Jakarta – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka kembali menyelenggarakan Seminar Ilmiah Nasional Kepramukaan Tahun 2024. Acara ini berlangsung selama dua hari, dari Selasa (17/12/2024) hingga Rabu (18/12/2024) bertempat di Hotel Gren Aulia, Cikini, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan program unggulan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kwarnas.
Dalam acara ini, Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah diwakili oleh Prof. Dr. Martitah, M.Hum., selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Jawa Tengah. Kehadiran beliau memberikan kontribusi besar dalam diskusi dan kajian ilmiah yang berlangsung selama seminar.
Seminar tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kwarnas Kak Bachtiar Utomo, yang membacakan sambutan tertulis dari Ketua Kwarnas, Kak Budi Waseso. Dalam sambutannya, Kak Budi Waseso menyampaikan tiga poin utama untuk mendukung pengembangan keilmuan dalam Gerakan Pramuka.
Kak Budi Waseso menekankan pentingnya peningkatan kualitas keilmuan dalam Gerakan Pramuka.
“Gerakan Pramuka telah berperan besar dalam pembentukan karakter bangsa. Namun, seiring perkembangan zaman, kita perlu memastikan bahwa setiap program dan kebijakan yang kita jalankan selalu didasarkan pada kajian ilmiah yang berkualitas,” ungkapnya.
Ia juga menekankan perlunya jurnal ilmiah dan publikasi dalam Majalah Tenda sebagai wadah untuk menampung temuan-temuan baru, baik teoritis maupun praktis, terkait kepramukaan.
Kedua, ia menyoroti pentingnya proses review jurnal yang objektif dan konstruktif. Proses ini dinilai krusial untuk memastikan artikel yang dipublikasikan memiliki kualitas tinggi. Para reviewer diharapkan memberikan penilaian objektif terhadap kumpulan jurnal yang telah diterima dan memberikan masukan konstruktif.
Ketiga, Kak Budi Waseso menggarisbawahi pentingnya memperkuat peran Majalah Tenda sebagai media publikasi ilmiah strategis.
“Penting bagi kita untuk menjaga kualitas artikel dalam majalah ini, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi para anggota Pramuka, pembina, dan masyarakat luas,” tambahnya.
Ketua Puslitbang Kwarnas, Kak Djufri Effendi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima berbagai tulisan dari anggota Pramuka aktif di seluruh Indonesia. Tulisan-tulisan tersebut merupakan hasil pemikiran dan penelitian yang relevan dengan perkembangan Gerakan Pramuka.
“Seminar ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi tentang artikel-artikel terbaik yang layak dipublikasikan dalam Majalah Tenda,” ujar Kak Djufri Effendi. Ia juga menambahkan bahwa artikel-artikel yang terpilih akan menjadi landasan penting bagi inovasi dan pengembangan keilmuan Gerakan Pramuka di masa mendatang.
Seminar Ilmiah Nasional Kepramukaan Tahun 2024 menjadi momentum penting untuk mendorong kajian ilmiah dan memperkuat sinergi antara Pramuka di seluruh Indonesia, dengan harapan Gerakan Pramuka terus relevan dalam membangun karakter bangsa di era modern. (Asd)
