Jakarta – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka resmi menggelar Rapat Koordinasi Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) se-Indonesia di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung dari Selasa (10/12) hingga Kamis (12/12) ini dihadiri oleh seluruh Sekretaris Kwarda dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap Gerakan Pramuka.
“Seluruh Sekretaris Kwarda hadir, meski beberapa masih dalam perjalanan. Terima kasih atas dedikasi kakak-kakak semua yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Kak Budi Waseso.
Rapat Koordinasi ini memiliki agenda utama, yaitu membahas pelaporan kondisi terkini Kwarda terkait kemajuan pusat data dan informasi, strategi rebranding Gerakan Pramuka, serta pendataan anggota. Selain itu, diskusi mengenai tantangan yang dihadapi, termasuk implementasi teknologi dan digitalisasi, menjadi fokus utama.
Kak Budi Waseso menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi organisasi yang adaptif dan inovatif, sejalan dengan perkembangan teknologi.
“Tugas para Sekretaris Kwarda tidak hanya memastikan administrasi berjalan dengan baik, tetapi juga menjadikan Kwartir sebagai organisasi yang lincah dalam menyesuaikan perkembangan zaman,” tegasnya.
Rapat ini juga menyoroti pentingnya perubahan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Kak Budi Waseso menyebutkan perlunya tim yang kuat untuk mengawal proses revisi undang-undang ini di DPR RI agar segera disahkan.
Selain itu, isu swasembada pangan turut menjadi salah satu topik pembahasan penting. Gerakan Pramuka diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program-program berbasis komunitas.
Di akhir sambutannya, Kak Budi Waseso mengingatkan pentingnya menjaga komitmen, kredibilitas, dan keberlanjutan program Gerakan Pramuka. Ia berharap Rakor ini dapat menjadi momentum untuk menyelaraskan visi, misi, dan kebijakan umum Gerakan Pramuka di seluruh wilayah Indonesia.
“Semoga kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dan solusi efektif untuk perkembangan Gerakan Pramuka di masa depan,” tutup Kak Budi Waseso.
Rakor ini menjadi langkah strategis Gerakan Pramuka dalam menghadapi tantangan zaman, memastikan bahwa setiap program yang dijalankan relevan, terukur, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.