KUDUS – Aksi Pramuka Peduli tidak boleh ditinggalkan. Apalagi, pandemi Covid-19 belum berakhir, bahkan ada ancaman varian Omicron. Pramuka diharapkan terus menjadi yang terdepan bergerak, dan berbakti tanpa henti.
Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, saat melantik Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus Masa Bhakti 2022-2026, yang diketuai Bupati Hartopo, di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis.(27/1/2022). Pada kesempatan itu, juga dilakukan pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Kudus dengan ketua Mawar Anggraini Hartopo.
Atikoh mengapresiasi anggota dan pengurus Pramuka, yang selama pandemi Covid-19 sangat adaptif dengan kebiasaan baru. Sebagian besar kegiatan dilakukan melalui zoom, bahkan kemah pun diadakan di rumah masing-masing.
Di sisi lain, Gerakan Pramuka Peduli terus dilakukan, bahkan gerakan Kwarda Jatemg bersama Kwarcab se-provinsi ini mendapat apresiasi dari Kwartir Nasional, atas kontribusinya membantu masyarakat di masa pandemi.
“Gerakan Pramuka ini tidak diragukan lagi. Saya memantau di grup, ada pohon tumbang saja Pramuka hadir membantu. Apalagi selama pandemi ini,” beber Atikoh.
Dia berharap sinergi dan koordinasi dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang bukan hanya terampil dan cerdas, tapi juga pramuka yang utuh. Yakni, memiliki karakter yang mulia, kecakapan atau ketrampilan yang mumpuni, serta rasa nasionalisme yang tinggi, seperti tergambar dalam sosok Pramuka Garuda.
“Jangan sampai mereka terdestruksi sebagai dampak dari medsos dan sebagainya, sehingga nilai nasionalisme, gotong royong, toleransi mereka luntur,” tegas Atikoh.
Namun, dengan kolaborasi apik antara Ketua Mabicab dan Ketua Kwarda, Atikoh berharap Gerakan Pramuka di Kudus semakin maju. Terlebih, Ketua Kwarcab Mawar Hartopo sebelumnya sudah ergerak cepat, turun ke masyarakat untuk mengedukasi, dan kegiatan lainnya.
“Dengan komitmen kerja bersama-sama, sinergi dengan OPD, Mabicab yang lancar, akan makin menstimulus Pramuka di Kudus,” tandasnya.
Sementara, Ketua Mabicab Kudus Hartopo menekankan, dengan pelantikan tersebut akan memperkuat solidaritas dan sinergi untuk memajukan Pramuka di wilayahnya. Sebab Pramuka menjadi modal utama meneruskan estafet kepemimpinan di masa mendatang.
“Tentu, modal utamanya kedisiplinan, kepemimpinan, kejujuran, loyalitas, dan siap bekerja keras. Kita harus punya komitmen yang tinggi. Gerakan Pramuka harus digerakkan. Untuk menjadikan pimpinan, modal-modal ini harus disiapkan mulai sekarang,” ujarnya.










