BOYOLALI
(JAWA TENGAH) — Ratusan siswa siswi sekolah dasar (SD) dan Madrasah
Ibtidaiyah (MI) se- Kab. Boyolali mengikuti pesta siaga cabang Kwarcab Boyolali
di Lapangan Desa Paras, Cepogo, Rabu (23/10/2019). Kegiatan ini dihadiri Forum
Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kab. Boyolali, Forum Komunikasi
Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Cepogo, Kepala UPT Dikdas dan LS se Kab. Boyolali,
Ketua Kwaran se-Kab. Boyolali, pembina dan segenap tamu undangan. Sebelum
kegiatan dimulai, ratusan penari dari siswa siswi SD se-Kecamatan Cepogo
menampilkan tari gedruk yang merupakan tarian tradisional dari lereng merapi.

Sementara
itu bertindak sebagai pembina upacara adalah Sekda. Kab. Boyolali, Masruri,
dalam sambutannya, “ia mengajak anak anak pramuka siaga untuk bersikap mandiri
dan tidak cengeng, sekaligus bergembira karena ini pestanya anak anak pramuka
siaga SD dan MI, namun karena ada yang dilombakan anak anak juga harus
berprestasi, sesuai dengan tema pesta siaga kali ini yaitu, mandiri, gembira
dan berprestasi,” Ujarnya.
Ditempat
yang sama, Ketua Kwarcab Boyolali, Supana (54), mengatakan, “kegiatan ini
adalah pesta siaga kwarcab boyolali yaitu sebagai wahana berkumpulnya peserta
didik SD/MI umur 7 sampai 9 tahun se Kab. Boyolali, tujuannya untuk pembentukan
karakter bagi generasi muda terutama usia anak anak, dan menyiapkan diri
menjadi generasi yang bisa diandalkan yg punya watak kedisiplinan yang aktif
dan kreatif, kegiatan ini juga merupakan program kwarcab boyolali dan kebetulan
kwaran cepogo menjadi tuan rumah dan ditempatkan di pasanggrahan atau petilasan
raja kraton surakarta di desa Paras, harapannya anak anak selain bisa berlomba juga
bisa mengenal peninggalan sejarah di Boyolali, dan merupakan cagar budaya yang
dilindungi di Boyolali salah satunya pasanggrahan pracimoharjo, Ujarnya.
Dalam
kegiatan ini, anak anak akan bermain di taman taman yang sudah dipersiapkan
oleh panitia, yaitu taman agama, taman tali temali dan arah mata angin, taman
wayang, taman lalu lintas, taman menari, taman bola basket, taman kereta bola,
taman berpakaian pramuka, taman peduli kasih dan bumbung kemanusiaan.
Menurut
ketua panitia, Sarmidi (56), kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 800 siswa
siswi SD/MI se Kabupaten Boyolali, meski Boyolali sudah terdiri dari 22
Kecamatan, namun hanya 19 kecamatan saja yang ikut ambil bagian, setiap kwaran
atau perkecamatan mewakilkan dua barung putra dan dua barung putri dan setiap
barung terdiri dari 10 anak, namun untuk tuan rumah mewakilkan empat barung
putra dan empat barung putri, rencananya
bagi yang berhasil juara 1 akan maju ke tingkat Binwil Surakarta, Ujarnya.
Salah
satu peserta dari kontingen Teras, Lintang (7), “ ia baru pertama kali
mengikuti pesta siaga, dan sangat senang sekali selain bisa berlomba juga bisa
nambah teman, semoga bisa juara 1, selain itu tadi disampaikan bunda pembina
pramuka bahwa tempat pasanggrahan pracimoharjo ini adalah petilasan raja kraton
surakarta, dan saya baru tau, Ujarnya. (Eksani).