BUMIAYU – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Brebes menyelenggarakan kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) pada Minggu (18/10/2026). Di wilayah selatan Kabupaten Brebes, kegiatan dipusatkan di Aula Korwil Satuan Pendidikan Kecamatan Bumiayu dan diikuti oleh delapan pangkalan Pramuka tingkat SMA/SMK/MA.
Kegiatan tahunan yang dilaksanakan pada pekan ketiga Oktober ini menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta mempererat persaudaraan dengan sesama Pramuka melalui pemanfaatan teknologi komunikasi. Pelaksanaan JOTA-JOTI tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-89.
Di wilayah selatan Kwarcab Brebes, kegiatan diikuti oleh MAN 2 Brebes, SMAN 1 Bantarkawung, SMAN 1 Bumiayu, SMAN 1 Sirampog, SMK Al Huda Bumiayu, SMK Ma’arif NU 01 Bumiayu, SMK Ma’arif NU Tonjong, dan SMK Kerabat Kita Bumiayu.
Kegiatan diawali dengan persiapan dan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Bumiayu, Kak Murniati. Setelah itu, peserta mendapatkan penjelasan teknis kegiatan, tata tertib, serta mekanisme pelaksanaan JOTA-JOTI sebelum mengikuti sesi materi dan praktik komunikasi radio.
Materi disampaikan oleh perwakilan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Brebes. Sebanyak delapan personel ORARI terlibat dalam kegiatan tersebut, yaitu Sugeng dengan callsign YD2DLU, Tahrudin (YD2BIQ), Ahmad Sahal (YG2BAC), Nunung (YC2OAA), Rosul (YD2CUI), Kusnu (YB2MBY), Cucun (YC2CZU), dan Darminto (YD2BWW).
Pemberian materi berlangsung selama kurang lebih 45 menit dan dilanjutkan dengan praktik komunikasi radio. Melalui sesi praktik ini, peserta diperkenalkan dengan perangkat radio komunikasi, tata cara berkomunikasi melalui frekuensi radio, serta etika berkomunikasi yang harus diperhatikan oleh operator.
Salah satu hal yang ditekankan dalam praktik tersebut adalah penggunaan prosedur komunikasi yang tertib. Peserta dikenalkan dengan istilah seperti “ganti”, “over”, atau “go ahead” sebagai penanda bahwa pembicaraan telah selesai dan lawan komunikasi dipersilakan melanjutkan.
Keterlibatan ORARI Kabupaten Brebes menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. ORARI merupakan organisasi yang mewadahi para pegiat amatir radio, termasuk mereka yang memiliki minat pada bidang elektronika dan komunikasi. Melalui pendampingan praktisi, anggota Pramuka memperoleh kesempatan untuk mengenal komunikasi radio secara langsung, tidak hanya melalui penjelasan teori.
Setelah rangkaian praktik, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat pada pukul 12.00 WIB, kemudian evaluasi, penyampaian kesan dan pesan peserta, penutupan, serta foto bersama.
Pelaksanaan JOTA-JOTI di wilayah selatan ini menjadi bagian dari keterlibatan pangkalan-pangkalan Pramuka dalam kegiatan JOTA-JOTI Kwarcab Brebes. Pada tanggal yang sama, enam pangkalan lainnya turut mengikuti kegiatan JOTA di wilayah Brebes bagian utara, yaitu SMAN 1 Bulakamba, SMK Islam Annur Losari, SMAN 1 Brebes, MAN 1 Brebes, SMK Nurul Huda Losari, dan SMAN 1 Tanjung.
Melalui kegiatan JOTA-JOTI, Gerakan Pramuka diharapkan semakin mampu menghadirkan kegiatan yang edukatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan menarik bagi generasi muda. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga memperkuat nilai persaudaraan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan.
Partisipasi delapan pangkalan di wilayah selatan menunjukkan adanya semangat untuk terus mengembangkan kegiatan kepramukaan yang inovatif sekaligus membuka kesempatan bagi anggota Pramuka untuk mengenal dunia komunikasi radio secara lebih dekat.
Pewarta : Nur Fajar Istiqomah 
