Cibubur – Dalam rangka persiapan menghadapi Jambore Malaysia 2024 yang akan berlangsung pada 22 hingga 29 Desember 2024, Gerakan Pramuka Indonesia menggelar kegiatan pemusatan latihan dan pelepasan kontingen nasional. Acara ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Gerakan Pramuka.
Kontingen Indonesia yang akan diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan Jambore Malaysia berjumlah 204 orang. Pelepasan kontingen secara resmi akan dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional (Ka Kwarnas) Gerakan Pramuka. Acara ini juga turut dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Jawa Tengah, yang menyempatkan diri berkunjung ke Buperta Cibubur pada Jumat, 20 Desember 2024.
Dari Kwarda Jawa Tengah, terdapat 33 peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan internasional ini. Para peserta tersebut berasal dari beberapa daerah dan lembaga pendidikan, antara lain:
- Pondok Pesantren Yanbaul Qur’an, Kudus: 6 orang
- Kota Semarang: 2 orang
- Pondok Pesantren Assalam: 12 orang
- Al Irsyad Banyumas: 13 orang
Pemusatan latihan bertujuan untuk mempersiapkan para peserta secara fisik, mental, dan keterampilan agar dapat berpartisipasi secara optimal dalam berbagai kegiatan yang telah dirancang oleh panitia Jambore Malaysia. Kegiatan ini mencakup pelatihan kepramukaan, pembekalan budaya, serta penguatan kerja sama tim.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen tinggi selama proses seleksi dan persiapan. Beliau juga berharap agar seluruh anggota kontingen Jawa Tengah dapat berkontribusi maksimal dalam kegiatan tersebut.
Jambore Malaysia 2024 akan menjadi ajang yang mempertemukan pramuka dari berbagai negara, dengan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mempererat persaudaraan internasional, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta memperkaya wawasan kebudayaan. Seluruh kontingen Indonesia dijadwalkan berangkat menuju Malaysia pada tanggal 21 Desember 2024 dari Bandara Soekarno-Hatta.
Semoga kontingen Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, dapat membawa pengalaman berharga dan mengharumkan nama bangsa dalam ajang bergengsi ini.