BATURRADEN — Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Purwojati menggelar kegiatan Karang Pamitran di sela pelaksanaan Orientasi Majelis Pembimbing (MABI) Tahun 2026 di Gubug Delimor, Baturraden, pada pukul 19.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) dari 30 pangkalan di bawah naungan Kwartir Ranting Purwojati sebagai wadah silaturahmi, koordinasi, dan penguatan organisasi kepramukaan. Kegiatan dipandu oleh pembawa acara Kak Neysa Dika Putri dan diawali dengan sambutan sekaligus arahan dari Ketua Harian MABI Kwartir Ranting Purwojati, Kak Aris Hidayatno, S.P. Turut hadir Anggota Harian MABI, Kak Anis Septiani, M.Pd., bersama jajaran pengurus Kwartir Ranting Purwojati serta para Kamabigus. Dalam arahannya, Kak Aris Hidayatno mengajak seluruh peserta untuk senantiasa membangun komunikasi dan menyampaikan hal-hal yang positif. Menurutnya, pesan yang disampaikan kepada orang lain memiliki pengaruh terhadap lingkungan dan kehidupan bersama sehingga perlu dibangun dengan sikap yang baik dan penuh tanggung jawab. “Apa yang kita sampaikan, usahakan merupakan hal-hal yang positif agar yang terjadi dalam kehidupan kita juga hal-hal baik yang menyertai. Mental dan teknologi akan membentuk sikap, sehingga kita harus mampu menyikapinya dengan bijak,” ujar Kak Aris Hidayatno. Ia juga menegaskan bahwa sebagai bagian dari Gerakan Pramuka, para pembina dan anggota dewasa tidak boleh berhenti belajar. Tantangan dalam mendampingi peserta didik, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, menurutnya terus berkembang seiring perubahan zaman dan kemajuan teknologi. “Kita tidak boleh berhenti belajar karena tantangan kita adalah adik-adik peserta didik kita. Pesan yang kita sampaikan harus dilakukan dengan cara yang bijak, baik, dan sesuai dengan zamannya,” katanya di hadapan peserta Karang Pamitran. Memasuki agenda berikutnya, Ketua Kwartir Ranting Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD., menyampaikan materi mengenai organisasi kepramukaan, khususnya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka. Materi tersebut disampaikan sebagai penguatan pemahaman bagi Kamabigus dan peserta mengenai tata kelola serta arah penyelenggaraan organisasi kepramukaan. Dalam paparannya, Kak Sodiqun juga menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi pembina Pramuka di setiap pangkalan. Ia menyampaikan bahwa pembina perlu memiliki kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan kepramukaan, minimal KMD serta dapat melanjutkan ke jenjang KML, sehingga dukungan dari Kamabigus sangat diperlukan. “Pembina di pangkalan perlu terus meningkatkan kualifikasinya. Karena itu, peran Kamabigus sangat penting untuk memberikan dukungan kepada pembina Pramuka agar dapat mengikuti KMD maupun KML dan meningkatkan kompetensinya,” ujar Kak Sodiqun Wahab. Selain membahas AD/ART dan peningkatan kompetensi pembina, Kak Sodiqun juga menyampaikan hasil kegiatan LKT yang telah dilaksanakan pada 9 Agustus 2026 serta memaparkan sejumlah rencana kegiatan Kwartir Ranting Purwojati ke depan. Salah satu agenda yang turut dibahas adalah persiapan kegiatan Pramuka Garuda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat sesuai agenda Kwartir Cabang. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan keuangan Kwartir Ranting Purwojati oleh Kak Megawati. Setelah itu, forum Karang Pamitran diisi dengan sesi berbagi dan tanya jawab bersama para Kamabigus dan pengurus mengenai rencana penerapan iuran anggota dewasa yang akan mulai diberlakukan pada tahun ini. Dalam sesi diskusi, peserta juga membahas berbagai kegiatan Kwartir Ranting Purwojati beserta kebutuhan anggaran atau Rencana Anggaran Biaya (RAB). Melalui forum tersebut, para Kamabigus dan pengurus sepakat untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta semangat gotong royong agar program-program kepramukaan di Kwartir Ranting Purwojati dapat dilaksanakan secara bersama-sama dan memberikan manfaat bagi perkembangan peserta didik.
Pewarta : Nandita Widyatmoko 
