Site icon Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah

Gelar Persari dengan Tema Generasi Unggul Penjaga Satya Darma: Cerita Kesiapan 116 Calon Pramuka Garuda Kertanegara di SDN 2 Kasih*

Di bawah naungan langit pagi yang cerah pada Kamis, 24 September 2026, suasana di SDN 2 Kasih, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, terasa tidak seperti biasanya. Sejak pukul 06.30 WIB, derap langkah kaki berseragam cokelat lengkap dengan kacu merah-putih yang melingkar rapi di leher memadati lapangan utama. Wajah-wajah muda itu memancarkan binar semangat, rasa ingin tahu, sekaligus tekad yang kuat. Hari itu, Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kertanegara secara resmi menggelar perhelatan penting tahunan: Perkemahan Satu Hari (Persari) 2026.

Kegiatan Persari bukan sekadar ajang berkumpul atau kumpul bocah biasa. Bagi Kwarran Kertanegara, perkemahan satu hari ini merupakan kawah candradimuka, sekaligus ajang verifikasi dan pemantapan akhir bagi para anggota Pramuka terbaik yang diproyeksikan meraih predikat tertinggi dalam jenjang kepramukaan, yaitu Pramuka Garuda.

Sebanyak 116 peserta didik pilihan terpilih untuk mengikuti rangkaian kegiatan intensif ini. Komposisinya terdiri dari 98 calon Pramuka Siaga Garuda dari tingkatan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, serta 18 calon Pramuka Penggalang Garuda. Seluruh peserta ini merupakan perwakilan terbaik dari 24 pangkalan SD/MI yang tersebar di wilayah Kecamatan Kertanegara serta pangkalan dari SMPN 1 Kertanegara. Keterlibatan puluhan pangkalan ini menegaskan solidnya sinergi antar-gugus depan di bawah naungan Kwarran Kertanegara dalam membina generasi muda.

—

### Upacara Pembukaan: Pesan Mendalam dari Ketua Mabiran

Tepat pukul 08.00 WIB, peluit panjang ditiup menandakan dimulainya Upacara Pembukaan Persari 2026. Seluruh barisan peserta berdiri tegap dan khidmat mengikuti setiap tahapan upacara. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kertanegara, Kak Suryati, S.Pd.

Dalam amanatnya yang penuh kesejukan namun membakar semangat, Kak Suryati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus Kwarran Kertanegara, para pembina pendamping, tuan rumah SDN 2 Kasih, serta orang tua murid yang telah memberikan dukungan penuh. Beliau menggarisbawahi bahwa tingkatan Pramuka Garuda bukanlah sekadar lencana yang disematkan di dada, melainkan lambang kehormatan, kepemimpinan, dan tanggung jawab moral.

> “Menjadi seorang Pramuka Garuda berarti kalian siap menjadi teladan utama, baik di lingkungan sekolah, di dalam keluarga, maupun di tengah masyarakat. Lencana Garuda yang kelak kalian sandang adalah pengingat bahwa kalian harus selalu berada di depan dalam kebaikan,” tutur Kak Suryati, S.Pd. di hadapan ratusan peserta.

Lebih lanjut, Kak Suryati menekankan inti dari jiwa seorang pandu. “Saya berpesan dengan sangat, jadilah Pramuka yang selalu mengemban dan mengamalkan Satya dan Darma Pramuka dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari. Janji dan ketentuan moral itu bukan sekadar hafalan untuk perlombaan, melainkan pedoman hidup agar kalian tumbuh menjadi manusia yang jujur, berani, berdisiplin, dan berbakti kepada orang tua serta bangsa,” tambahnya mengakhiri sambutan.

Upacara pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong dan penyematan tanda peserta, yang disambut tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.

—

### Rangkaian Kegiatan Padat: Dari Ketangkasan hingga Literasi Digital

Seusai upacara pembukaan, suasana di SDN 2 Kasih langsung berganti menjadi sangat dinamis. Panitia penyelenggara telah merancang serangkaian materi dan kegiatan yang tidak hanya menguji ketangkasan fisik, tetapi juga memperluas wawasan umum, keterampilan bertahan hidup, kepemimpinan, hingga kesiapan menghadapi era digital.

#### 1. Lomba Cerdas Tangkas (LCT) Siaga dan Penggalang

Menguji ketajaman berpikir dan penguasaan materi kepramukaan, agenda pertama dibuka dengan Lomba Cerdas Tangkas (LCT). Para calon Siaga Garuda berkompetisi dalam kelompok kecil dengan materi yang disesuaikan dengan tingkatan mereka, seperti sejarah Pramuka, struktur organisasi, hingga pengetahuan umum. Sementara itu, calon Penggalang Garuda diuji dengan pertanyaan yang lebih kompleks mencakup Syarat Kecakapan Umum (SKU), Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka, hingga pengetahuan internasional. Suasana lomba berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportifitas.

