BREBES – Sebagai upaya menghadapi musim penghujan tahun 2024/2025 serta antisipasi ancaman bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang, Pemerintah Kabupaten Brebes kembali mengaktifkan Pos Siaga Darurat Banjir Tanah Longsor dan Angin yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes. Pelaksanaan Pos Siaga ini adalah melalui sistem Piket Jaga yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana yang dibentuk oleh BPBD Kabupaten Brebes bersama dengan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pelestarian alam, kemanusiaan, kebencanaan dan penanggulangan kedaruratan. Gerakan Pramuka Kwarcab Brebes yang tergabung didalamnya menugaskan anggota Pramuka Peduli dan Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) untuk turut serta dalam Piket Siaga Darurat Bencana.
Karena wilayah kabupaten Brebes yang cukup luas dan meliputi 17 kecamatan, maka Pos Siaga Bencana dibagi dalam 6 pos, meliputi :
- Posko Induk bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Brebes,
- Pos Aju 1 di Kantor Kecamatan Bumiayu,
- Pos Aju 2 di Kantor Kecamatan Sirampog,
- Pos Aju 3 di Balaidesa Bentar Kecamatan Salem,
- Pos Aju 4 di Kantor UPTD PU Wilayah Kec.Banjarharjo di Ketanggungan,
- Pos Aju 5 di Kantor Kecamatan Bantarkawung.
Diprogramkan oleh BPBD, Piket Siaga Darurat ini berlangsung sejak tanggal 4 November 2024 hingga 31 Maret 2025 mendatang. Sedangkan penjadwalan piket jaga tersebut dilaksanakan secara bergilir dengan melibatkan total meliputi 26 organisasi kemasyarakatan, dengan pembagian Shift 1 yang dimulai jam 07.00 hingga jam 15.00, Shift 2 jam 15.00 hingga 23.00, dan Shift 3 jam 23.00 hingga 07.00.
Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Brebes, kak Kustoro SIP menyampaikan bahwa pada bulan November 2024 ini Kwarcab Brebes mendapat jadwal waktu untuk piket sebanyak 4 kali shift yang terbagi cukup merata meliputi 3 shift waktu bertempat di Aju 4 Ketanggungan. Tanggal pelaksanaannya meliputi tanggal 18 Shift 3, tanggal 24 Shift 1, tanggal 26 Shift 1 dan tanggal 28 Shift 2. Waktu dan penjadwalan ini telah ditentukan oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Brebes dan akan terbit setiap bulannya dengan waktu dan tempat penugasan organisasi yang bisa berbeda-beda. Sejumlah 8 personil Pramuka Peduli / Ubaloka telah disiapkan dan ditunjuk sebagai koordinator piket adalah kak Noval Asep Sunandar anggota Pramuka Peduli yang juga tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabupaten Brebes.
Ditemui terpisah, Kak Noval menjelaskan bahwa saat bertugas, mereka berkewajiban memantau situasi dan perkembangan cuaca di wilayah pantauan Aju 4 Ketanggungan yang meliputi wilayah kecamatan Ketanggungan, Kersana, Larangan, Banjarharjo, Losari dan Tanjung. Mereka dituntut agar bisa bertindak praktis untuk mengantisipasi terjadinya musibah yang lebih besar. Segala informasi berkaitan dengan kesiapsiagaan darurat bencana harus dilaporkan secara rutin melalui radio komunikasi dan grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi utamanya dengan Posko Induk BPBD. Saat tidak bertugas piket pun, mereka tetap dituntut untuk selalu siap membantu dalam penanggulangan bencana jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Oleh karenanya diharapkan mereka dapat selalu menjaga kondisi fisik dan mental agar selalu waspada dan sigap mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi bencana yang datang sewaktu-waktu seiring dengan perubahan cuaca yang kadang tidak dapat diprediksi secara tepat.
“Kondisi fisik dan mental harus prima, mereka harus selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak, terlebih di wilayah Aju 4 ini tergolong daerah yang rawan banjir. Semoga dalam pelaksanaan piket siaga ini semua aman dapat terkendali dengan baik,” harap kak Noval menutup penjelasannya.
Pewarta : Saptapandu Wiwied – Humas Kwarcab Brebes