pasukan membawa Tunas Kelapa sebagai simbol amanah yang akan diteruskan kepada Kwarcab Kendal.
Memasuki siang hari, perjalanan kembali dilanjutkan. Pada pukul 14.00–14.30 WIB, pasukan ETK yang berada di SDN Cangkiran 1 bersiap menuju Pool BRT Cangkiran, yang menjadi lokasi berikutnya sekaligus tempat penyerahan Tunas Kelapa dari Kwarcab Kota Semarang kepada Kwarcab Kendal.
Sekitar pukul 15.00 WIB, pasukan ETK Kwarcab Kota Semarang tiba di Pool BRT Cangkiran. Kedatangan rombongan disambut antusias oleh peserta dan jajaran Kwartir Cabang Kendal yang telah menunggu di lokasi.
Seluruh peserta kemudian mengikuti upacara penyerahan Tunas Kelapa. Momentum ini menjadi bagian penting dalam perjalanan ETK Tahun 2026 karena menjadi simbol diteruskannya amanah dan semangat kepramukaan dari Kwarcab Kota Semarang kepada Kwarcab Kendal.
Dalam prosesi tersebut, Tunas Kelapa diserahkan secara langsung oleh Kak Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.IP., M.Si., selaku Ketua Kwartir Cabang Kota Semarang, kepada Kak Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kendal.
Prosesi serah terima berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat. Penyerahan Tunas Kelapa bukan sekadar perpindahan sebuah simbol, tetapi juga menjadi gambaran kesinambungan estafet perjuangan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
Dari Semarang menuju Kendal, Tunas Kelapa terus melanjutkan perjalanan. Setiap langkah dalam estafet menjadi pesan bahwa semangat Pramuka harus terus bergerak, tumbuh, dan diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Rangkaian kegiatan di Pool BRT Cangkiran kemudian ditutup dengan penampilan adik-adik Pramuka Penggalang Kwartir Cabang Kendal. Penampilan berlangsung meriah dan penuh keceriaan, sekaligus menjadi penutup setelah seluruh rangkaian prosesi serah terima dilaksanakan.
Dengan berakhirnya kegiatan di Pool BRT Cangkiran, amanah Estafet Tunas Kelapa resmi diteruskan kepada Kwartir Cabang Kendal untuk melanjutkan perjalanan menuju titik berikutnya.
— Riska Sadila Ayu Savitri