#### 2. Sosialisasi dan Edukasi Pemadam Kebakaran (Damkar)

Guna membekali peserta dengan keterampilan tanggap darurat, Kwarran Kertanegara menghadirkan tim dari Pemadam Kebakaran (Damkar). Sesi ini menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian peserta. Petugas Damkar tidak hanya memberikan teori mengenai penyebab kebakaran dan teknik pencegahannya di rumah, tetapi juga mengajak adik-adik Siaga dan Penggalang untuk melakukan simulasi langsung.

Anak-anak diajarkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta cara memadamkan api akibat kebocoran tabung gas menggunakan kain atau karung basah. Gelak tawa dan antusiasme membuncah saat beberapa perwakilan peserta memberanikan diri maju untuk memadamkan kobaran api simulasi di bawah pengawasan ketat petugas.

#### 3. Gladian Pemimpin Regu (Dianpinru)

Khusus bagi 18 calon Pramuka Penggalang Garuda dan perwakilan pangkalan SMPN 1 Kertanegara, panitia menggelar sesi Gladian Pemimpin Regu (Dianpinru). Sesi ini dirancang khusus untuk menggembleng jiwa kepemimpinan. Para calon Pinru dan Wapinru mendapatkan pembekalan mengenai manajemen regu, penyusunan rencana kerja regu, teknik komunikasi publik yang efektif, hingga cara mengambil keputusan saat menghadapi tantangan di lapangan.

#### 4. Processi Penyematan Bintang Tahunan

Sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan, keaktifan, dan kedisiplinan peserta didik dalam mengikuti kegiatan kepramukaan secara konsisten di gugus depan masing-masing, kegiatan Persari 2026 ini juga dirangkaikan dengan penganugerahan Bintang Tahunan. Penyematan ini menjadi bukti nyata kesetiaan para anggota muda dalam meniti jenjang pembinaan Pramuka secara bertahap dan berkesinambungan.

#### 5. Latihan Bersama Dipimpin Pelatih Pusdiklatcab Purbalingga

Sesi puncak yang paling ditunggu-tunggu dalam kegiatan ini adalah Latihan Bersama teknik kepramukaan (scoutcraft) yang dipimpin langsung oleh *Kak Doriyanto*, pelatih senior dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pramuka Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Purbalingga.

Dengan pembawaan yang ramah, energik, dan menerapkan metode scouting is fun (kepramukaan yang menyenangkan), Kak Doriyanto berhasil memukau seluruh peserta. Materi yang diberikan meliputi pemantapan pemetaan (mapping), penggunaan kompas bidik, teknik tali-temali (pioneering) tingkat lanjut, serta sandi dan isyarat. Kehadiran pelatih dari tingkat cabang ini memastikan bahwa standar kecakapan teknis 116 calon Pramuka Garuda Kertanegara telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kwartir Cabang Purbalingga.

#### 6. Pelatihan Komputer dan Literasi Digital

Menyadari pentingnya adaptasi teknologi bagi generasi muda, Persari Kwarran Kertanegara melakukan langkah inovatif dengan memasukkan materi Latihan Komputer. Bertempat di ruang laboratorium komputer SDN 2 Kasih, para peserta dikenalkan pada dasar-dasar pengoperasian komputer, penggunaan aplikasi pengolah kata untuk pembuatan laporan, serta pemahaman dasar mengenai etika dan keamanan berinternet (cyber security & digital citizenship). Melalui sesi ini, Pramuka Garuda Kertanegara dibentuk agar tidak hanya mahir di alam terbuka, tetapi juga cerdas dan bijak di dunia digital.

### Penutupan dan Harapan Masa Depan

Matahari mulai condong ke barat ketika seluruh rangkaian kegiatan Persari Kwarran Kertanegara 2026 di SDN 2 Kasih mendekati puncaknya. Wajah-wajah lelah para peserta terbayar tuntas oleh rasa bangga, ilmu baru, serta persahabatan baru yang terjalin antar-pangkalan sekolah.

Dalam acara penutupan, Pengurus Kwarran Kertanegara menyampaikan kepuasannya atas kelancaran seluruh proses pembinaan. Evaluasi dan catatan dari para pembina serta Pelatih Pusdiklatcab akan menjadi bahan rekomendasi akhir sebelum 116 calon Pramuka Garuda ini diajukan untuk dilantik secara resmi oleh Kwartir Cabang Purbalingga.

Melalui penyelenggaraan Persari 2026 ini, Kwarran Kertanegara telah membuktikan komitmen yang tak pernah surut dalam menggembleng generasi muda. Di SDN 2 Kasih, telah ditanamkan benih-benih kepemimpinan, keberanian, dan kecerdasan. Diharapkan, ketika kelak lencana Garuda resmi tersemat di dada 98 Pramuka Siaga dan 18 Pramuka Penggalang tersebut, mereka benar-benar siap menjadi pribadi yang unggul dan senantiasa mengemban Satya serta Darma Pramuka demi kemajuan bangsa Indonesia.

Pewarta : Agung Santoso

Exit mobile version