Close Menu
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa TengahKwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    • Home
    • Profil
      • Lambang
      • Daftar Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah
      • Pra Kata Ketua Kwarda Jawa Tengah
      • Profil Pimpinan
      • Profil Sekretariat
    • Organisasi
      • Pengurus
      • Pusdiktlatda
      • Pusdatin
      • Puslitbangda
      • Dewan Kerja Daerah
    • Berita
      • Aktivitas Kwarda
      • Lintas Pramuka Jateng
      • Dewan Kerja
    • Puskepram
    • Kwartir Cabang
    • Portal Data
      • Peta Pendataan Anggota Pramuka Jateng
      • Ayo Pramuka Kwarnas
      • Pusat Data dan Informasi
    Kirim Berita RADIO
    Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
    Home»Lintas Pramuka Jateng»UBALOKA, Wujud Kepedulian Pramuka Terhadap Kemanusiaan

    UBALOKA, Wujud Kepedulian Pramuka Terhadap Kemanusiaan

    Lintas Pramuka Jateng By 30/10/202113 Views
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram
    UBALOKA, Wujud Kepedulian Pramuka Terhadap Kemanusiaan
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    WONOSOBO – Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka ), menyelenggarakan Gladi Tangguh ke-6 Tahun 2021. Kegiatan ini merupakan wujud dari kepedulian gerakan pramuka terutama pramuka penegak dan pandega dalam hal kemanusian. Ubaloka merupakan wadah kegiatan pramuka yang hanya ada di Kwartir Daerah Jawa Tengah dalam bidang pertolongan dan kemanusiaan, Kegiatan GT Ubaloka ini dilaksanakan mulai tanggal 30 Oktober sampai dengan 4 November 2021, bertempat di Sanggar Pramuka Kwarcab Wonosobo.

    Dalam amanatnya Ka Kwarcab Wonosobo, Kak  Drs. Muhammad Albar, MM mengatakan Ubaloka
    merupakan wujud penerapan Tri Satya dan Dasadarma, juga menjadi sarana pramuka
    penegak dan pandega dalam bidang pertolongan dan kemanusiaan, baik dalam
    kerangka peduli terhadap lingkungan maupun sesama manusia.

    “ Ubaloka sendiri dibentuk untuk menyalurkan, mengarahkan,
    membina dan mengembangkan potensi Gerakan Pramuka, khususnya pramuka penegak
    dan pandega yang berminat dan berkemampuan dalam usaha pertolongan dan
    tugas-tugas kemanusiaan. Untuk menjadi anggota Ubaloka sendiri, selain berminat
    dan berkemampuan, juga harus dibekali dengan keterampilan dan pelatihan-pelatihan
    khusus oleh ahlinya, jadi tidak asala-asalan,” ungkap kak Albar.

    Kak Albar berharap kepada peserta pelatihan Gladi Tangguh
    Ubaloka Kwarcab Wonosobo, untuk serius dalam mengikuti pelatihan ini, mengikuti
    arahan-arahan dan serap ilmu dari para pelatih. Dan ketika tiba saatnya ada
    bencana maupun kecelakaan dimanapun dan kapanpun, sebagai anggota Ubaloka telah
    siap, cakap dan tanggap. Serta dapat memberikan pertolongan secara cepat, tepat
    dan benar.

    Senada, Waka Bina Muda Kwarda Jawa Tengah, Kak Hernowo Budi
    Luhur, yang ikut hadir dalam pembukaan Gladi Tangguh Ubaloka Kwarcab Wonosobo,
    juga menyampaikan bahwa Ubaloka ini hanya ada di Kwarda Jawa Tengah dan unit
    yang dimiliki oleh Dewan Kerja Kwarda Jawa Tengah. Gladi Tangguh ini juga
    merupakan pendidikan dan pelatihan bagi calon unit bantu pertolongan pramuka
    dengan persyaratan tertentu.

    “Setiap kegiatan pramuka ada yang disebut dengan managemen
    resiko, apalagi kegiatan di luar ruangan, pertama-tama harus melakukan
    pertimbangan manajemen resiko, mempersiapkan resiko-resiko apa yang kemungkinan
    terjadi sehingga semua itu bisa diantisipasi sejak awal. Oleh karena itu himbauan
    kami dari Kwarda untuk adik-adik dan pembina-pembina semuanya, untuk semua
    kegiatan kita lakukan, kita imbangi dengan perencanaan yang bagus terutama
    dengan meningkatkan manajemen resiko. Jadi semua kegiatan akan bermanfaat dan
    berfaedah selama dilakukan dengan tahapan dan tata cara yang benar,” pungkas
    Hernowo.

    Sementara itu  kak Dika ketua sangga kerja GT ubaloka tahun 2021 menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti 43 orang peserta dari utusan kwarran, saka serta dari utusan Kwarcab kota Semarang, kegiatan ini didahului dengan swab antigen oleh dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo. Kak Dika menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 29 Oktober sampai 4 November 2021, bertempat di Sanggar Pramuka Kwarcab Wonosobo.

    Lanjut Kak Dika, kegiatan ini dilaksanakan dengan materi
    teori sebanyak 25% dan praktik 75%, 
    dengan pemateri dari POS BASARNAS Wonosobo, SAR Kabupaten Wonosobo, BPBD
    Wonosobo, Tagana Wonosoo, Kodim 0707 Wonosobo, Orari Wonosobo dan Dinas
    Kesehatan Wonosobo.

    “Dengan beragamnya pemateri, kita mengharapkan peserta GT
    Ubaloka ini bias mendapatkan transfer ilmu dan keterampilan dari banyak pihak,”
    pungkasnya.

      Berita terbaru
      Lintas Pramuka Jateng

      Aziz, Penegak Tangguh Asal Cilongok, Raih Juara LPGB Kwarda Jawa Tengah 2026

      Lintas Pramuka Jateng PUSDATIN JATENG07/07/20260

      Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kwartir Ranting (Kwarran) Cilongok. Salah satu anggota Dewan Kerja Ranting…

      Meneruskan Nyala Api Perjuangan, Musyawarah Penegak SMK Ma’arif NU 1 Cilongok Siapkan Nakhoda Baru Ambalan Berkarakter

      07/07/2026

      Pimpin LKT 2026, Ka Kwarcab Banyumas Kak Agus Nur Hadie Tinjau Tata Kelola Kwarran Gumelar

      07/07/2026

      Keseruan Hari Kedua LPGB Jateng 2026: Peserta Unjuk Gigi Lewat Scouting Skills dan Uji Kompetensi

      05/07/2026
      Media Sosial
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram

      Sekretariat :

      Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah
      Gedung Pramuka Lantai 5
      Jl. Pahlawan no. 8 Semarang
      Tel: +(024) 8311163
      Fax: +(024) 8311902.

      Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
      © 2026 Kwarda Jawa Tengah by Cyber Scouts PUSDATIN

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Go to mobile version