Semarang – Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Semarang menggelar Upacara Pembukaan Musyawarah Cabang (MUSCAB) Tahun 2024. Acara yang berlangsung di Kota Semarang ini dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc.,
Acara dimulai dengan pantun pembuka yang menggambarkan keindahan dan ciri khas Kota Atlas:
“Pergi ke Semarang cari lumpia, Rasanya gurih bikin ketagihan. Kota Atlas penuh pesona, Muscab bersatu, wujudkan impian.”
Ketua Kwarda Jawa Tengah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus Kwarcab Kota Semarang atas dedikasi dan kontribusi mereka selama ini. Ia juga menekankan pentingnya tema Muscab 2024, “Bergerak Bersama Menuju Kemandirian serta Menuju Kwartir Cabang yang Mandiri,” yang dianggap sangat relevan dengan tantangan zaman.
“Kemandirian tidak hanya berarti mampu hidup sendiri, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, bertanggung jawab atas tindakan, dan adaptif terhadap perubahan. Dengan semangat ini, saya berharap Muscab kali ini menghasilkan keputusan strategis untuk memajukan Gerakan Pramuka Kota Semarang,” ujar Kak Budi
Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian khusus adalah program bedah rumah yang dicanangkan Kwarcab Kota Semarang. Program ini dinilai sebagai langkah nyata Pramuka dalam membantu masyarakat dan memberikan dampak positif, seperti meningkatkan kualitas hidup, keadilan sosial, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dalam sambutannya, Kak Budi juga memberikan penghargaan kepada Ketua Kwarcab Kota Semarang, Drs. Adi Tri Hananto, atas berbagai prestasi yang telah dicapai selama lima tahun terakhir. Ia berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi pengurus Kwarcab baru untuk terus melaksanakan program-program inovatif yang mendukung pendidikan kepramukaan di Kota Semarang.
Beberapa poin strategis yang diusulkan untuk program Kwarcab mendatang antara lain:
- Menyelaraskan visi Kwarda Jawa Tengah dengan visi Kwarcab Kota Semarang.
- Meningkatkan sinergi dan kemitraan dengan OPD dan lembaga lain.
- Memperkuat gugusdepan dan Satuan Karya.
- Menggalakkan kursus pembina mahir.
- Menjadikan aksi Pramuka Peduli sebagai semangat utama dalam membantu masyarakat.
Acara ditutup dengan pantun yang menyiratkan harapan besar untuk keberhasilan Muscab:
“Kunjungi Lawang Sewu yang bersejarah; Bangunan tua penuh misteri. Muscab Kota Semarang jadi tonggak sejarah; Bersatu padu, bangun Kota Semarang untuk ibu pertiwi.”
Dengan berakhirnya upacara pembukaan ini, seluruh peserta Muscab 2024 diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam menyusun rencana kerja dan memilih Ketua Kwarcab baru yang amanah untuk membawa Pramuka Kota Semarang semakin maju. (Asd.)