BANYUMAS – Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Abdimas Kwarran II se-Kwarcab Banyumas pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pertemuan yang dilaksanakan di Aula Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas ini bertujuan untuk menyelaraskan pelaksanaan program sosial dan kemanusiaan di tingkat ranting. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Abdimas Kwarcab Banyumas, Kak Drs. Kristanto, M.Si.
Agenda utama rakor berfokus pada pemaparan kebijakan pengembalian dana Bumbung Kemanusiaan sebesar 40 persen dari tingkat cabang ke tingkat Kwartir Ranting (Kwarran).
Melalui kebijakan ini, pengurus ranting memiliki otoritas penuh untuk mengalokasikan dana tersebut secara langsung guna merespons kebutuhan sosial di wilayah masing-masing. Selain kebijakan finansial, forum ini juga mengesahkan struktur kepengurusan dengan memperkenalkan secara resmi Wakil Ketua dan para Andalan Cabang Bidang Abdimas masa bakti 2026–2031.
Dalam rapat operasional tersebut, pengurus memetakan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada semester kedua tahun 2026. Sinkronisasi program juga diperkuat dengan penyampaian kembali indikator-indikator penilaian dalam Lomba Kwarran Tergiat sebagai upaya evaluasi kinerja organisasi secara berkala.
Menghadapi agenda di tingkat provinsi, forum ini merancang persiapan awal menyusul ditunjuknya Kabupaten Banyumas sebagai lokasi puncak peringatan HUT Pramuka tingkat Kwarda Jawa Tengah. Dua kegiatan utama yang mulai dipersiapkan adalah Estafet Tunas Kelapa (ETK) dan Kemah Bakti. Guna mendukung kelancaran agenda tersebut sekaligus meningkatkan kapasitas tanggap darurat, Kwarcab Banyumas merancang langkah koordinasi awal untuk membentuk Satgas Pramuka Peduli di tingkat kabupaten.
Wakil Ketua Bidang Abdimas Kwarcab Banyumas, Kak Drs. Kristanto, M.Si, menjelaskan pentingnya implementasi hasil rakor ini dalam arahannya kepada peserta rapat.
“Kebijakan pengembalian dana Bumbung Kemanusiaan sebesar 40 persen ke Kwarran ini ditujukan agar penanganan masalah sosial di tingkat bawah bisa lebih cepat. Pengurus baru juga harus segera fokus mempersiapkan pembentukan Satgas Pramuka Peduli dan teknis pelaksanaan kegiatan HUT Pramuka tingkat Kwarda Jateng yang bertempat di wilayah kita,” jelasnya.
Rapat koordinasi ditutup setelah sesi jaring saran dan penyerapan aspirasi dari perwakilan Kwarran selesai dilaksanakan. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini berjalan secara tertib dan menghasilkan kesepakatan tertulis terkait rencana kerja Bidang Abdimas ke depan.
Pewarta : Retno Wihyanti 
