Ungkapan “Ternyata Pramuka itu asyik ya kak” itu menjadi kesan salah satu peserta Perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa) MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga. Hal ini disampaikan oleh pembina Pramuka MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga, kak Hoerudin Okta Fianto di tengah kegiatan Perjusa.
“Awalnya mungkin adik-adik berpikirnya bahwa kegiatan Kepramukaan ini membosankan, hanya tepuk-tepuk, nyanyi-nyanyi. Akan tetapi dengan berjalannya waktu mereka mengikuti Perjusa ini membuat kesan tersendiri bagi adik-adik peserta. Mereka begitu antusias mengikuti kegiatan ini, dan banyak yang mengungkapkan kepada saya bahwa ikut kegiatan Pramuka itu asyik.” Ucap Kak Hoerudin.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan Perjusa ini adalah kegiatan yang positif untuk melatih diri agar memiliki karakter yang baik. Seperti melatih kedisiplinan, kekompakan, dan karakter positif lainnya.
Dalam penjelasannya ia menyampaikan bahwa Ketua Mabigus MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga, kak Aris Pujianto membuka kegiatan secara resmi. Setelah itu ada kegiatan ice breaking untuk saling mengakrabkan peserta satu sama lain.
Siang harinya peserta yang berjumlah 43 anak ini mengikuti materi dan simulasi baris berbaris, kemudian ada juga materi Kepramukaan dari andalan Kwartir Ranting Kaligondang. Tak lupa malam harinya ada kegiatan api unggun sebagai salah satu kegiatan yang selalu dinantikan saat kegiatan perkemahan.
Kak Udin sapaan akrabnya kak Hoerudin Okta Fianto menjelaskan bahwa dari 43 anak ini terbagi ke dalam 4 regu putra dan 3 regu putri. Yang mana pada hari kedua mereka mengikuti kegiatan penjelajahan dengan rute mengitari MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga dan sekitarnya.
“Ada 5 pos penjelajahan. Yaitu pos lagu nasional, pos keagamaan, pengetahuan kepramukaan, yel-yel dan pos halang rintang.” Tambah kak Udin.
“Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini anak-anak bisa membawa hal-hal baik kerumah mereka. Contohnya yang tadinya di rumah males-malesan atau saat orang tua minta bantuan jawabannya nanti atau apa harapannya setelah mengikuti kegiatan ini bisa langsung membantu orang tua. Yang biasanya saat melihat kondisi rumah berantakan membiarkan saja, sekarang sepulang kegiatan mereka mau membereskan. Itu contoh contoh kecilnya. Semoga mereka mendapatkan manfaat yang besari dari kegiatan ini.” Pungkasnya.
Pewarta : Scout Journalist Kwarcab Purbalingga