BLORA – Seusai melantik Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kudus, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo melantik Pengurus Mabicab Blora, yang diketuai Bupati Arief Rohman. Pelantikan digelar di Pendapa Kabupaten Blora, Kamis (27/1/2022).
Dalam kesempatan itu, Atikoh juga menyerahkan penghargaan dari Kwartir Nasional. Yakni Lencana Melati kepada Ketua Kwaran Kunduran Marsudi Widodo, Lencana Dharma Bhakti untuk Suyatno (Andalan Kwarcab Blora), Lencana Pancawarsa Satu bagi Indah Sintawati (Kamabigus SMPN 1 Cepu), serta Medali Perak Duta Perubahan Perilaku kepada Sri Nani (Ketua Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Blora).
Ketua Kwarda Atikoh Ganjar Pranowo mengapresiasi sejumlah penghargaan yang diraih insan Pramuka Blora. Hal itu bisa menjadi motivasi bagi pembina dan adik-adik Pramuka.
Menurutnya, selama pandemi Covid-19, banyak hal yang dilakukan Pramuka Peduli. Mulai mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan, berkontribusi mengajak warga untuk vaksinasi, hingga mendata keluarga yang terkena Covid-19, khususnya saat kasus tinggi pada pertengahan 2021 lalu. Pramuka juga hadir memberikan bantuan fisik dan lainnya.
Namun begitu, Atikoh mengingatkan kepada seluruh pengurus dan anggota Pramuka agar jangan berhenti berkegiatan. Terus lakukan kegiatan positif, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan mengoptimalkan teknologi. Jadilah mitra pemerintah dalam menjalankan pembangunan di wilayah masing-masing.
“Tunjukkan bahwa Pramuka memang layak untuk dipercaya, dan menjadi mitra positif pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Blora,” tegasnya.
Kepada jajaran Mabicab, Atikoh meminta dukungan, fasilitasi, motivasi dan bimbingan kepada Kwarcab dan Kwaran se-Kabupaten Blora. Libatkan Pramuka sebagai mitra pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan, karena tugas pokok Gerakan Pramuka sejalan dengan tugas pemerintah.
Sementara itu, Ketua Mabicab Blora Arief Rohman didampingi Ketua Kwarcab Blora Slamet Pamuji, menyatakan siap memfasilitasi dan memberi dukungan agar program bisa terlaksana. Sebab melalui pendidikan kepramukaan dapat membina mental, karakter, kepribadian, iman, dan takwa para generasi muda.









