Cibubur – Seluruh rangkaian agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka tahun 2025 telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas), Kak Budi Waseso, di Gedung Sarbini, Taman Rekreasi Wiladatika, Kota Depok, Jawa Barat, pada Selasa (14/1/2025).
Dalam sambutannya, Kak Budi Waseso menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kelancaran pelaksanaan Rakernas. Ia menekankan bahwa keberhasilan Rakernas ini mencerminkan kedisiplinan, ketertiban, serta kesadaran menjaga kesehatan dari para peserta.
“Hal ini menunjukkan bahwa kita memang senantiasa berusaha menjadi insan yang disiplin, tertib, dan selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.
Kak Budi Waseso mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian agenda Rakernas, mulai dari pembukaan, Sidang Pleno I, Sidang Kelompok, hingga Sidang Pleno II. Dalam Rakernas ini, berbagai arahan dari kementerian, informasi program kerja Kwarnas tahun 2025, rencana program tahun 2026, hingga hasil rumusan Sidang Kelompok telah dibahas secara rinci.
“Marilah kita jadikan masukan, arahan, dan hasil-hasil Rakernas 2025 yang telah disampaikan serta disepakati sebagai bahan untuk semakin memperbaiki dan meningkatkan mutu Gerakan Pramuka ke depannya,” imbuhnya.
Ketua Kwarnas menegaskan bahwa keputusan Rakernas 2025 merupakan hasil komitmen bersama yang harus dijalankan dengan konsisten dan konsekuen. Ia juga mendorong agar program-program kerja yang telah disusun dilaksanakan secara maksimal dengan target dan indikator yang jelas serta terukur.
Lebih lanjut, Kak Budi Waseso meminta agar hasil Rakernas disosialisasikan secara berjenjang di masing-masing Kwartir Daerah (Kwarda) untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan program Gerakan Pramuka.
“Jika hal ini bisa dilakukan dengan baik, maka Gerakan Pramuka akan menjadi salah satu kontributor pada pencapaian Asta Cita Presiden,” tandasnya.
Ketua Kwarnas meyakini bahwa Gerakan Pramuka dapat menjadi pilihan utama dalam pendidikan karakter kaum muda dan menjadi organisasi yang diminati. Untuk itu, visi strategis Gerakan Pramuka perlu terus diselaraskan melalui program yang telah disepakati, dengan tetap merawat kerja sama, kolaborasi, sinergitas, dan kemitraan.
“Agar dapat saling mengisi, saling menguatkan, serta memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan Gerakan Pramuka ke depan,” tegas Kak Budi Waseso.