Semarang – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah menggelar Upacara Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Bina Sosial masa bakti 2024–2028. Acara ini berlangsung khidmat di Aula FBS Unnes Semarang pada Jum’at (12/06/2024).
Ketua Kwarda Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Saka Bina Sosial dalam mendukung pembangunan sosial di Jawa Tengah.
“Janji Tri Satya yang baru saja diucapkan oleh kakak-kakak adalah komitmen untuk menjalankan kewajiban kepada Tuhan, negara, masyarakat, dan mengamalkan sepuluh darma Pramuka. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk memajukan Gerakan Pramuka di Jawa Tengah,” ujar Kak Budi.
Beliau menegaskan bahwa Saka Bina Sosial memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian sosial generasi muda. Melalui program-program yang inovatif dan relevan, diharapkan anggota Saka dapat menjadi agen perubahan di masyarakat.
Dalam pidatonya, Prof. Budi menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan dan pembinaan Saka Bina Sosial. Ia menyampaikan empat program prioritas:
- Penguatan kelembagaan melalui peningkatan soliditas dan efektivitas organisasi.
- Peningkatan kualitas pembinaan, baik dari segi materi maupun metode.
- Sinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk mendukung kegiatan sosial.
- Inovasi dan kreativitas dalam program Saka agar relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kita perlu memastikan bahwa pangkalan Saka menjadi rumah yang nyaman dan menyenangkan, dengan pamong dan instruktur yang kompeten, serta fasilitas yang memadai,” tambahnya.
Kak Budi juga memberikan pesan khusus kepada pengurus baru Mabi dan Pinsaka Bina Sosial. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab besar yang diemban dalam melanjutkan visi dan misi Gerakan Pramuka.
“Kepada pengurus yang baru dilantik, selamat atas amanah ini. Dengan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi, saya yakin kita dapat membentuk generasi muda yang Pancasilais, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial,” tuturnya.
Acara ditutup dengan harapan besar agar seluruh jajaran Pramuka di Jawa Tengah dapat terus bersatu padu dalam membangun generasi muda yang unggul demi kejayaan Indonesia. (Asd.)